Thursday, 6 December 2012

#62 Measuring Up by Nyrae Dawn


Definisi kecantikan itu senantiasa berganti di setiap jamannya. Saat ini, tubuh besar dan gemuk yang di masa lalu dianggap sebagai lambang kemakmuran, kini hanya dipandang sebelah mata.Cantik saat ini adalah milik mereka yang berbadan langsing atau bahkan kurus. Model-model yang kekurangan gizi dengan badan setipis papan gilasan baju kini menjadi panutan 

Annabel Conway alias Annabel Lee tidak beruntung punya badan tidak seperti para model itu. Ukuran badannya 14. Di SMU dia bersama sahabatnya Emily yang punya tanda lahir di wajahnya menjadi bulan-bulanan satu sekolah. Salah satu yang suka mem-bully mereka adalah Billy Mason. Teman sekolah merangkap tetangga mereka. Di rumah, keadaan sama saja. Ibu Annabel punya badan seksi dan punya anggapan jika  beauty contest adalah kontes paling agung sedunia. Annabel tak pernah masuk hitungan.


Merasa tertekan dengan ibunya yang selalu menuntut untuk tampil sempurna alias langsing, Annabel punya rencana buat menghabiskan libur musim panasnya dengan berlatih di gym "Let's Get Physical" dibawah arahan personal trainer. Namanya juga cewek pasti akan lebih merasa nyaman jika dibimbing sesama cewek. Itu sebabnya Annabel minta personal trainer cewek. Sayangnya di Let's Get Physical tidak ada personal trainer cewek. Personal trainer Annabel (jelas-jelas) cowok, ganteng dan..... yang paling mengerikan cowok itu seumur dengannya. Namanya Tegan.

Tumbuh dengan rasa tidak percaya diri yang semakin bertambah dengan bertambahnya umur, Annabel selalu percaya dirinya tidak cukup pantas dicintai oleh orang lain. Bahkan ibunya sendiri tidak cukup sayang padanya. Saat Tegan membantu program latihan fisiknya, Annabel pun punya pendapat sama. Tegan itu cowok setipe dengan cowok-cowok yang ada di SMUnya.

Diluar gym, Annabel beberapa kali jogging bareng Tegan. Bisa ditebak, jika kedekatan mereka akhirnya melebihi kedekatan trainer dan client. Apalagi ternyata dibalik sikapnya yang terkesan masa bodoh dan humor-humor yang sarkastik, Annabel punya sikap luwes terhadap siapapun yang tidak memandang fisiknya. Annabel berhasil akrab dengan adik Tegan yang punya kekurangan fisik. Seratus poin plus buat Annabel dimata Tegan. Sayang Tegan memutuskan Annabel. Memurutnya Annabel punya pengaruh yang tidak baik bagi dirinya.

Hhhhmmm... Saya suka buku ini. Ide dan pesan dalam cerita ini adalah alasan pertama. Sungguh tidak nyaman saat kondisi tubuh dijadikan bahan candaan dan bahan bully-an. Rasa tidak percaya diri yang dialami Annabel juga umum dirasakan oleh banyak perempuan khususnya remaja cewek. Tapi humor Annabel yang tajam dan cenderung mengarah pada diri sendiri justru mampu menutupi rasa tidak pede itu. Tegan juga mantap jadi cowok. Walaupun pada satu titik dia tidak cukup berani mendekati cewek karena rasa tanggung jawabnya ke keluarga tapi itu jadi point lebih. Dia cowok yang bertanggung jawab terhadap tugasnya. Dan... covernya juga manis. Sederhana sih dan nggak bikin pikiran jadi macam-macam. Tapi entah kenapa dipandangan saya ceweknya kayaknya gak cocok dibilang remaja atau dewasa muda lagi.

"Being overweight doesn't make a person someone to be ashamed of, just like being skinny doesn't make make you someone to be proud of. No. What matters is on the inside. How you feel about yourself and how you treat others."

Judul : Measuring Up
Penulis : Nyrae Dawn
Penerbit : Nyrae Dawn, Agustus 2012
Tebal : 139 halaman
Format : ebook
Kategori : Young Adult
ISBN : 1479313238




No comments:

Post a comment

Terima kasih telah berkomentar. Komentar sengaja dimoderasi untuk menghindari spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...