Tuesday, 6 October 2015

#220 Priceless Moment by Prisca Primasari

Sub Judul : -
Serial : -
Penulis : Prisca Primasari 
Penerbit : Gagas Media
Tahun Terbit : pertama kali terbit pada Agustus 2014
Tebal : 304
ISBN : 97980738X
Genre : Contemporary Romance

Format : paperback
Status : pinjem Liliz @ Bookish Purple
Lokasi Cerita : Jakarta & Jerman

Rating : 3/5

Blurb : Kisah kita serupa dongeng. Dipertemukan tanpa sengaja, jatuh cinta, lalu bersama, dan akan bahagia selamanya. Tanpa banyak kata, kau tahu aku mencintaimu selamanya. Begitulah yang seharusnya.

Namun, ketika setiap pagi kutemukan diriku tanpa kau di sisiku, aku sadar bahwa dongeng hanyalah cerita bohong belaka. Kau pergi, meninggalkanku dalam sepi, dalam sesal yang semakin menikam.

Hidup tak akan sama lagi tanpamu. Apa yang harus kukatakan ketika mata polos gadis itu memelas, memintaku menceritakan dongeng-dongeng yang berakhir bahagia? Kau belum memberi tahu jawabnya untukku.

Kau tahu, kali ini, akan kulakukan apa pun untuk mempertahankanmu berada di sisiku. Pun sejenak. Namun, lagi-lagi, kau hanya ada dalam memori….


Review

Yanuar, seorang duda sekaligus salah satu manajer di perusahaan furnitur Ebony & Ivory sedang sibuk menata hidup dan hatinya setelah kepergian istrinya. Hidupnya  menjadi berantakan, apalagi kepergian sang istri meninggalkan dua orang anak, Hafsha dan Feru yang masih sangat membutuhkan perhatian dari seorang ibu. Untunglah sang adik, Wardhana bersedia membantu Yanuar menjaga Hafsha dan Feru ketika Yanuar sedang sibuk di kantor.

Di kantor masalah yang dihadapi Yanuar berbeda lagi. Desainer interior baru yang dipekerjakan kantor Yanuar bernama Lieselotte punya ide gila untuk bedroom set keluaran baru kantor mereka. Bedroom set yang terinspirasi dari dongeng anak-anak. Sayangnya bedroom set itu luar biasa mahal dan tak sesuai denan pangsa pasar Ebony & Ivory.

Tapi Lieselotte, perempuan keturunan Jerman, itu luar biasa keras kepala. Ia bersikeras untuk meluncurkan produk kreasinya. Sebagai atasan jelas Yanuar harus membereskan situasi rumit tersebut. Keseringannya bersama membuat Yanuar dan Lieselotte menjadi dekat. Apalagi ternyata Lieselotte bisa berinteraksi dengan baik pada Hafsha dan Feru. Hanya saja... Yanuar belum siap untuk memberikan hatinya bagi perempuan lain.

***

Baiklah... yang pertama kali pengen saya komenin adalah nama Lieselotte. Panjang dan lumayan susah juga untuk diucapkan bibir saya yang ndeso ini. Buat saya Lieselotte itu sangat keras kepala, nggak bisa diajak kompromi sekaligus pantang menyerah. Untuk Yanuar sih ya... bisa dimaklumi sih kegalauan hatinya pasca ditinggalkan sang istri.

Hanya saja.... yah.. yang bener aja deh penantian Yanuar dan Wardhana itu bisa tahan ampe bertahun-tahun. Gak bosen gitu? Penasaran dengan kalimat saya barusan? Baca deh buku biar gak penasaran, saya nggak mau spoiler di sini.

Point :

  • Cover : (+)
  • Story : (-)
  • Character : (+)
  • Writing Style : (+)
  • Moral / Interesting Trivia : (-)

No comments:

Post a comment

Terima kasih telah berkomentar. Komentar sengaja dimoderasi untuk menghindari spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...