Wednesday, 29 May 2013

Leaving Paradise #2 - Return To Paradise by Simone Elkeles

Judul : Return To Paradise
Serial : Leaving Paradise #2
Penulis : Simone Elkeles
Tebal : 313 halaman (ebook)
Genre : Young Adult
eISBN : 978-0-7387-2729-5

Sinopsis : Caleb Becker left Paradise eight months ago, taking with him the secret he promised to take to his grave. If the truth got out, it would ruin everything.

Maggie Armstrong tried to be strong after Caleb broke her heart and disappeared. Somehow, she managed to move on. She's determined to make a new life for herself.

But then Caleb and Maggie are forced together on a summer trip. They try ignoring their passion for each other, but buried feelings resurface. Caleb must face the truth about the night of Maggie's accident, or the secret that destroyed their relationship will forever stand between them.

Review :

"Some people are damn lucky. Unfortunately I've never been one of those people."

Setelah merasa tidak diterima oleh keluarga pasca menjadi eks tahanan dan dianjurkan untuk menjauhi Maggie, Caleb memutuskan pergi dari Paradise. Dan berakhir bersama seorang temannya bersama Rio. Ternyata Rio seorang pengadar narkoba dan "terpeleset"lah Caleb untuk yang kedua kalinya. Caleb terancam bakal ditahan di penjara dewasa karena umurnya sudah 18 tahun. Kecuali Caleb mau mengikuti program Re-START yang ditawarkan Damon, conselour-nya. Tapi mungkin sudah takdirCaleb, di Re-START Caleb bertemu kembali dengan Maggie. Sesuai janjinya dulu untuk menjauhi Maggie, Caleb berusaha menjadi orang paling menyebalkan agar Maggie membencinya. 

Orang terakhir yang ingin ditemui Maggie dalam Re-START tentu saja Caleb Becker. Orang yang menyebabkan seumur hidupnya harus berjalan timpang. Pertemuan mereka di Re-START membawa kembali semua kenangan tentang kejadian itu apalagi ketika Re-START mewajibkan para pesertanya untuk saling sharing tentang hal yang menimpa hidup mereka sebelum Re-START. Semuanya menjadi berat ketika Leah meminta Maggie untuk membawa Caleb pulang ke Paradise. Caleb menolak dan memilih Arizona menjadi tempat untuk memulai hidup baru ketika empat minggu program Re-START selesai.

Melupakan masa lalu memang tak semudah mengucapkannya. Semua hal yang terjadi sejak kecelakaan terjadi selalu saja menghantui Caleb hingga akhirnya Caleb memutuskan untuk kembali ke Paradise dan mengurus ibunya yang kini over dose gara-gara obat penenang. Keputusan untuk kembali itu salah besar. Caleb tak menemui siapa pun yang senang ia kembali. Keluarganya benar-benar membuang Caleb. Kamar yang dulu Caleb tempati bahkan sudah direnovasi menjadi kantor Ayahnya. Cuma Maggie yang tetap menerima dan membantu Caleb menemukan hidupnya yang dulu.

Sama seperti buku yang pertama, buku kedua ini pun juga sama emosionalnya. Caleb benar-benar berusaha mengembalikan hidupnya walaupun disaat yang sama dia tak bisa menjauh dari Maggie. Keluarga Caleb bagi saya adalah keluarga paling gila yang pernah ada. Hanya memikirkan kedudukan mereka di mata masyarakat. Mrs. Becker drama queen paling memuakkan yang sanggup berbohong ke semua temannya tentang keberadaan Caleb. Sementara Mr. Becker tampil penuh percaya diri dengan meyakini jika Caleb sudah meninggal dunia meskipun itu tidak benar. Leah pun sama menyebalkannya. Masa bodoh pada saudara kandungnya dan tidak merasa karena dia lah hidup Caleb berubah.

Serial Leaving Paradise ini punya pesan yang dalam yaitu dampak mengemudi saat mabuk dan konsekuensinya yang disampaikan dengan halus tanpa menggurui. Cerita sampingannya yang malah membuat saya menurunkan rating buku ini. Pernikahan dan hamil diusia muda seperti dijadikan lelucon oleh Kendra dan Brian. Mereka menjadikan dua hal tersebut seperti bermain rumah-rumahan yang bila pemainnya sudah bosan maka permainan pun usai. 

Cover buku kedua ini berbeda jauh dari yang pertama. Sungguh sangat... sangat.... *kipas mana kipas* Hehehehe... Tidak seperti cover sebelumnya yang remaja banget. Tapi ya... nggak masalah. Itung-itung buat penyegaran #ehh. Cuma setelah diperhatikan lebih lanjut rasanya sepasang cewek-cowok yang ada dicover belum sesuai imajinasi saya tentang Caleb dan Maggie. Dan dari tujuh edisi cover buku ini yang terdata di goodreads saya memavoritkan terbitan Versatil tahun 2013 dalam bahasa Spanyol.

Penghargaan yang untuk buku ini diantaranya :
Dan... kutipan favorit saya untuk buku ini adalah :
"Our lie is like a cancer that's spread to every single area of our lives."

@ Halmahera 
26052013




Tuesday, 28 May 2013

Leaving Paradise #1 - Leaving Paradise by Simone Elkeles


Judul : Leaving Paradise
Serial : Leaving Paradise #1
Penulis : Simone Elkeles
Penerbit : Flux, Maret 2011
tebal : 204 halaman (ebook)
Genre : Young Adult
ISBN : 9780738731131

Sinopsis : 
Nothing has been the same since Caleb Becker left a party drunk, got behind the wheel, and hit Maggie Armstrong. Even after months of painful physical therapy, Maggie walks with a limp. Her social life is nil and a scholarship to study abroad--her chance to escape everyone and their pitying stares--has been canceled.After a year in juvenile jail, Caleb's free . . . if freedom means endless nagging from a transition coach and the prying eyes of the entire town. Coming home should feel good, but his family and ex-girlfriend seem like strangers. Caleb and Maggie are outsiders, pigeon-holed as "criminal" and "freak." Then the truth emerges about what really happened the night of the accident and, once again, everything changes. It's a bleak and tortuous journey for Caleb and Maggie, yet they end up finding comfort and strength from a surprising source: each other.
 Awalnya iseng ngajak chat mbak Desti di WA, hingga berlanjutlah dengan rencana baca bareng buku ini. Rencana itu dibuat di bulan April untuk rencana baca bulan Mei. Tapi hingga pertengahan Mei ebooknya pun belum tersentuh. Ketika sudah mulai membacanya duh ya... sulit rasanya untuk berhenti.

Semua mimpi dan hidup Maggie Armstrong hilang tak berbekas ketika ia mengalami kecelakaan. Ditabrak oleh tetangga sekaligus abang sahabat karibnya yang sedang mabuk. Kini si pelaku mendekam di penjara khusus remaja. Sekarang yang harus dilakukan Maggie adalah menerima kecacatannya dan kegagalannya meraih beasiswa pertukaran pelajar ke Spanyol. 

Seandainya bisa kembali ke masa lalu, Caleb Becker pasti tak akan pernah mengemudi saat ia mabuk. Kecelakaan itu membuatnya harus beradaptasi dengan lingkungan penjara yang sulit. Saat ini ia mendapat kesempatan untuk bebas bersyarat. Dan ia siap kembali ke Paradise, rumahnya sebagai seorang remaja yang lebih dewasa lagi.

Ternyata hidup sebagai seorang mantan pesakitan dari penjara makin membuat hidup Caleb sulit. Baru tiba di rumah, Ayahnya cuek padanya. Ibunya berpura-pura semuanya baik-baik saja bahkan mengadakan pesta penyambutan dirinya seolah Caleb baru saja pulang dari perjalanan jauh. Saudara kembarnya, Leah, menarik diri dari pergaulan, berubah menjadi cewek gothik.

Disekolah keadaan lebih parah lagi. Setiap Caleb berada semua pasang mata seisi sekolah memandangnya. Menunggunya berbuat khilaf lagi. Teman-teman yang dulu dekatnya mulai menjadikan keadaannya dipenjara sebagai bahan lelucon. Orangtua temannya melarang anak mereka untuk bergaul dengan Caleb. Belum lagi Maggie yang selalu saja sinis memandangnya. Padahal Caleb sudah mendapat cukup banyak pelajaran atas kejadian tabrakan itu. Situasi membuat Caleb dan Maggie harus dekat kembali. Mau tidak mau. Meskipun terasa sangat canggung bagi mereka. Teapt ketika Caleb mengira Maggie telah memaafkannya, Maggie pun balas dendam terhadapnya.

Oke!! review saya terdengar dangkal banget. Tapi sebenarnya dibukunya tidak sedatar dan sedangkal review ini. Sepanjang cerita hingga halaman terakhir, emosi selalu silih berganti saya rasakan. Simpati pada keadaan Caleb dan Maggie. Simpati pada perjuangan mereka untuk berusaha hidup normal dan melupakan kejadian masa lalu dengan cara mereka masing-masing.

Rasa marah dan ingin ngegampar ibunya Caleb, Leah, dan Kendra. Ibu Caleb kok bisa-bisanya bersikap seolah-olah Caleb baru saja pulang dari liburan panjang. Tidak peduli keadaan psikis Caleb yang tidak menentu yang masih bingung atas rasa bebas yang baru ia rasakan. Leah yang terlalu egois dan pengecut. Pasang aksi lempar batu sembunyi tangan, padahal hanya Caleb satu-satunya saudaranya. Kendra yang super manipulatif dan menyebalkan. 

Mengambil rentang umur dewasa muda bukan berarti cerita dalam buku ini hanya berisi tentang cerita cinta ala remaja. Ada cerita tentang keluarga. Cerita tentang keberanian untuk jujur meski menakutkan dan menyakitkan. Covernya sendiri masih dalam batas aman meski mengingatkan saya pada cover Perfect Chemistry versi Penerbit Terakota. Dari 11 edisi buku ini yang tercatat di  goodreads covernya tak banyak mengalami perubahan, namun favorit saya jatuh versi penerbit Editorial Versatil pada tahun 2012 dalam bahasa Spanyol.

Trivia : Paradise merupakan salah satu daerah yang terletak di negara bagian Illinois, Amerika.

@ Halmahera
16052013


Thursday, 23 May 2013

Cordina's Royal Family #4 - Cordina's Crown Jewel by Nora Roberts

Serial : Cordina's Royal Family #4
Penulis : Nora Roberts 
Penerbit : Silhouette Books, November 2002
Tebal : 256 halaman
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 9780373244485

Sinopsis :
"Cordina's Crown Jewel, " part of the Cordina's Royal Family miniseries, marks Roberts's 100th title with Harlequin and Silhouette. This brand-new story features Princess Camilla de Cordina, who runs away, assumes a new identity, and begins working for archaeologist Delaney Caine. But as her irritation towards Delaney grows into desire, she knows she'll soon have to reveal her true identity.

Review:

Awalnya saya berpikir Cordina's Royal Family merupakan sebuah trilogy karena Pangeran Armand de Cordina hanya memiliki 3 orang anak. Gabriella di Affaire Royale, Alexander di Command Performance, serta Bennett di The Playboy Prince. Sehingga saya kaget saat melihat buku ini. Cordina's Crown Jewel adalah cerita tentang Camilla, putri pertama Gabriella dan Reeve.  

Tumbuh dan besar dalam lingkungan kerajaan otomatis menjadikan Camilla sorotan media. Apalagi ia seorang perempuan muda, cantik, dengan segudang aktivitas sosial. Sehingga julukan Cordina's Crown Jewel pun melekat padanya. Lama-kelamaan Camilla jenuh berada dibawah sorotan. Baik itu dari pengawal pribadi maupun dari paparazzi. Bermodal nekat Camilla kabur dari peternakan Ayahnya di Amerika Serikat dan memulai perjalanannya mengelilingi Amerika Serikat seorang diri dengan mobil sewaan. Untuk melengkapi penyamarannya Camilla pun memotong habis rambut panjangnya yang selama ini banyak dipuji oleh media. Petualangan Camilla pun dimulai.

Semuanya berjalan lancar. Camilla tidur di motel-motel biasa saja, makan fastfood dengan tenang, tak seorang pun menyadari sosoknya yang seorang putri dari negara kecil di Eropa.Suatu saat, mobil yang disewa Camilla mogok di tengah antah berantah dengan badai yang bakal datang. Keadaan makin diperparah dengan sinyal yang menghilang dari ponselnya.

Ditengah keadaan kalut seperti itu muncul seorang penyelamat. Namanya Delaney Caine. Merasa kasihan pada kondisi Camilla, Del mengajaknya ke kabinnya dipinggiran hutan. Tak hanya itu Del juga menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga untuk membantu Del membereskan rumah karena Del sedang terluka parah.

Tanpa pikir panjang Camilla setuju. Bukan karena tergiur jumlah uang yang ditawarkan tapi karena kasihan melihat kondisi Del. Siapa sangka sebagai seorang putri Camilla mahir mengerjakan urusan domestik. Disela-sela pekerjaan domestik, Camilla membantu Del menulis tentang laporan-laporanmya tentang tulang-tulang manusia yang tersebar dikabinnya. Tenang, Del bukan psikopat kok. Dia seorang arkeolog. Diluar dugaan Camilla tertarik dengan dunia arkeologi.

Hanya berdua di kabin yang sempit, komunikasi yang intens, menimbulkan perasaan cinta diantara keduanya. Tapi Camilla hanya setengah hati jatuh cinta pada Del karena Del bukan tipe pria idaman Camilla. Dia pemarah, angkuh, dan tak pernah mengucapkan terima kasih untuk setiap bantuan dari Camilla. Mungkin kalau Camilla tahu rahasia terbesar Del, dia takkan pernah jatuh cinta dan kabur secepatnya dari kabin Del.

Tidak seperti ketiga buku sebelumnya, seri ini tidak sedikit pun punya intrik-intrik yang menegangkan seperti penculikan, usaha pembunuhan, konspirasi. Cerita ini murni romance.  Karakter Del bagi saya nggak jantan banget. Mana itu sifat-sifat yang biasanya dimiliki para hero, kok gak nyantol di Del. Camilla pun agak kurang lovable. Dibilang malu-malu kucing tapi dia menggoda Del habis-habisan. Dibilang penggoda tapi dia juga gak pede pada dirinya. Plin-plan.

Agak kecewa sih pada seri ini karena saya mengharapkan cerita yang spektakuler dengan segala macam intrik khas istana #ttssaahh bukan sekedar cerita seorang princess yang  jenuh dengan statusnya lalu menyamar menjadi rakyat biasa dan berpetualang. Tentang covernya, mirip sebuah lukisan yah? Tapi saya lebih suka cover Special Edition dari Silhouette juga. Lebih elegan kelihatannya.



@  Halmahera
15052013


Monday, 20 May 2013

Irish Heart #1 - Irish Thoroughbred by Nora Roberts

Judul : Irish Thoroughbred
Serial : Irish Hearts #1
Penulis : Nora Roberts
Penerbit : Silhouette Books, November 2010
Tebal : 200 halaman
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 9780373510016

"COME TO AMERICA. YOUR HOME IS WITH ME NOW."

Adelia Cunnane's uncle had written her. So Adelia had left Ireland to join him on what he had described as the finest horse farm in Maryland.

Adelia agreed with her uncle about the farm. But what should she think about its owner, Travis Grant?

She knew that he could master his strongest horse. She had seen his eyes soften at the birth of a foal. Yet his lips on hers demanded a submission that she was not yet ready to give -- at least not until he had spoken the words she had to hear.

Ditinggalkan bersama bibi yang berwatak keras setelah kematian kedua orangtuanya saat berumur 10 tahun, hidup Adelia Cunnane benar-benar berat. Bekerja keras setiap waktu tanpa ada ekspresi terima kasih dari bibinya membuat hidup Adelia terasa sepi. Seorang paman Adelia yang berada di Amerika Serikat, Paman Paddy, mengajaknya untuk tinggal bersamanya. Dan Adelia pun terbang melintasi benua, dari Irlandia menuju Amerika Serikat. 

Karena terbiasa bekerja keras di Irlandia, ia tidak kerasan berdiam diri di rumah begitu berada di Royal Meadows, tempat pamannya bekerja. Adelia menuntut pamannya agar memperkerjakannya juga disana. Dengan berat hati Paman Paddy meluluskan permintaannya untuk memperkerjakan Adelia sebagai seorang perawat kuda di Royal Meadows.

Kemampuan Adelia menangani kuda membuat kagum semua pekerja di Royal Meadows. Terlebih lagi bagi pemiliknya, Travis Grant. Meski Adelia memandang Travis sebagai pria arogan yang suka merendahkan kemampuannya, Adelia tak bisa berbuat banyak. Toh, Travis itu bosnya. Tapi Adelia juga tak bisa menge-rem mulutnya untuk membalas setiap setiap perkataan Travis yang mengusiknya.

Akhirnya pertengkaran-pertengkaran kecil sering muncul diantara mereka dengan Travis sebagai pemicunya. Sosok Adelia yang tak takut padanya menimbulkan perasaan nyaman dalam diri Travis. Dan kenyamanan itu ia ungkapkan dalam bentuk "mengganggu" Adelia hinga Adelia marah padanya.

Pelan tapi pasti kedekatan mereka menimbulkan cinta di hati Adelia. Tapi Adel cukup tahu diri kalau ia hanya seorang pekerja yang tidak mungkin menyatu dengan bosnya. Apalgi mantan pacar Travis yang cantik dan sempurna itu berniat berbaikan lagi dengan Travis. Travis pun sepertinya tidak bermasalah jika mantan pacarnya mau kembali padanya. Ya.. mungkin Travis hanya bersikap baik pada Adelia. Khususnya saat Paddy terkena serangan jantung dan Travis menawarkan diri untuk menikahi Adelia karena Paddy khawatir jika ia meninggal tak ada seorang pun yang bisa menjaga Adelia.

Terdengar seperti cerita dongeng si Upik Abu alias Cinderella. Hhhhmmm.... mungkin. Yang pasti seperti roman-roman sejenis, yang ini juga berakhir manis dan sarat cerita didalamnya. Tak hanya soal romantisme antara Travis dan Adelia tapi juga cerita kasih sayang yang lain. Seperti kisah sayang antara Adelia dengan Paman Paddy, perlakuan Adelia terhadap keponakan Travis hingga rasa rindu pada tanah kelahiran. 

Yang paling saya nikmati dibuku ini adalah dialog-dialog antara Adelia yang polos dan Travis yang iseng serta perasaan Adelia setelahnya. Biasanya setelah bertengkar Adelia selalu mengigit bibirnya dan dalam hati memaki diri sendiri karena berani membalas perkataan si bos dan kekhawatirannya bakal dipecat. 

Seperti biasa, saya selalu menaruh perhatian pada cover buku. 11 edisi buku ini saya suka pada cover terbitan Harlequin Portugal tahun 2012. Langit yang berwarna orange itu sungguh tak biasa.




@ Halmahera
07052013


Friday, 17 May 2013

Divergent #1 - Divergent by Veronica Roth

Judul : Divergent
Serial : Divergent #1
Penulis : Veronica Roth
Penerbit : Mizan Fantasi, April 2012
Tebal : 543 halaman
Genre : Young Adult
ISBN : 978-979-433-697-7

Oke, bayangkan ketika kamu berumur 16 tahun dan harus memilih kelompok/faksi yang akan menentukan hidupmu selamanya. Dan itu dialami oleh Beatrice Prior dan sang abang Caleb Prior. 

Bingung??

Jadi gini, untuk menjaga agar Chicago tetap aman pasca perang nuklir setiap orang pada usia 16 tahun mana yang akan menjad hidupnya. Ada 5 faksi :
  • Amity : terkenal cinta damai, dengan pohon sebagai simbol mereka.
  • Erutide : terkenal akan sosok mereka yang haus ilmu, benci ketidaktahuan. Mata adalah lambang mereka.
  • Candor : terkenal paling menghargai kejujuran. Mereka benci orang-orang yang suka berbohong. Timbangan adalah lambang mereka.
  • Abnegation : tempat orang-orang yang tidak pernah egois dan mementingkan diri sendiri. Lambang mereka adalah dua tangan yang menengadah ke atas.
  • Dauntless : terkenal akan sifat keberanian mereka. Lingkaran dengan nyala api adalah lambang mereka yang menegaskan sifat anti pengecut mereka.

Tapi Beatrice bingung. Ia merasa tidak cukup tulus untuk meletakkan kepentingan orang lain diatas kepentingannya sendiri. Ia merasa tidak nyaman untuk menganggap bersenang-senang itu adalah sebuah keegoisan. Ia galau. Sebentar lagi ia harus memilih karena usianya sudah 16 tahun. Berasal dari kedua orangtua yang Abnegation, namun ia tak memiliki hati sepemurah orangtuanya.


Di hari pemilihan Beatrice merasa menjadi pengkhianat karena memilih Dauntless sebagai faksi barunya. Perasaan itu makin diperparah saat melihat Caleb memutuskan untuk pindah ke Erutide. Berarti tak seorang pun dari mereka yang menganggap Abnegation sebagai rumah selama 16 tahun. Mengapa Dauntless? Beatrice merasa orang-orang Dauntless adalah orang-orang yang merdeka. Pemberani, tak kenal takut, dan bebas mengekspresikan emosi apapun yang mereka rasakan.

Untuk menghilangkan sisa-sisa Abnegation, di Dauntless Beatrice berganti identitas menjadi Tris. Serangkaian latihan dan uji coba bagi tubuh Tris yang terbiasa beraktivitas minimal di Abnegation. Terlebih seorang instruktur bernama Four selalu ikhlas menjadi penyulit dalam segala latihannya. Uji coba yang dilakukan oleh Tris dan calon anggota Dauntless lainnya berpengaruh besar terhadap keberadaan mereka di faksi tersebut. Bila mereka tidak lulus dalam seleksi maka mereka akan dikeluarkan dan tidak bisa kembali ke faksi yang lama. Mereka akan menjadi gelandangan tanpa faksi. Kerennya dibilang factionless.

Uji coba Tris semakin rumit. Ia harus menghadapi ketakutan-ketakutan yang tak pernah dibayangkannya yang bisa mengungkapkan rahasia besar Tris selama ini. Rahasia bahwa Tris seorang Divergent. Orang yang memiliki kemampuan seluruh faksi dan menjadi ancaman terbesar pemerintah. Ah... seharusnya Tris tetap di Abnegation yang tenang saja dan tak menjadikan dirinya tumbal berjalan.

Ide ceritanya mirip Harry Potter. Asrama Hogwarts diinterpretasikan menjadi faksi-faksi yang memegang kehidupan mereka selamanya. Julukan Four dan Six yang disandang kedua tokoh utama mengingatkan saya pada serial "Lorien's Legacy". 

Tapi saya suka ceritanya. Meski mirip dengan cerita YA lainnya tapi Divergent tetap punya perbedaan. Dan punya pelajaran hidup tentunya. Pelajaran tentang mengambil keputusan dengan kepala jernih dan menerima konsekuensi apa pun dari keputusan yang diambil. 

Karakter Four yang sinis, cuek, misterius tapi diam-diam perhatian sukses menjadi favorit saya di Divergent. Yah.. walaupun ada sisi misterius Four yang belum terungkap tapi tetap saja saya suka. Cuma... saya tidak begitu menyukai nama karakter "Tobias". Dimana kesan jantan dari nama itu??? #ppplllaaakkk Tidak tepat saja untuk seorang hero diberi nama seperti itu.

Acungan jempol buat Mizan yang tetap mempertahankan keaslian covernya. Membuat  buku ini terasa lebih  "divergent"  dengan Lambang Dauntless sebagai satu-satunya objek yang langsung menarik perhatian. Sayang tagline yang ada di cover asli tidak ikut dicantumkan. Padahal tagline tersebut punya kekuatan besar untuk membuat pembaca tertarik. Tagline yang ada di cover aslinya adalah "One Choice Can Transform You".

Divergent mempunyai 57 edisi dengan perbedaan cover yang minimal. Saya juga suka pada cover untuk versi Kindle. Merahnya menunjukkan suatu keberanian tapi dengan degradasi warna pink menjadi terasa lebih girlie.




Buku ini meraih berbagai macam penghargaan. Diantaranya:

@ Halmahera
06052013


Thursday, 16 May 2013

Cordina's Royal Family #3 - The Playboy Prince by Nora Roberts

Serial : Cordina's Royal Family #3
Penulis : Nora Roberts
Penerbit : Silhouette Books, January 1994
Tebal : 220 halaman
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 9780373510399

 LADY OF MYSTERY

Prince Bennett of Cordina had been making gossip headlines since his teens - but the prim and proper Lady Hannah Rothchild wasn't his usual choice in women. Something in her eyes intrigued him, and he was determined to discover what she was trying to hide.

Hannah knew that Bennett could easily jeopardize her safety, so from the moment they met she was on her guard. Yet despite all her attempts to avoid him, she was falling under his spell,making them both more vulnerable to the dangers that surrounded them. She'd lost her heart to a man she was forced to deceive - but then, love knows no right or wrong.

Bennett si pangeran playboy datang...

Setiap keluarga biasanya punya anak yang sifat dan perilakunya  paling berbeda dari yang lain. Terkadang jadi yang paling baik, tapi bisa juga jadi yang paling bandel alias nakal. Di keluarga kerajaan Cordina, Bennett-lah yang paling berbeda. Pengeran yang paling tak bisa diharapkan, sulit menyimpan rahasia, playboy, tidak pernah serius dan paling senang bermain dengan kuda.

Tapi itu semua hanya pencitraan Bennett kok.Kan Alex sebagai putra mahkota sudah tampil sempuran layaknya calon raja. Gabriella sebagai anak pertama dan pengganti sosok ratu (ibu mereka) yang telah meninggal pun mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Acara-acara amal untuk kemanusiaan yang digalang Gabriella selalu sukses. Nah, sebagai anak paling akhir Bennett nyaris tak mendapat sorot media massa keculai ia melakukan sesuatu yang berbeda dan fenomenal. Maka jadilah ia si pangeran playboy yang tertarik pada wanita yang jauh lebih berumur diatasnya.

Dibalik sosoknya yang glamour Bennett sebenarnya seorang pangeran yang murah hati dan peduli. Ia berjuang habis-habisan  di depan dewan demi bisa meloloskan idenya membangun ruangan khusus untuk menampilkan karya anak-anak di museum nasional tanpa bantuan ayahnya. Saat keamanan keluarganya terancam oleh kehadiran teroris Deboque insting melindungi Bennett bangkit. Ia memaksa mengikuti semua rapat-rapat tertutup di istana hingga larut malam, agar mengerti dan tahu segala rencana pengamanan terhadap keluarganya. Dan disanalah ia bertemu dengan Lady Hannah Rothchild.

Hannah hadir disana sebagai mata-mata. Selama ini ia selalu sukses menyusup ke organisasi mana saja di seluruh dunia termasuk ke dalam anggota kerajaan.Kesuksesannya itu juga disebabkan oleh kepandaiannya membagi antara urusan pekerjaan dan urusan pribadi. Kali ini ia goyah. Bennett mampu mengusik pikirannya dengan perilaku santun dan penuh perhatiannya yang tak sekedar basa-basi.

Hannah meragu. Jika ia membalas cinta Bennett maka kehadirannya sebagai mata-mata di istana Cordina bisa terancam. Tapi jika iatak  membalas cinta Bennett, ia butuh waktu lama untuk menyembuhkan patah hatinya.

Bennett... Bennett... Bennett... Saya suka pada karakternya yang diam-diam menghanyutkan itu. Tampil ala badboy di keluarga kerajaan Cordina tapi tanpa ada yang tahu ia berjuang demi anak-anak yang bahkan tak dikenalnya. Tapi, kisah mereka kurang menarik bagi saya. Terlalu datar bagi dua karakter yang kuat seperti Bennett dan Hannah.

Di dua seri sebelumnya saya selalu naksir pada cover terbitan Alnari. Namun untuk yang ini, penerbit tersebut sepertinya belum menerjemahkannya ke dalam bahasa Serbia, sehingga tidak ada cover yang bisa ditaksir. Dari 15 edisi buku in saya memilih cover terbitan dalam bahasa Jerman. Oh... buku ini juga telah dialihbahasakan dalam bahasa Indonesia tahun 2002 dengan judul saduran "Pangeran Playboy".





@ Halmahera
07052013

Monday, 13 May 2013

Cordina's Royal Family #2 - Command Performance by Nora Roberts

Serial : Cordina's Royal Family #2
Penulis : Nora Roberts
Penerbit : Silhouette Books, November 1993
Tebal : 218 halaman
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 9780373510375

RETURN ENGAGEMENT

In Eve Hamilton's youth, His Royal Highness Alexander de Cordina had played the part of a fairy-tale prince, but seven years ago Eve had learned that its villains were undeniably real. She had also learned to put her childhood dreams behind her.

It was Alexander's request that brought Eve, along with her theatrical troupe, back to Cordina. She still took his breath away with her flawless beauty, and just the sight of her natural sensuality made him ache. It soon became evident that the dangers would never remain in the past - but neither would the desires.

"And from the moment I did, you've never been out of my mind."

Aaawwww... Eve Hamilton jatuh cinta pada Alexander de Cordina sejak ia melihat sang pangeran saat pesta dansa di istana Cordina beberapa tahun lalu. Tapi Alex tak pernah menganggap Eve ada. Patah hati, Eve akhirnya dekat dengan Bennett, adik Alex. Saat ini, beberapa tahun setelah pesta dansa itu Eve kembali ke Cordina. Teater pimpinannya diundang keluarga kerajaan untuk tampil disana. Sialnya, undangan itu datang bukan dari Bennett melainkan dari Alex.

Sebenarnya ALex sudah jatuh hati pada Eve sejak pesta dansa itu, namun karena terikat berbagai tradisi dan kepentingan ia menyimpan rapat semua perasaannya. Lantas kemudian memendam rasa sakit karena Eve lebih dekat dengan Bennett. Kesempatan untuk kembali dekat dengan Eve muncul ketika ia mengundang teater Eve untuk tampil di negaranya.

Lagi-lagi Alex patah hati. Baru saja berniat menyambut Eve di istana, ia sudah mendapati Eve dalam posisi berbaring dengan Bennett. Tapi perasaan tidak bisa dibohongi. Ia mendekati Eve dengan resiko menyakiti hati Bennett. Perasaannya berbalas. Eve memang jatuh cinta padanya. Namun mengingat posisinya sebagai penerus tahta, Alex kembali goyah. Apa bisa Eve hidup dengan aturan protokoler yang ketat dan melupakan teater kebanggannya sedangkan Eve terbiasa hidup bebas dan tak terikat aturan kecuali aturan yang dibuatnya sendiri.

"I have to ask you one question. Why do you want me to take this ring amd the responsibilities that go with it? Wky are you asking me to marry you?"

"Because I love you."

Saya lebih menyukai seri yang ini. Eve sebagai heroine cukup tangguh dan tidak manja. Sementara Alex sebagaimana putra mahkota, sikapnya juga membuat pengen mem-pukpuk Alex. Kasian. Naksir cewek tapi terikat aturan kerajaan yang tidak boleh sembarangan memilih pendamping hidup dan tak bisa bersenang-senang seperti Bennett yang playboy itu.

Seri kedua serial Cordina's Royal Family ini juga telah diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama di tahun 2002 dengan judul saduran "Bukan Sandiwara." Dan dari 15 edisi buku ini, lagi-lagi saya jatuh cinta pada terbitan ALnari pada tahun 2012 dalam bahasa Serbia.




@ Halmahera
07052013



Saturday, 11 May 2013

Cordina's Royal Family #1 - Affaire Royale by Nora Roberts

Serial : Cordina's Royal Family #1
Penulis : Nora Roberts
Penerbit : Silhouette Books, Oktober 1993
Tebal : 218 halaman
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 9780373510351

A New York Times Bestselling AuthorWith Her Serene Highness Gabriella suffering from amnesia and her kidnappers still on the loose, Prince Armand lost no time in calling his close friend, American detective Reeve MacGee. Poor Brie could remember nothing; even her family were strangers to her. With Reeve's prodding, her memory began to awaken. But his warm heart and calming eyes awakened so much more.

Menjadi anggota kerajaan tentunya berbeda dengan masyarakat biasaa. Selain kesenangan berupa akses apapun yang tak terhingga, ada juga ancaman serius akan kehidupan anggota kerajaan. Putri Gabriella, anggota kerajaan Cordina telah merasakannya. Ia diculik oleh segerombolan orang dan kini setelah bebas ia malah menderita amnesia.
Agar tidak menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat serta tidak membuat senang para penculik kondisi Gabriella dirahasiakan dari umum. Untuk menjaga keselamatan sekaligus membantu mengidentifikasi para penculiknya, Gabriella harus berpura-pura bertunangan dengan Reeve MacGee, penyelamatnya.
Siapa Reeve MacGee itu? Well... dia seorang pensiunan militer teman dekat keluarga Gabriella yang diminta ayah Gabriella untuk membantu menemukan Gabriella. Pertunangan pura-puranya dengan Gabriella dibuat agar kehadirannya di mana pun Gabriella berada tidak menimbulkan asumsi publik.

Berjalannya waktu Gabriella jatuh cinta pada Reeve, namun sebaliknya Reeve menolak jatuh cinta pada Gabriella. Karena jika jatuh cinta dan menikahi Gabriella maka ia harus meninggalkan kehidupannya yang tenang dan nyaman di Amerika Serikat

Cerita-cerita tentang kerajaan serta intrik-intrik didalamnya selalu menarik perhatian saya. Meskipun hanya sebuah cerita fiksi. Termasuk pada serial Cordina's Royal Family ini. Mungkin karena jarak usia antara hero dan heroine yang terpaut cukup jauh sekitar sepuluh tahun membuat saya tidak begitu sreg pada cerita ini. Tapi cerita sampingan seperti kisah kedua adik Gabrielle yaitu Alexander dan Bennett cukup menghibur dan membuat penasaran untuk membaca seri selanjutnya.
Buku ini telah diterjemahkan kedalam berbagai bahasa dengan berbagai tampilan cover. Termasuk dalam bahasa Indonesia dengan judul saduran "Kenangan Yang Hilang" pada tahun 2001 oleh Gramedia Pustaka Utama. Namun dari sekian banyak tampilan cover yang ada, saya paling suka terbitan Alnari ditahun 2012 kemarin dalam bahasa Serbia.



@ Halmahera
07052013


Friday, 10 May 2013

The Fault in Our Stars by John Green

Dear Augustus Waters,

Sekarang aku baru paham mengapa namamu banyak muncul dalam Best Books Boyfriends diantara para cewek-cewek BBI tahun lalu. Setidaknya ada Aul, Dewi, Mbak Desty, Phie, yang memilihmu. Dan Mbak Nissa yang langsung menggeser posisi Peeta sebagai book boyfriends-nya begitu mengenalmu.

"Pain demands to be felt."

Itu kata kamu, meski kamu juga nyontek dari buku Kemalangan Luar Biasa. Iya, kesedihan itu memang menuntut untuk diekspresikan. Toh kesedihan itu tak ubahnya seperti kegembiraan. Hanya masalah bagaimana  kita menyikapinya. Kita menangis saat sedih, kita juga menangis saat bahagia.

Bicara tentang kebahagiaan, aku bertanya-tanya itukah perasaanmu saat pertama melihat Hazel Grace di Support Group? Atau kamu malah memandangnya sebagai reinkarnasi Monica, pacarmu yang meninggal karena kanker otak? Tapi aku sendiri mengakui Hazel memang berbeda dari cewek mana pun. Hanya Hazel yang penuh percaya diri berjalan-jalan di mall dengan kanula oksigen terpasang di hidungnya bersama Phillip, si tangki oksigen. Iya, hanya Hazel-mu yang begitu.

Juga hanya Hazel-mu yang menganggap BiPAP sebagai seekor naga yang selalu menemaninya tidur lewat cara menyelaraskan nafas naganya dengan nafas Hazel yang sulit karena metastasis kanker thyroid-nya telah mencapai paru.

Dear Augustus,


Sekarang aku paham mengapa namamu pantas diabadikan sebagai Best Book Boyfriends. Cuma kamu yang bisa memetaforakan segala hal dalam hidup. Bahkan untuk sebuah rokok yang terselip di bibirmu berhasil menjadi sebuah metafora yang indah.

"Kau meletakkan pembunuh itu persis di antara gigimu, tapi tidak memberinya kekuatan untuk melakukan pembunuhan."

Kamu menantang rokok untuk mengambil hidupmu karena kamu tahu sebagai mantan penderita osteosarcoma, kanker yang relaps dan kanker yang bermetastasis ke organ tubuh lain serta komplikasinya-lah yang bisa mengambil hidup penderitanya.

Hidup memang butuh metafora agar getirnya hidup tidak begitu terasa. Iya 'kan?

Dear Augustus,

Bolehkah aku tahu siapa para peri baik hati yang memberi anak-anak penderita kanker sebuah keinginan untuk diwujudkan dalam hidupnya yang singkat? Peri-peri itu sungguh baik hati. Membuatku teringat pada mimpi terliar dalam hidupku. Mimpi untuk memiliki rumah sakit khusus untuk anak-anak penderita kanker, kelainan hematologi dan immunologi. Rumah sakit yang bukan seperti rumah sakit. Tapi lebih seperti taman bermain. Aku yakin kamu mengerti. Karena kamu bertemu Monica di taman bermain rumah sakit Memorial.

Kamu juga orang yang paling mengerti tentang pilihan-pilihan dalam hidup. Karena hidup memang penuh pilihan yang terkadang membuat galau. Tapi kamu sama sekali tak merasa galau saat menyerahkan keinginanmu untuk datang ke Amsterdam dan menemui Peter Van Houten, penulis kesayangan Hazel. Kalian datang memang disaat yang tepat. 

Amsterdam begitu indah ketika pohon elm tampak dimana-mana di sepanjang kanal-kanal, dan benih-benih pohon itu melayang tertiup angin. Tapi, itu sama sekali tidak menyerupai benih. Benih-benih itu sangat menyerupai kelopak mawar mini yang kehilangan warna. Kelopak-kelopak pucat itu berkumpul di dalam angin seperti sekumpulan burung yang ribuan jumlahnya, seperti badai salju musim semi.

Bahkan lelaki tua yang kalian temui di trem putih-biru itu sempat berkata "Iepen (pohon elm) menyebar confetti untuk menyambut musim semi." Confetti itu juga menyambut kalian, pasangan muda tak menye-menye yang mengerti cinta adalah tentang bagaimana tetap memegang janji. Meski terkadang orang tidak memahami janji yang mereka ucapkan ketika mereka mengucapkannya.

pic taken from here

Dear Augustus,

Sepertinya ini sudah terlalu panjang. Jadi kuakhiri saja cerita ini. Meski sebelumnya aku ingin mengungkapkan sedikit unek-unek tentang sampul dan judul terjemahan buku ini. Demi Tuhan, sampul sederhana namun indah itu mengapa menjadi sampul konyol bergambar kartun anak-anak. Judulnya yang diambil dari sepotong kalimat Shakespeare diterjemahkan menjadi Salahkan Bintang-Bintang. Padahal Cassius berkata, "The fault, dear Brutus, is not in our stars. But in ourselves."

Oh.. satu lagi. Dan ini benar-benar akan mengakhiri ceritaku. Aku benar-benar terpaku saat membaca eulogi Hazel buatmu. Cinta Hazel memang begitu besar buatmu.

"Augustus Waters was the great star-crossed lover of my life. Ours was an epic-love story, and I won't be able to get more than a sentence into it without disappearing into a puddle of tears."


















Sub Judul : Salahkan Bintang-Bintang
Penulis : John Green
Penerbit : Penerbit Qanita, Desember 2012
Tebal : 424 halaman
Genre : Young Adult
ISBN : 978-602-9225-58-7

@Halmahera
03052013


Saturday, 4 May 2013

Black Dagger Brotherhood #4 - Lover Revealed by J.R. Ward


Sub Judul : Kekasih Yang Terungkap
Serial : Black Dagger Brotherhood #4
Penulis : J.R. Ward
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Januari 2013
Tebal : 672 halaman
Genre : Paranormal Romance
ISBN : 979-978-22-9077-6
Setting : Caldwell, New York US


Para vampir seksi pembasmi kejahatan kembaliiiiii

Tapi kali ini bukan tentang si vampir. Loh kok (?) Yup... ini cerita tentang satu-satunya manusia yang diizinkan tinggal dalam kelompok Black Dagger Brotherhood. Butch O'Neal.

Dalam perjalanan dari salah satu klub malam eksekutif di Caldwell Butch bertemu dengan lesser, manusia tanpa jiwa yang mengincar para vampir sipil  serta menjadi incaran para anggota Black Dagger Brotherhood. Demi menyelamatkan vampir sipil, ia mengalami penyiksaan oleh para lesser dan ditinggalkan dalam keadaan sekarat ditengah hutan. 

Syukurnya para brotherhood berhasil  melacak keberadaan Butch dan menyelamatkannya dengan membawa Butch ke klinik dokter Havers, dokter vampir mereka. Begitu khawatirnya mereka pada kondisi Butch, mereka sampai tidak sadar pada keadaan sekeliling mereka termasuk ketika mereka berpapasan dengan Marissa. Vampir sipil perempuan yang jatuh cinta pada Butch, namun terhalang perbedaan diantara mereka.

Penasaran terhadap apa yang dilakukan para brotherhood di klinik abangnya, Marissa nekat mengikuti para brotherhood hingga ia tiba di tempat Butch dirawat. Hanya saja Butch tidak dirawat diruang rawat biasa. Ia dirawat di ruang isolasi karena terinfeksi pasca penyiksaan para lesser. Marrisa baru menyadari dimana ia berada ketika tiba-tiba Havers masuk sambil mengenakan baju pelindung sementara ia berada disana tanpa pelindung apa pun. Rela tidak rela Marrisa juga harus mengalami isolasi yang sama untuk mencegah penyebaran infeksi.

Cerita kali ini tidak menarik perhatian saya. Kurang begitu mengigit dibandingkan cerita-cerita sebelumnya. Saya malah terpesona pada cerita John san masa transmisinya sebagai vampir muda. Karakter Marissa pun tidak se-lovable Beth, Marry, dan Bella. Disatu sisi ia cinta mati pada Butch, tapi disisi lain ia khawatir pada status kebangsawaannya. Hal yang sama juga terjadi pada Butch. Sehingga cerita cinta mereka menjadi menye-menye dengan tarik ulur yang tak jelas.

Bicara cover, saya kurang menyukai warna hijau muda pada covernya, juga tampilan siluet pistol di judulnya. Lebih elegan cover Lover Awakened dan Lover. Tapi untuk melengkapi kisah Black Dagger Brotherhood buku ini tetap harus masuk dalam daftar baca. Karena ia menuntun pembaca pada kisah selanjutnya.


@Halmahera
27042013

Thursday, 2 May 2013

Perfect Chemistry #3 - Chain Reaction by Simone Elkeles


Serial : Perfect Chemisrty #3 (penutup)
Penulis : Simone Elkeles
Penerbit : Walker Company, Agustus 2011
Tebal 360 halaman (ebook)
Genre : Young Adult
eISBN : 9780802723444
Setting : Chicago, Illinois US

SINOPSIS:
Like his brothers, Luis Fuentes is a risk taker; whether he's scaling the Rocky Mountains or dreaming of a future as an astronaut, Luis is always looking for the next thrill.

Nikki Cruz lives her life by certain rules ― don't trust a boy who says "I love you", boys lie to get their own way and never date a boy from the south side of Fairfield. Then she meets Luis at his brother Alex's wedding and suddenly she's tempted to break all her rules.

Getting Nikki to give him a chance is Luis's biggest challenge, until he finds himself targeted by the head of the gang that nearly destroyed his brothers' lives. Will Luis's feelings for Nikki be enough to stop him from entering a dark and violent world that could prove to be the ultimate risk?

Review ini mungkin terasa tidak adil karena saya meng-skip hampir sebagian besar ceritanya. Kenapa? dari 3 Fuentez bersaudara, saya kecewa pada yang paling muda. Iya, Luis Fuentez yang jadi hero di buku ini.

Sejak awal Luis sudah tahu kalau ia punya cita-cita menjadi astronot. Otaknya pun mendukung. Tapi kenapa ia malah sering berbuat hal-hal yang terkesan bodoh daripada menunjukkan kepintarannya seperti memanjat tebing tanpa alat pengaman. Bagi saya itu bukan free-style, tapi bego. Lalu setelah pindah balik ke Chicago dan bersekolah disana, tak lama dia mendapat detensi. Dia khawatir banget jika detensi itu mempengaruhi nilai akademis dan berdampak pada kesempatannya mendapatkan beasiswa untuk kuliah. Tapi lagi-lagi kenapa dia harus dekat-dekat dengan Marco dan terjebak dalam Latino Blood padahal sejak awal ia sudah tahu jika Marco itu anggota gangster.

Darah Fuentez memang mengalir dalam tubuh Luis. Memang ada naluri pemberontakan  dalam diri Luis. Tapi saya memandang kelakuan-kelakuannya bukan sebagai bentuk pemberontakan melainkan sebagai cara menunjukkan kepada Alex dan Carlos kalau dia bisa juga menjadi anggota gangster.

Simpati yang saya rasakan kepada heroine-nya Nikki Cruz pun tidak terlalu besar. Ia tidak punya masalah psikologis sebesar Brittany atau masalah kepercayaan diri seperti yang dialami Kiara. Masalahnya hanya "kecacatan" akibat tindakan konyol dimasa lalu. 

Nikki mengklaim dirinya tidak bisa percaya lagi pada cinta, tidak percaya pada cowok, mendadak mulai luluh melihat sikap Luis waktu mereka ngedate-yang-tak-diakuinya-sebagai-date bersama Derek dan pacarnya. Pelan-pelan membuka hati kepada cowok sih oke, lah ini, di pesta ultahnya Derek aja Nikki sempat-sempatnya mabuk dan merayu Luis supaya mau berhubungan dengannya. Sementara jarak antara double date dan pesta ultah Derek tak terlalu jauh. Jadi dimana yang katanya tidak percaya pada cinta dan cowok??? >.<

Sekali lagi mungkin review ini terasa tidak adil. Mungkin suatu waktu nanti serial ini akan saya baca ulang dan penilaian saya mungkin saya bisa berubah. Yang pasti saat ini jika saya ditanya siapakah Fuentez yang paling saya favoritkan maka jawab saya sesuai dengan urutan serial mereka. Alex, Carlos, dan Luis. Tapi sedikit berbeda untuk heroine-nya. Favorit saya adalah Kiara, Brittany dan Nikki. Tentang kisah cinta mereka saya menempatkan Carlos - Kiara yang manis dengan perang cookies mereka diurutan pertama, lantas Alex - Brittany dengan cerita backstreet mereka ditempat kedua, dan Luis - Nikki diurutan terakhir.

Bicara cover, serial Perfect Chemistry ini makin kebelakang makin diperlukan kipas saat melihatnya. Iya, kipas untuk ngipasin badan kalau seandainya jadi panas dingin gara-gara covernya :p. Cover yang saya pajang  diatas pun sebenarnya itu dipilih agar saya tak mendapat banyak protes karena covernya. Cover buku ini mayoritas mempunyai cover seperti dibawah ini

gimana? masih belum perlu kipas ngeliat covernya? :p



@Halmahera
27032013



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...