Wednesday, 19 April 2017

The Color Of Rain | Movie Review

Judul : The Color Of Rain (TV Movie)
Pemain : Lacey Chabert, Warren Christie, Alex Zahara, Lisa Durupt, Sean Michael Kyer, Seth Isaac Johnson, Alison Thornton, Logan Williams, Callum Airlie
Durasi Film : 86 menit
Sutradara : Anne Wheeler
Produser : Hallmark Channel
Penulis Naskah : Nancey Silvers
Adaptasi Dari : The Color Of Rain - Gina Kell & Michael Sephn

Review

Bagi Gina Kell (Lacey Chabert) sang suami, Matt Kell adalah cinta sekaligus hidupnya. Namun setelah dua tahun berjuang menghadapi kanker, Matt meninggal dunia tepat di hari Natal. Hidup Gina seolah berada di awang-awang. Dia merasa sendiri dan terasing bahkan di rumahnya sendiri. Kini cahaya hidup Gina hanyalah dua orang anak laki-laki hasil pernikahannya dengan Matt. Beruntung Gina banyak mendapat dukungan dari teman-teman, lingkungan bahkan komunitas gerejanya. Untuk mengurangi kesedihannya Gina melamar pekerjaan di sekolah anaknya.

Sebagai administrator di sekolah membuat Gina banyak mengenal anak-anak dan para orangtua di sekolahnya. Salah satunya adalah Michael Sephn (Warren Christie) yang belakangan sering mengantar tiga orang anak-anaknya ke sekolah. isttri Michael, Gina Sephn, masuk rumah sakit karena menderita kanker. Tak lama masuk rumah sakit, Cathy meninggal dunia. Sewaktu acara pemakaman Matt Kell, Gina sempat hadir. Matt adalah teman lama Gina sehingga ketika Matt meninggal dunia, Gina juga merasa kehilangan.


Monday, 17 April 2017

#281 : Marriage Wanted by Debbie Macomber

Judul : Marriage Wanted
Sub Judul : -
Serial : -
Penulis : Debbie Macomber
Penerbit : MIRA Books
Tahun Terbit : Juli 2013 (pertama kali terbit pada September 1993)
Tebal : 200
ISBN : 9781460314586
Genre : Contemporary Romance

Format : ebook
Status : -

Blurb : Can you marry in haste and not repent at all?

As far as Nash Davenport's concerned, marriage isn't shelter from the storm, it is the storm. He's a divorce attorney, himself divorced, who believes no married couple can live up to their wedding vows. Savannah Charles, however, believes in the value and the values of marriage. She's a wedding planner who finds herself saying yes when Nash unexpectedly proposes. Even though it's strictly a business proposal….
Review

Savannah Charles adalah seorang wedding organizer sukses. Sayangnya kehidupan asmaranya tak sesukses usaha yang dijalankannya. Banyak pria mundur dari hubungan yang dijalin dengan Savannah karena cacat fisik yang dialaminya.

Suatu hari Savannah kedatangan seorang klien. Wanita muda yang energik bernama Susan Davenport. Dengan keuangan terbatas, Susan dan tunangannya merancang pernikahan mereka. Sebenarnya Susan bukanlah orang yang hidupnya kekurangan. Dia memiliki seorang abang yang kaya raya.

Dash Davenport, abang Susan, sangat menentang pernikahan Susan. Bukan karena dia tak percaya pada tunangan Susan tapi karena Dash tak percaya pada institusi pernikahan. Hal itu karena Dash merupakan seorang pengacara perceraian dan diperparah dengan perceraiannya sendiri yang membuat Dash sempat bangkrut beberapa tahun sebelumnya.


Friday, 14 April 2017

#BBIHUT6 - 5 Perpus Di Dunia Yang Ingin Kudatangi

Kapan terakhir kali kamu ke perpustakaan? Kalau saya sih sudah lebih dari lima tahun yang lalu. Saat itu perpustakaan yang saya datangi adalah perpustakaan fakultas dan keperluan saya disana adalah meminta Surat Pernyataan Bebas Pustaka sebagai persyaratan wisuda. Kalau kamu kapan terakhir kali ke perpustakaan?

Perpustakaan tumbuh seiring perkembangan peradaban manusia. Ada banyak bukti sejarah yang membuktikan adanya perpustakaan di masing-masing era manusia, entah itu sebelum ataupun sesudah Masehi. Meski beberapa perpustakaan di Indonesia banyak yang menganut konsep "yang penting ada" aka. "hidup segan mati tak mau" tapi Indonesia boleh berbangga hati punya perpustakaan megah seperti Perpustakaan UI dan Perpustakaan Soeman HS di Pekanbaru. Dua perpustakaan itu menjadi destinasi impian saya jika suatu saat nanti bisa berkunjung ke Jakarta atau Pekanbaru.

Tapi kali ini saya ingin berbicara tentang destinasi perpustakaan impian saya yang tersebar di seluruh dunia. Kita lihat perpustakaan apa saja itu...

sumber : website The Royal Library
5. The Royal Library @ Copenhagen, Denmark

The Royal Library adalah perpustakaan nasional negara Denmark sekaligus perpustakaan Universitas Copenhagen. Perpustakaan ini juga merupakan perpustakaan terbesar di jazirah Skandinavia. Perpustakaan ini didirikan pada tahun 1648 oleh King Frederik III yang kemudian baru dibuka untuk umum pada tahun 1793. Saat ini The Royal Library mempunyai 5 area utama perpustakaan dimana perpustakaan utama terletak di Slotsholmen, Pelabuhan Copenhagen yang gedung perpustakaannya lebih dikenal dengan The Black Building. Sementara 4 area lainnya merupakan perpustakaan fakultas Universitas Copenhagen yang letak tersebar di seluruh area Copenhagen.

Thursday, 13 April 2017

#BBIHUT6 - Dear Bebi...

Dear Bebi...

Ternyata sudah enam tahun kebersamaan ini. Jika dipikir-pikir enam tahun itu bukanlah waktu yang singkat tapi rasanya juga terlalu cepat berlalu. Perjalanan enam tahun ini akan kucoba merangkumnya dalam srbuah cerita tentangmu dan tentunya tentangku juga.

Di Oktober 2011 saat masih menjalani penempatan di Halmahera mendadak aku merasa bosan luar biasa di rumah dinas. Browsing sana-sini mengantarkanku pada keputusan untuk membuat blog buku. Dan terciptalah blog bukuku di Wordpress yang kemudian kupindahkan ke Blogspot.

Blog buku itu kunamakan Celoteh Putri Tentang Buku yang kemudian kupersingkat menjadi Celoteh Putri. Blog Celoteh Putri kemudian "ditemukan" oleh Ana @ Bukumoo lantas kemudian dimasukkan dalam daftar Blog Buku Indonesia. Dan resmilah aku bergabung dalam Blog Buku Indonesia.

Dear Bebi...

Di tahun 2012 hal yang paling kuingat tentang kamu adalah kopdar pertamaku dengan BBI-ers Medan OceMei @ Si Kutubuku Ocemei. Saat itu kami bertemu di Gramedia Jalan Gadjah Mada dan aku masih ingat aku kalap membeli banyak buku lantas dikirim ke Halmahera. Kamu tahu Beb? Bahkan beberapa buku itu kubawa pulang ke Medan dan belum kubaca hingga kini >.< Tahun 2012 juga pertama kalinya aku mengikuti event Secret Santa. Apa sih yang paling kuingat tentang acara tersebut? Santaku yang memberikan riddle yang yah... begitulah. Makan hati Beb mengingatnya.

source

Wednesday, 12 April 2017

#BBIHUT6 - Once Upon A Time In Bookstore

Hampir setiap orang pasti pernah ke toko buku. Entah untuk membeli buku atau membeli alat tulis. Entah untuk pemakaian pribadi atau pemakaian orang lain. Buat para bookworm toko buku adalah sekeping surga yang jatuh ke bumi. Mau itu toko buku kecil atau pun toko buku besar, pasti selalu ada perasaan senag ketika mengetahui jika di sebuah daerah yang didatangi atau ditinggali terdapat toko buku. Jika ternyata koleksinya tidak lengkap itu urusan belakangan.

Ketika sedang menjadi penempatan di Halmahera, saya ingat pertama kali yang saya lakukan ketika mendapat pemberitahuan kalau saya akan ditempatkan di Halmahera adalah mencari tahu apakah ada toko buku di daerah Halmahera dan sekitarnya. Dan saya mendapatkan jawaban toko buku terdekat di Halmahera dan sekitarnya berada di Kota Ambon. Lah.. itu kan sudah beda provinsi. Yang satu Maluku Utara dan yang lain Maluku.

Malam pertama saya berada di Maluku Utara saya sudah berhasil medapatkan toko buku terbesar di provinsi tersebut. Syukurlah toko buku dengan banyak cabang di seluruh Indonesia membuka cabang di Ternate. Selama dua tahun saya harus puas dengan toko buku tersebut karena pada saat itu toko buku online belum begitu marak. Dan karena pemekaran provinsi, entah kenapa provinsi Maluku Utara tak masuk dalam daftar ekspedisi toko buku online. Mereka hanya menampilkan provinsi Maluku.

Libreria El Ateneo Grand Splendid @ Buenos Aires, Argentina
Beberapa kali saya berkunjung ke toko buku terbesar di Ternate saya harus puas dengan pelayanan mereka yang ya... begitu lah. Ada banyak pramuniaga yang tidak mengetahui judul dan penulis buku yang mereka jual disana. Mendengar nama penulisnya saja asing apalagi tahu judul bukunya. Saya paham kok, tidak setiap pramuniaga yang bekerja di toko buku itu suka membaca. Namun ketika sudah bekerja di toko buku mau tidak mau setiap orang yang bekerja disana harus familiar dengan beberapa nama-nama penulis khususnya penulis tenar.

Bayangkan saja, kamu ingin mencari buku berjudul Titik Nol karya Agustinus Wibowo namun mbak pramuniaganya menuliskan "Titik Nol" di kolom "Pengarang". Sampai lebaran badak pun tidak akan keluar penulis bernama Titik Nol .____. Atau ketika kamu mau mencari buku Sunset Bersama Rosie karya Tere Liye tapi mbak pramuniaganya berulang kali bertanya "Tere siapa namanya mbak?" kepadamu. Lumayan bikin nabok manja si mbak ya kan?

Tuesday, 11 April 2017

#BBIHUT6 - Hallo Wawa...

Berkesempatan untuk mewawancarai anggota BBI bernomor anggota 16xxx atau 17xxx membuat saya bersyukur karena bisa mengenal anggota baru BBI dengan lebih dekat. Maklum, sebagai anggota lama saya kurang bergaul dengan anggota-anggota baru. Dan kali ini saya berkesempatan untuk mewawancarai :


Saya sudah menyiapkan semacam interview dengan Wawa. Yuk kita simak interview dengan Wawa : (tulisan yang di-bold hitam itu menandakan pertanyaan dari saya, tulisan yang berwarna merah merupakan jawaban dari Wawa, dan tulisan hitam bercetak miring merupakan komentar saya yang gak gitu penting juga sih buat dibaca ;p)

Cerita dong tentang diri kamu. Kamu tinggal dimana? Saat ini kesibukan kamu apa? Kuliah atau kerja?

Nama lengkapku Nurwahidah Ramadhani Waruwu, tapi biasa dipanggil Wahidah atau Wawa. Sejak lahir sampe SMA aku tinggal di Pangkalan Berandan bersama orang tua, tapi karena sekarang lagi kuliah, aku stay di Medan, ngekos dekat kampus. Aku kuliah di Universitas Negeri Medan, program studi pendidikan bahasa Inggris, semester lelah, wkwkwkwk. Ya doakan ya skripsweetnya cepat selesai. Hehe.

(wah.... ternyata kami "bertetangga" nih. Wawa kapan-kapan main ya ke rumahku. Sebelum tamat gitu :p Ohya... ada yang unik nih dengan nama kami berdua. Wawa punya nama Wahidah dan saya punya nama tengah "Wahdiah". Cuma beda susunan huruf doang ^^))

Kamu punya hobi lain selain membaca gak? Cerita dong.

Ada dong, kak. Aku suka nulis, nonton drama korea, nonton anime, dan diskusi. 

Aku suka cerita lewat tulisan. Bisa dibilang sampe saat ini aku anak tunggal (iya, masih pengen punya adik), sejak kecil aku nggak terlalu sering main di luar rumah, jadi agak introvert gitu. Saat masih kecil, aku juga dibatasi nonton TV sama ayah. Yang bisa kulakukan yaa baca buku. Nah, karena sering baca, aku jadi pengen nulis. Awalnya nulis curhatan di buku diari, lanjut nulis novel abal-abal di buku tulis pake pensil, pas udah kenal facebook, aku nulis cerpen di notes fb, setelah itu aku mulai ngeblog di wawhacuza.blogspot.co.id. Blog itu niatnya untuk arsipin cerpen-cerpenku, tapi lama kelamaan isinya campur-campur (ada curhat, tips, dll). 


Monday, 10 April 2017

#BBIHUT6 - 5 Penulis Lama Yang Baru Kukenal


Setiap bulannya ada banyak penulis baru dan buku yang baru terbit. Bagi saya pribadi, setelah beberapa kali merasakan kekecewaan karena ketidakpuasan terhadap beberapa buku dari penulis yang baru saya baca, saya menjadi takut untuk membaca buku baru dari penulis baru. Namun yang namanya manusia, pasti ada saja beberapa buku dari penulis-penulis yang belum pernah saya baca menggoda untuk dibaca. Apalagi ketika penerbit buku tersebut dengan gencarnya mempromosikan buku-buku itu.

Dan... 5 penulis yang berhasil menarik perhatian saya sejak April 2016 - April 2017 adalah :

source
1. Marissa Meyer

Merupakan penulis The Lunar Chronicles yang merupakan re-telling dari beberapa dongeng klasik seperti Cinderella, Gadis Berkerudung Merah, Rapunzel, hingga Putri Salju. Cerita yang ditulis Marissa Meyer mengambil setting di masa depan, di bumi dan di bulan. Sebenarnya saya sudah cukup penasaran pada serial The Lunar Chronicles ini sejak pertama kali diterbitkan di Amerika sono. Namun memikirkan membaca serial tersebut dalam bahasa Inggris membuat saya mengambil langkah mundur. 

Keinginan untuk membaca serial The Lunar Chronicles muncul kembali ketika Penerbit Spring mulai wara-wiri di beranda Instagram saya memamerkan buku-buku serial The Lunar Chronicles. Ditambah lagi potongan-potongan kekaguman pembaca serial ini terhadap salah satu tokoh pria protagonis, Pangeran Kai sukses membuat saya penasaran berat. Dan akhirnya saya berhasil membaca serial ini. Sayang buku-buku Marissa Meyer ini belum saya review di blog 😐😐

source
2. Sheila Roberts

Saya mulai penasaran pada penulis satu ini sejak saya menonton drama televisi dari Hallmark Channel yang merupakan adaptasi dari novel Sheila Roberts berjudul The Nine Lives Of Christmas. Sheila Roberts merupakan penulis yang lumayan aktif. Dirinya telah menulis lebih dari 15 buku bergenre contemporary romance yang laris di pasaran. Sheila Roberts kini tinggal di Pacific Northwest di Washington. 

Selain menulis buku romance, Sheila Roberts sering menyelipkan beberapa resep masakan di buku-buku yang ditulisnya. Buku Sheila Roberts yang saya baca baru The Nine Lives Of Christmas (baca review buku disini dan review filmnya disini) dan Three Christmas Wishes (baca review saya disini). Sejauh ini saya menyenangi gaya menulis Sheila Roberts. Apalagi dirinya sangat menekankan pada cerita pendukung yang erat dengan nuansa kekeluargaan. Setidaknya dari dua buku yang sudah saya baca, saya menangkap hal tersebut.

Monday, 3 April 2017

#280 Three Christmas Wishes by Sheila Roberts

Judul : Three Christmas Wishes
Sub Judul : -
Serial : -
Penulis : Sheila Roberts
Penerbit : MIRA Books
Tahun Terbit : November 2016 (pertama kali terbit pada Oktober 2016)
Tebal : 400
ISBN : 1460396006
Genre : Contemporary Romance

Format : ebook
Status : -

Blurb : Three friends, three wishes--one Christmas!

When three friends visit a shopping-mall Santa on a lark, the jolly old elf is full of mysterious predictions about the thing they're all wishing for: the perfect man. Or at least men who are perfect for them.

Riley Erickson's fiance turned out to be a dud, dumping her for her bridesmaid three weeks before the wedding. But Santa says that she's soon going to meet her ideal man in a memorable way.

And he predicts that a new man is about to come into Jo's life. What on earth does that mean? She's pregnant and already has her hands full with the perfectly stubborn husband she's got.

Noel has given up completely on ever finding her perfect match. But apparently Noel is going to get a good man to go with that house she's trying desperately to buy.

These friends are about to discover that Christmas wishes can come true, because in spite of romantic setbacks and derailed dreams, this truly is the most wonderful time of the year!

Review

Tiga orang wanita datang ke pusat perbelanjaan di Whispering Pines, Washington untuk berbelanja keperluan Natal di menit-menit terakhir. Menjelang pulang salah satu dari mereka berpikiran untuk mendatangi Santa yang ada di pusat perbelanjaan tersebut untuk meminta sesuatu.

Riley Erikson, wanita pertama merasa tak perlu lagi meminta pria sempurna walaupun Santa mengatakan akan hadir pria yang tepat untuk Riley namun bukan saat ini. Toh dia akan menikah dengan tunangan yang sangat dicintainya. Tapi... tiba-tiba saja tunangan Riley membatalkan pertunangan mereka dan memilih untuk menjalin hubungan dengan salah satu gadis pendamping Riley yang juga sesama guru di tempat Riley mengajar.

Jo, kakak Riley meminta agar bayi perempuan yang akan dilahirkannya dalam keadaan sehat dan Mikey, sang suami kembali dari penugasannya sebagai marinir. Namun Santa berkata akan ada laki-laki lain dalam hidup Jo yang akan dicintai Jo melebihi cintanya pada Mikey. Benar saja... pulang dari pusat perbelanjaan tersebut air ketuban Jo pecah dan dia melahirkan seorang bayi laki-laki yang sehat. Padahal beberapa hari sebelumnya hasil USG mengatakan Jo akan melahirkan anak perempuan.


Friday, 31 March 2017

#279 Critical Eleven by Ika Natassa

Judul : Critical Eleven
Sub Judul : -
Serial : -
Penulis : Ika Natassa
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Agustus 2015 (pertama kali terbit pada Agustus 2015)
Tebal : 344
ISBN : 9786020318929
Genre : Contemporary Romance

Format : paperback
Status : punya sendiri

Blurb : Dalam dunia penerbangan, dikenal istilah critical eleven, sebelas menit paling kritis di dalam pesawat—tiga menit setelah take off dan delapan menit sebelum landing—karena secara statistik delapan puluh persen kecelakaan pesawat umumnya terjadi dalam rentang waktu sebelas menit itu. It's when the aircraft is most vulnerable to any danger.

In a way, it's kinda the same with meeting people. Tiga menit pertama kritis sifatnya karena saat itulah kesan pertama terbentuk, lalu ada delapan menit sebelum berpisah—delapan menit ketika senyum, tindak tanduk, dan ekspresi wajah orang tersebut jelas bercerita apakah itu akan jadi awal sesuatu ataukah justru menjadi perpisahan.

Ale dan Anya pertama kali bertemu dalam penerbangan Jakarta-Sydney. Tiga menit pertama Anya terpikat, tujuh jam berikutnya mereka duduk bersebelahan dan saling mengenal lewat percakapan serta tawa, dan delapan menit sebelum berpisah Ale yakin dia menginginkan Anya.

Kini, lima tahun setelah perkenalan itu, Ale dan Anya dihadapkan pada satu tragedi besar yang membuat mereka mempertanyakan pilihan-pilihan yang mereka ambil, termasuk keputusan pada sebelas menit paling penting dalam pertemuan pertama mereka.

Diceritakan bergantian dari sudut pandang Ale dan Anya, setiap babnya merupakan kepingan puzzle yang membuat kita jatuh cinta atau benci kepada karakter-karakternya, atau justru keduanya.

Review

Bandara bisa dibilang merupakan rumah kedua bagi Anya. Karena pekerjaan mengharuskan Anya untuk berpergian menggunakan pesawat. Pesawat jugalah yang pada akhirnya mempertemukan Anya dengan Ale, cinta dalam hidupnya. Setelah jatuh tertidur di bahu Ale dalam penerbangan menuju Sydney, untuk menutupi kecanggungannya Anya memulai percakapan. Dan percakapan singkat itu pun berlanjut menjadi pertukaran nomor telepon genggam. Hingga pada akhirnya Anya menerima lamaran Ale.

Kebahagiaan Ale dan Anya semakin lengkap ketika Anya dinyatakan positif hamil. Namun setelah beberapa bulan, pada suatu malam Anya merasakan bayi dalam kandungannya tidak bergerak. Saat pemeriksaan keesokan harinya bayi dalam kandungan Anya dinyatakan meninggal. Kematian Janin Dalam Kandungan. Dalam keadaan kalut tersebut Ale tetap setia mendampingi Anya. Namun karena sebuah kalimat singkat dari Ale, Anya merasa dunianya runtuh. Dirinya pun menjauh dari Ale.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...