Friday, 28 February 2014

The Espressologist by Kristina Springer

Penulis : Kristina Springer
Penerbit : Farrar, Straus and Giroux (BYR)
Terbit : Oktober 2009 (pertama kali terbit pada Januari 2009)
Tebal : 184 halaman Kindle edition
Format : ebook
Genre : Young Adult
ASIN : B009BIHZS2

Periode Baca : 14/02/2014 - 16/02/2014

Blurb 

What’s your drink of choice? Is it a small pumpkin spice latte? Then you’re lots of fun and a bit sassy. Or a medium americano? You prefer simplicity in life. Or perhaps it’s a small decaf soy sugar-free hazelnut caffe latte? Some might call you a yuppie.

Seventeen-year-old barista Jane Turner has this theory that you can tell a lot about a person by their regular coffee drink. She scribbles it all down in a notebook and calls it Espressology. So it’s not a totally crazy idea when Jane starts hooking up some of her friends based on their coffee orders. Like her best friend, Em, a medium hot chocolate, and Cam, a toffee nut latte. But when her boss, Derek, gets wind of Jane’s Espressology, he makes it an in-store holiday promotion, promising customers their perfect matches for the price of their favorite coffee.

Things are going better than Derek could ever have hoped, so why is Jane so freaked out? Does it have anything to do with Em dating Cam? She’s the one who set them up! She should be happy for them, right? With overtones of Jane Austen’s Emma and brimming with humor and heart, this sweet, frothy debut will be savored by readers.

Wednesday, 26 February 2014

In Death #19 - Visions In Death by J.D. Robb

Judul : Visions In Death
Sub Judul : Penglihatan Dalam Kematian
Serial : In Death #19
Penulis : J.D. Robb
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : 2013 (pertama kali terbit pada 2004)
Tebal : 520 halaman
Genre : Romantic Suspense
Format : paperback
Status : punya sendiri
ISBN : 9786020301112

Periode Baca : 15/01/2014 - 15/01/2014

Blurb
Ditemukannya mayat wanita di Central Park membawa Letnan Eve Dallas pada penyelidikan kasus pembunuhan berantai yang mengerikan. Korban seolah sengaja dipamerkan di tempat umum, dengan leher terlilit pita merah serta mata yang dicungkil dengan presisi luar biasa. Namun nyaris tak ada jejak yang berarti. Seiring penyelidikan berjalan, korban terus berjatuhan, semuanya wanita dengan ciri fisik dan dibunuh dengan cara yang sama. Eve berusaha keras mengumpulkan petunjuk yang ada, namun tak menyangka dalam prosesnya ia harus berurusan dengan cenayang.

Celina Sanchez mengaku mendapat penglihatan bagaimana pembunuhan itu terjadi. Penglihatannya begitu akurat sampai-sampai Eve mempertimbangkan bantuan wanita itu dalam penyelidikan meski hal tersebut bertentangan dengan nalurinya. Semakin cepat si pelaku ditemukan semakin baik, karena Eve tahu si pembunuh akan kian brutal dengan aksinya, apalagi setelah Eve secara terbuka “menantang”-nya dalam sebuah konferensi pers. Dan mereka pun berpacu dengan waktu...

Review

Tuesday, 18 February 2014

My Favorite Mistake #1 - My Favorite Mistake by Chelsea M. Cameron

Serial : My Favorite Mistake #1
Penulis : Chelsea M.Cameron
Penerbit : Harlequin Books
Terbit : September 2012 (terbit pertama kali September 2012)
Tebal : 370 halaman (ebook)
Genre : Young Adult
Format : ebook epub
ISBN : 9781459231283

Periode Baca : 31/12/2013 - 07/01/2014

Blurb

The New York Times and USA TODAY bestseller
Two secrets.
One bet.
Who will break first?

Taylor Caldwell can't decide if she wants to kiss her new college roommate or punch him.

On the one hand, Hunter Zaccadelli is a handsome, blue-eyed bundle of charm. On the other, he's a tattooed, guitar-playing bundle of bad boy. Maybe that's why Taylor's afraid of falling in love with him, or anyone else. She doesn't want to get burned, so she needs him gone before it's too late.

Wednesday, 12 February 2014

The Rocker #4 - The Rocker That Loves Me by Terri Anne Browning


Judul : The Rocker That Loves Me
Serial : The Rocker #4
Penulis : Terri Anne Browning
Penerbit : Anna Howrad
Terbit : September 2013 (pertama kali terbit pada September 2013)
Tebal :  199 halaman versi Kinlde
Genre : Erotica, Contemporary Romance
Format : ebook epub
ASIN : B00FIOQXFY

Periode Baca : 30/12/2013 - 31/12/2013

Blurb
MATURE CONTENT! NOT FOR READERS UNDER 17!
The Rocker….
I was the fun loving, easy going, different girl—okay, different girls every night—Demon. One look into a pair of violet eyes and all of that changed. She doesn’t even realize how beautiful she is and that makes me want her even more. Realizing that she is just as damaged as I am breaks my heart. Harper is a part of me, my other half. If only she would open her incredible eyes and see how I feel…

The Beauty…
I knew that I wasn’t Shane Stevenson’s type. Hot rockers don’t go for plain girls like me. Years of my mother telling me just how unbeautiful I am has assured me of that. I have nothing to offer a guy that is so used to hot girls drooling over him. So why is he always there when I turn around? And why does it feel like little needles piercing my heart at the mere thought of him with someone else?

Review
Shane, adik Drake Stevenson  kali ini yang punya cerita. Membantu Drake untuk kembali dekat dengan Lana, Shane malah menemukan cintanya sendiri. Dia adalah Harper. Teman sekamar Lana. Sejak awal Shane sudah punya perhatian khusus pada Harper. Ia begitu berbeda dari gadis kebanyakan.

Apa yang membuat Harper berbeda? Dia polos. Dan di dunia Shane hal tersebut adalah hal yang sangat langka. Dia juga humoris. Profesional ketika berurusan dengan pekerjaannya sebagai fotografer. Dan dia punya kepercayaan diri super rendah akibat masa lalunya. Dan masalah kepercayaan diri inilah yang menjadi permasalahan antara Shane dan Harper. Karena menurut Harper, dirinya gak pantes bersanding dengan seorang rocker superstar seperti Shane. Tepat ketika Shane yakin ia telah mendapatkan kepercayaan Harper sepenuhnya, saat itu Harper pergi.

Karakter
Shane  Stevenson tipikal rocker sejati. Peminum dan suka melakukan One Night Stand pada para groupiesnya. Tapi langsung tobat begitu bertemu dengan Harper. Sebenarnya Shane juga punya masa lalu kelam yang sama sekali tak diketahui abangnya. Dia juga sayang banget dengan Emmie, adik angkat seluruh personel Demon’s Wings. Dibanding anggota Demon’s Wings lainnya, Shane ini yang gak banyak tingkah. Tapi dia juga posesif banget dengan Harper. Maklumi saja, pacarnya ._.

Harper, cewek polos yang saking polosnya masih virgin. Humoris. Professional kalau berhubungan dengan pekerjaan. Super gak percaya diri karena sejak kecil ibunya selalu membanding-bandingkan dirinya dengan sang kakak yang super model top, yang punya body yahud. Makanya dia tidak pernah pede berhubungan dengan Shane, karena dia yakin suatu saat nanti Shane bakal sadar kalau ada banyak cewek lain yang jauh lebih sempurna dari Harper dan kemudian pergi meninggalkan Harper.

Plot, PoV, Setting
Cerita The Rocker selalu dibuka dengan masa lalu masing-masing anggota Demon’s Wings dan hubungan mereka dengan Emmie, adik angkat yang menjadi pembuka kisah seluruh anggota. Ceritanya beralur maju dengan latar kehidupan para rocker muda yang sedang naik daun di kota New York pada saat sekarang ini.

Sudut pandangnya diambil dari kedua tokoh utama, Shane dan Harper dengan pengulangan adegan yang agak lebih sedikit dibanding cerita-cerita sebelumnya. Sehingga saat membacanya jadi tidak terlalu membosankan.

Untuk masalah romantismenya, dibandingkan cerita Drake dan Lana, yang bagi saya seperti cerita cinta ABG labil sekaligus seperti hubungan remaja dengan om-om senang, cerita Shane jauh lebih dewasa. Pendekatan mereka cukup alami, tak tergesa-gesa, sesuai dengan karakter Harper yang polos dan gak pede.

Erotisme, sesuai genrenya yaitu erotica, pasti adegan di tempat tidur wajib ada, diceritakan berulang kali dan cukup mendetil penjabarannya, kalau tidak sih bukan erotica namanya. Di buku ini juga begitu, malah ya… gak cukup hanya di tempat tidur #eh apalagi dengan ide Shane membawa Harper ke Sensual Hope.

Ide cerita
Mengambil ide cerita tentang kehidupan para rocker super star namun dengan penekanan pada cerita erotisnya.

Cover dan terjemahan
Siapa pun tidak akan menyangkal jika covernya cukup sensual. Dan pasti tidak akan pernah terbayangkan jika cewek dengan mata yang tertutup itu sedang bermain petak umpet di taman. Bisa juga sih main petak umpet, tapi kategorinya udah plus plus plus kali ya #dibahas Atau bisa juga sih sebagai bagian dari permainan BDSM #dibahasserius Tapi dibanding cover The Rocker That Needs Me, saya lebih menyukai cover yang ini. Dan buku ini belum diterjemahkan ke bahasa Indonesia.

Rekomendasi
Buku ini saya rekomendasikan buat yang sudah mengikuti seri sebelumnya. Jika ingin mencoba membacanya tentu syaratnya sudah berusia diatas 18 tahun dan… tidak punya pikiran picik tentang genre-genre seperti erotica #eh









@ Medan
11012014


Wednesday, 5 February 2014

In Death #18 - Divided In Death by J.D. Robb

Judul : Divided In Death
Sub Judul : Terpisah Dalam Kematian
Serial : In Death #18
Penulis : J.D. Robb
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Terbit : November 2013 (pertama kali terbit pada 2004)
Tebal : 560 halaman
Genre : Romantic Suspense
Format : Paperback
Status : punya sendiri
ISBN : 9786020300238

Periode Baca : 1/1/2014 - 1/1/2014
Blurb 
Menggunakan nama pena J.D. Robb, Nora Roberts menghadirkan serial baru dengan nuansa roman-misteri yang mengisahkan perjalanan karier dan cinta Letnan Eve Dallas.

Reva Ewing, mantan anggota Dinas Rahasia dan pakar keamanan untuk Roarke Enterprises, menjadi tersangka utama pembunuhan. Dia punya alasan yang tepat untuk membunuh suaminya, seniman ternama Blair Bissel. Pria itu bukan hanya memiliki afair, tetapi dia melakukannya dengan sahabat Reva.

Namun Letnan Eve Dallas, yang mengepalai penyelidikan, percaya Reva tak bersalah. Naluri Eve menyatakan bahwa TKP tampak terlalu sempurna, jawabannya terlalu jelas. Dan ketika menggali lebih jauh, Eve mendapati pembunuhan ini terkait dengan kelompok mata-mata pemerintah dan kelompok tekno-teroris yang berusaha menyebarkan virus komputer berbahaya.

Eve dan Roarke pun berpacu dengan waktu untuk menembus kelompok yang tak segan-segan membunuh orang-orang tak berdosa sebelum bahaya menyebar ke seluruh negeri.

Review
Serial In Death termasuk salah satu buku yang pasti langsung dibaca begitu saya membelinya.  Apalagi kalau bukan karena penasaran pada kisah cinta dan perjalanan hidup Eve Dallas – Roarke. Dan juga karena Roarke, best book boyfriend paling yahud versi saya hingga saat ini ^^


Di buku ke 18 serial In Death ini Eve Dallas sudah punya rekan baru. Siapa lagi kalau bukan Peabody yang baru saja diangkat menjadi detektif. Tapi tetap saja penyelidikan masih dipegang oleh Eve. Kali ini kasus yang mereka tangani adalah pembunuhan seorang suami dan selingkuhannya yang diduga kuat dilakukan oleh istrinya. Sementara si istri yang menjadi terduga itu juga bukan orang sembarang. Ia seorang pakar keamanan bagi Roarke Enterprises sekaligus mantan anggota Dinas Rahasia yang sepak terjangnya melindungi kepala negara masih diingat masyarakat bahkan setelah bertahun-tahun peristiwa itu terjadi. Tak hanya itu, ia juga anak kandung asisten pribadi Roarke., Caro.

Jangan-jangan ini bukan hanya sekedar kasus pembunuhan yang dilatarbelakangi oleh cemburu dan dendam, melainkan sebuah awal untuk meraih tujuan yang lebih besar. Membunuh Roarke, misalnya.

Karakter
Eve Dallas, detektif kasus pembunuhan di New York Polices Departement di tahun 2059. Termasuk golongan detektif yang berhasil memecahkan kasus-kasus sulit yang sering mendapat sorotan media. Meski punya suami yang super peduli pada penampilan, tapi Eve tipikal cewek yang gak pernah peduli pada penampilan. Ada cukup banyak adegan dimana Roarke selalu memilihkan pakaian yang dikenakan Eve baik untuk menghadiri jamuan makan malam mewah ataupun hanya untuk ke kantor sehari-hari. Eve juga sering risih bila dikaitan dengan uang dan kekayaan suaminya yang melimpah ruah.

Berkebalikan dari suaminya yang tenang, Eve punya sifat yang gampang meledak dan gak sabaran. Sifat yang selalu jadi bahan candaan oleh detektif lain. Seperti yang dilakukan Morris, Kepala Pemeriksa Medis yang selalu mengadakan taruhan seberapa cepat Eve akan mampir ke kamar mayat untuk mengambil hasil forensik korban pembunuhan yang ditangani Eve. Dan biasanya Morris selalu menang ._.

Roarke, pemilik Roarke Industries turunan Irlandia. Punya tampang luar biasa ganteng dengan rambut lurus panjang sebahu, mata biru, dan atletis. Disadari atau tidak, sebenarnya Eve dan Roarke punya karakter yang sama. Mereka sama-sama keras kepala dan terbiasa memberi perintah. Jangan lupa juga sifat licik Roarke yang sering digunakannya untuk menjebak Eve agar bisa beristirahat ketika Eve terlalu memaksakan diri mengungkap kasus pembunuhan. Yang membedakan sifat mereka adalah Roarke itu peduli banget pada penampilan dan tetap tenang dan berkepala dingin dalam setiap keadaan.

Plot, PoV, Setting
Sebenarnya ada 2 plot dalam setiap serial In Death. Plot maju yang berkaitan dengan kisah pembunuhan  yang ditangani Eve dan plot mundur yang berkaitan dengan masa lalu Eve dan Roarke. Di (hampir) setiap seri, Eve selalu mengalami mimpi-mimpi yang berkaitan dengan masa kecilnya yang sama sekali tak bisa diingatnya. Bahkan untuk mengingat namanya sendiri, Eve pun tak mampu. Sosok Roarke yang digambarkan sebagai seseorang yang sangat misterius juga “dikupas” masa lalunya sedikit demi sedikit. Namun porsi masa lalu Eve yang mendapat tempat lebih banyak.

Sudut pandang diambil dari orang ketiga dengan latar kota New York pada masa depan, 2060.

Ide cerita
Cerita masa lalu Eve mengambil ide tentang kejahatan domestik yang dialami Eve sewaktu kecil. Tema ini mengingatkan kita bahwa ada banyak kisah serupa Eve dimana anak-anak melalui masa kecil mereka dengan dipukuli oleh orang tuanya bahakn mengalami pelecehan seksual oleh orang-orang terdekatnya.

Kasus pembunuhan Eve mengambil cerita tentang organisasi teroris dan spionase yang dari tahun ke tahun gak pernah bosan diangkat menjadi cerita oleh para penulis dan produser film.

Cover dan terjemahan
Meski terkadang cover-cover terjemahan J.D. Robb versi Gramedia bisa dibilang agak mengecewakan tapi sebenarnya cover-cover itu merupakan simbol-simbol yang mengarah pada petunjuk-petunjuk pembunuhan atau bisa juga menunjukan alat bukti. Di buku ini benda berwarna oranye seperti obor itu ternyata merupakan salah satu patung koleksi Blair Bissel, tempat penyimpanan alat-alat spionase Bissel. Covernya yang didominasi warna violet cukup eye catching juga.  Tapi cover ini tak masuk dalam cover favorit saya ._.

Terjemahannya terasa mulus, gampang dipahami, dan typonya juga minimal.

Bagian favorit
Pertengkaran rumah tangga antara Eve dan Roarke yang membahas masa lalu Eve yang tak ingin diketahui Eve jadi favorit saya. Ada adegan dimana saat mereka berbaikan, Roarke merasa sakit kepala yang dieritanya selama berhari-hari reda begitu saja sewaktu mereka berbaikan dan Roarke memeluk Eve. Kesannya memang sinetron banget, tapi sebenarnya penggambaran adegan di bukunya gak menye-menye kok. Cukup singkat tapi dalem.

Rekomendasi
Siapa lagi yang akan saya rekomendasikan buku ini kecuali pada para penggemar serial In Death.  Bagi pembaca pemula yang ingin ikut membaca buku ini, sebenarnya tidak masalah membaca buku ini, tapi jika tidak diikuti sejak seri awal, akan terasa beberapa kekosongan yang membuat penasaran. Di baca dari seri ini pun tidak menganggu keasyikan membaca.


@ Medan
04012014

Saturday, 1 February 2014

Kendra's Chronicles #1 - Beastly by Alex Flinn

Judul         : Beastly
Serial         : Kendra’s Chronicles #1
Penulis       : Alex Flinn
Penerbit     : Mizan fantasi
Terbit         : Juli 2011 (pertama kali terbit pada 2007)
Tebal         : 409 halaman
Genre         : Young Adult
Format       : Paperback
Status         : punya sendiri
ISBN         : 9789794336120

Periode Baca : 1/1/2014 - 1/1/2014
Blurb 
"Kau akan tahu bagaimana rasanya jadi buruk rupa, seburuk hatimu. Kalau kau berhasil belajar dari kesalahanmu, kau bisa mematahkan mantraku. Kalau tidak, kau akan hidup dengan hukumanmu. Menjadi monster, selamanya."

Kyle cowok paling tajir dan populer di sekolahnya. Dia nggak mau turun "derajat" dengan bergaul sama anak-anak culun dan nggak populer. Menindas dan mengejek anak-anak culun adalah hiburan sehari-harinya. Karena keangkuhannya, penyihir mengutuk Kyle menjadi makhluk buruk rupa. Sesosok monster yang ditakuti teman-temannya, bahkan ayahnya sendiri pun membuangnya. Kutukan itu bisa terurai apabila Kyle bisa menemukan gadis yang mencintai dia apa adanya. Gadis yang bisa melihat kebaikan di balik keburukan.

Hanya Lindy satu-satunya harapan Kyle. Lindy, gadis biasa dan miskin yang sempat diberinya sekuntum mawar. Lindy gadis yang dulu tak pernah diliriknya dan menjadi sasaran ejekannya. Namun, setelah Kyle berhasil membawa Lindy ke rumahnya, gadis itu tetap tak tertarik. Lindy tak suka baju, tas, ataupun make up. Sekamar penuh barang-barang bermerek pun tak diliriknya. Lindy bahkan merasa, Kyle telah menculik dan memaksanya. Bagaimana Kyle bisa mendekati Lindy?

Review
Dari judulnya saja sudah bisa ditebak jika buku ini merupakan re-telling dari kisah dongeng lawas “Beauty And The Beast”. Kisah cinta dimana si buruk rupa harus mencari seorang gadis yang tulus mencintainya agar kutukan buruk rupanya dapat sirna, dan ia kembali menjadi sediakala.

Kyle Kingsbury adalah cowok paling tajir, paling ganteng, dan populer di sekolah. Ia juga angkuh, suka memandang rendah orang lain, dan suka memberi julukan-julukan buruk pada orang lain. Maklum saja. Ayahnya seorang pembaca berita terkenal di seluruh negeri.

Suatu ketika, ia mengerjai seorang penyihir yang menyamar menjadi murid di sekolahnya, SMU Tuttle. Si penyihir mendapat tugas untuk menyadarkan Kyle dari tingkah buruknya selama ini. Akibat perbuatannya mengerjai si penyihir, Kyle pun mendapat kutukan. Ia berubah menjadi seorang monster buruk rupa, yang saking jeleknya, Ayah Kyle sendiri pun menolak untuk tinggal bersamanya.

Sang Ayah memberi Kyle sebuah rumah besar untuk dihuni bersama pembantu dan tutor yang buta. Si tutor bertugas mengajari Kyle karena semenjak dikutuk menjadi monster, ia tak lagi bersekolah. Sebelum menghilang, si penyihir yang bernama Kendra itu mensyaratkan jika Kyle ingin kembali normal ia harus mematahkan kutukan dalam waktu 2 tahun dengan cara mencari seorang cewek yang benar-benar tulus mencintainya.

Tapi bagaimana caranya sementara Kyle, yang kini berganti nama menjadi Adrian, tak boleh bersosialisasi dengan orang lain kecuali tutor dan pembantunya. Kyle mengambil jalan praktis dengan menggunakan koneksi internet. Ia bergabung dalam banyak situs pertemanan demi mencari gadis idamannya.

Ketika waktu dua tahun itu mulai mendekati masa kadaluarsanya, Kyle bingung harus mencari kemana lagi karena tak satu pun cewek di situs pertemanan itu yang membuatnya tertarik. Di saat seperti itu Lindy muncul menyelamatkannya. Cewek penerima beasiswa di sekolahnya yang dulu itu hadir di rumah Kyle demi menggantikan ayahnya yang mencuri di rumah Kyle. Di sekolah Kyle tak pernah peduli pada Lindy, karena statusnya yang hanya seorang anak penerima beasiswa. Satu-satunya interaksi mereka hanyalah sewaktu di prom night Kyle memberikan korsase mawar putih kepada Lindy karena Sloane, pacar Kyle, tak menyukai korsase itu.

Agar ayahnya tak masuk penjara, Lindy harus tinggal bersama Kyle hingga batas waktu yang tak ditentukan. Bagaimana bisa Lindy jatuh cinta pada Kyle sementara ia begitu benci pada sosoknya yang telah memisahkan dirinya dari sang ayah. Harapan Kyle untuk kembali normal sepertinya hanya mimpi belaka.

Karakter
Kyle Kingsbury / Adrian King. Sebagai Kyle Kingsbury, ia adalah cowok dengan kelakuan paling menyebalkan. Suka mengerjai teman-teman sekelas yang tidak populer. Suka memberi julukan-julukan jahat kepada mereka. Dan menganggap semua orang tak sekelas dengannya hanya karena ayahnya salah satu donatur tetap di SMU Tuttle. Ia tajir, ganteng dan populer baik diantara siswa cewek maupun siswa cowok. Ia juga punya pacar seorang kapten cheerleader.

Pergantian nama Kyle menjadi Adrian juga diikuti perobahan tingkah lakunya meskti berlangsung tidak secara drastis. Ia mulai dapat menerima kondisi tubuhnya yang buruk rupa. Ia mulai menghormati orang-orang yang dulu dianggapnya tak sepadan untuk dirinya seperti Magda, pembantu di rumahnya. Ia pun juga punya kebiasaan baru, menanam mawar di rumah kaca.

Linda “Lindy” Owens, cewek penerima beasiswa di SMU Tuttle. Tidak pernah masuk dalam daftar cewek-cewek populer di SMU tersebut. Tinggal di lingkungan yang penuh dengan pengedar-pemakai narkoba. Tetap setia mengurus ayahnya meski kerjanya hanya mabuk dan memakai narkoba. Pelan-pelan ia mulai jatuh cinta pada Adrian karena sifat Adrian yang lembut.

Plot, PoV, Setting
Beastly beralur maju. Meski merupakan dongeng klasik tapi diadaptasi dengan tepat ke era modren oleh Alex Flinn. Salah satu adaptasi modren yang dimasukkan Alex Flinn adalah penggunaan internet dan chatting, prom night di sekolah, serta adanya kereta api bawah tanah.  PoV seluruhnya diambil dari sisi Kyle/Adrian, sementara dari sisi Lindy diceritakan dalam novella “Beastly : Lindy’s Diary”. Settingnya pada jaman sekarang di kota New York .

Ide cerita
Merupakan kisah dongeng klasik “Beauty and The Beast” yang diadaptasi ke era modren.

Cover dan terjemahan
Cover bisa dibilang nggak banget. Sepasang remaja cewek dan cowok bergandengan tangan di sebuah ruangan penuh kursi-kursi panjang berjejer seperti di dalam gereja. Gambar setangkai mawar merah *serasa lagu* di judulnya lumayan bisa mempermanis covernya. Tapi kan seharusnya mawarnya putih bukan merah. Mawar yang diberikan Kyle ke Lindy warna putih. Mungkin karena perjalanan jauh dari Amerika sono ke Indonesia yang beriklim tropis, warna mawarnya pelan-pelan berubah kali ya #yakaliput --" 
Terjemahannya nyaman dibaca dengan typo yang minimal.

Bagian favorit
Tidak ada adegan yang benar-benar menjadi favorit bagi saya tapi saya agak terganggu dengan adegan saat Adrian berusaha membebaskan Lindy dari cengkraman penjahat. Aksi heroiknya justru terkesan sinetron banget. Malah tidak heroik bagi saya. Rasa belum tepat saja remaja seusia Adrian melakukan hal seperti itu.

Rekomendasi
Buku ini saya rekomendasikan pada remaja dan juga pada penggemar dongeng-dongeng ala Disney. Bisa juga buat mereka yang mencari bacaan-bacaan ringan.






@ Medan
11012014
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...