Wednesday, 9 March 2016

Chit - Chat : Stuff I Hate To See In Books


Meskipun membaca buku dari genre yang kita favoritkan membuat kita nyaman, pasti kita tetap menemukan sesuatu hal dalam buku yang membuat kita tidak menyukai hal tersebut. Buat saya, genre favorit saya tentunya romance dan young adult. Dan beberapa hal yang tidak saya sukai dari sebuah buku yaitu :

1. Cinta segitiga
Yang namanya cinta itu kan perasaan diantara dua orang anak manusia, terlepas dari jenis kelaminnya. Itu sebabnya saya tidak suka pada cinta segitiga. Saya lebih bisa menerima cinta lama belum kelar dibandingkan cinta segitiga. Ketika ada dua orang yang saling mencintai, kenapa mesti ada orang ketiga. Iya kan? Contoh paling fenomenal dari cerita cinta segitiga adalah Serial Twilight - Stephanie Meyer.

2. Ketidakadaan orang tua di buku-buku YA (Young Adult)
Di beberapa cerita YA pokok permasalahan dan cerita hanya berfokus pada para remaja. Kehadiran orang tua hanya jadi angin lalu atau bahkan tidak ada sama sekali. Para tokoh remaja itu seperti tidak ada pengawasan. Orang tua disini tidak hanya terbatas pada orang tua di rumah, namun juga guru atau konselor di sekolah. Padahal peran orang tua atau konselor itu bisa membuat cerita lebih stabil, lebih punya moral yang bisa diambil dari cerita tersebut.

3. Hubungan seksual di buku-buku YA
Buat saya yang namanya hubungan seksual itu hanya boleh dilakukan oleh orang dewasa yang sudah bisa bertanggung jawab. Nah, kalau di buku YA para tokohnya sudah biasa berhubungan intim rasanya amat sangat tidak tepat. Tak usah bicara masalah kesehatan reproduksi, tapi lebih ke pertanggungjawaban kalau terjadi sesuatu (baca : kehamilan). Uang sekolah dan uang jajan aja masih minta sama orang tua kok ya sok jadi orang dewasa dengan berhubungan intim.

4. Terlalu banyak PoV
PoV dari banyak sisi memang menguntungkan pembaca. Cerita akan terbangun lebih rapi, pemikiran dan tindakan para karakter akan lebih tereksplor sempurna. Tapi kalau menggunakan PoV yang sangat beragam, bukannya membuat pembaca mengerti jalan cerita melainkan pusing membaca ceritanya. Apalagi kalau beragam PoV itu tidak disertai perbedaan fonts. Buat saya, PoV yang nyaman dibaca adalah 2 PoV dari tokoh utama cewek dan cowok. Maksimalnya 3 PoV, lebih dari itu bisa pusing baca bukunya.

5. Perbedaan usia yang terlalu jauh
Di beberapa buku dari lini penerbit Harlequin mempunyai usia antar tokoh utama yang cukup jauh. Biasanya hingga sepuluh tahun atau lebih bahkan bisa hingga dua puluh tahun. Nah saat usia kedua tokoh utama itu sudah terlalu jauh imajinasi saya akan para tokoh itu pun menjadi terlalu jauh. Bagi saya perbedaan usia kedua tokoh utama yang masih bisa saya tolerir adalah sepuluh tahun.

6. Tokoh dewasa namun childish
Saya pembaca yang menyukai karakter dewasa pada tokoh-tokoh yang berusia lebih dari 23 tahun. Jadi kalau menemukan tokoh dengan usia lebih dari 23 tahun tapi tingkahnya sangat kekanakan seperti gampang merajuk, keras kepala yang tidak bisa dinasehati bisa dipastikan saya jadi malas membacanya. 

Itu dia beberapa hal yang tidak saya sukai ketika membaca buku. Kalau kamu, apa hal yang kamu benci saat membaca buku?



No comments:

Post a comment

Terima kasih telah berkomentar. Komentar sengaja dimoderasi untuk menghindari spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...