Showing posts with label Kendrick/Coulter/Harrigan Series. Show all posts
Showing posts with label Kendrick/Coulter/Harrigan Series. Show all posts

Wednesday, 28 January 2015

#190 Kendrick/Coulter/Harrigan #6 - My Sunshine by Catherine Anderson

Judul : My Sunshine
Sub Judul : Kebahagiaan Sejati
Serial : Kendrick / Coulter / Harrigan #6
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Tahun Terbit : November 2014 (cetakan pertama Januari 2005)
Tebal : 456
ISBN : 978-602-247-061-8
Genre : Contemporary Romance

Format : mass market paperback
Status : punya sendiri
Lokasi Cerita : Oregon, Amerika Serikat

Periode Baca : 17/01/2015 - 18/01/2015
Rating : 4/5

Blurb : Isaiah Coulter adalah seorang dokter hewan sukses di Crystal Falls, Oregon. Ia sangat berdedikasi dan mencurahkan seluruh hidupnya untuk pekerjaannya. Namun kesibukannya membuat hidupnya tak teratur, sedangkan ia tidak punya waktu untuk berkencan dan mencari seorang istri yang sanggup mengurusnya. Ketika ibunya menjodohkannya dengan Laura Townsend, seorang wanita penderita kerusakan otak, Isaiah sempat menolak. Tetapi lama-kelamaan ia sadar bahwa Laura bukan hanya cantik, tetapi juga cerdas dan menyenangkan.

Laura Townsend menderita kerusakan otak setelah mengalami kecelakaan saat berenang. Ia kehilangan seluruh hidupnya dan menjadi wanita yang tidak diinginkan, tidak sanggup berbicara dengan lancar, tidak bisa berhitung, sulit memahami percakapan orang lain. Hingga suatu hari, pertemuannya dengan Isaiah Coulter mengubah segalanya. Isaiah sangat baik dan menghargainya. Awalnya, ia tak ingin jatuh cinta pada Isaiah karena ia tahu ia bukanlah wanita yang tepat untuk pria itu, namun ia tak sanggup menampik perhatian dan cinta dari Isaiah padanya.

Sanggupkah Laura mengatasi masalah-masalah yang harus dihadapinya akibat kerusakan otak yang dialaminya? Dan sanggupkah Isaiah meyakinkan Laura agar mau hidup bersamanya? Terutama, bisakah mereka berdua menghadapi rintangan yang menghadang cinta mereka?

Wednesday, 16 July 2014

#153 Kendrick/Coulter/Harrigan #2 - Phantom Waltz by Catherine Anderson

Judul : Phantom Waltz
Sub Judul : Dansa Impian
Serial : Kendrik/Coulter/Harrigan #2
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Tahun Terbit : Juli 2013
Tebal : 488 halaman
Genre : Contemorary Romance
ISBN : 978-602-247-111-0

Format : paperback
Status : punya sendiri
Periode Baca : 25/05/2014 - 26/05/2014

Blurb : Peristiwa nahas delapan tahun yang lalu membuat Bethany Coulter terikat kepada kursi roda. Sejak saat itu, ia sudah merasakan pengkhianatan dan hati yang hancur, yang membuatnya bersumpah untuk tidak membuka hatinya bagi pria lagi. Ia juga sudah pasrah kalau ia tidak akan menikmati hubungan intim yang selayaknya... atau melahirkan anak-anaknya sendiri. Ryan Kendrick, seorang peternak yang kaya sekaligus playboy, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Bethany. Kecantikan yang berpadu dengan keberanian dan kenaifan membuat Bethany berbeda dari wanita lain di mata Ryan. Apalagi Bethany juga menyukai kuda. Semua itu membuat Ryan memutuskan untuk menjadikan Bethany miliknya terlepas dari kekurangan wanita itu. Sementara itu, Bethany yang pada awalnya mencurigai dan berusaha menjauh dari Ryan mulai memercayai kalau ada sesuatu dalam diri Ryan yang mungkin bisa membuatnya meyakini cinta yang abadi. Apakah Ryan berhasil menjadikan Bethany miliknya? Bagaimanakah cara Ryan mengembalikan kepercayaan Bethany terhadap pria sekaligus mendapatkan hati wanita itu? Dan apakah mereka akhirnya akan bersatu meskipun Bethany berbeda dari wanita-wanita lainnya?

Thursday, 8 March 2012

#23 Kendrick/Coulter/Harrigan #1 - Baby Love by Catherine Anderson


“Pasangan yang sudah menikah terkadang marah terhadap satu sama lain. Bertengkar hebat. Seorang pria yang mempunyai kekuatan yang sebesar bubuk mesiu hingga bisa melemparkannya ke neraka tidak akan menggunakan kepalan tangannya untuk menyelesaikan perselisihan. Aku akan pergi keluar dan menenangkan diri sebelum aku sampai memukulmu. Aku berjanji.” (Rafe Kendrick – p. 311)

Setelah ibunya menikah lagi, kehidupan Maggie Stanley seolah berubah menjadi neraka. Setiap hari, ia disiksa secara lahir dan batin oleh ayah tirinya yang ternyata hanya menginginkan harta mereka. Akhirnya, Maggie yang putus asa lari dari rumah dengan membawa bayinya yang masih kecil pada suatu malam yang bersalju.

Sementara itu, Rafe Kendrick yang telah kehilangan keluarganya karena kecelakaan, melewatkan hari-harinya dengan bermabuk-mabukan. Sampai pada suatu malam yang dingin, Rafe bertemu dengan Maggie dan bayinya. Pada awalnya, Rafe tidak memedulikan mereka, namun lama-kelamaan ia mendapati kalau di dalam jiwanya mulai tumbuh perasaan ingin melindungi Maggie dan anaknya serta tidak ingin melepaskan mereka. Tapi Rafe juga memiliki ketakutan tersendiri, ia takut kehilangan orang-orang yang dicintainya untuk kedua kalinya. Sementara itu, Maggie yang telah mengalami penderitaan bertubi-tubi bersumpah bahwa ia tidak akan pernah memercayai laki-laki lagi. Namun, kelembutan Rafe membuat hatinya tersentuh.

Sanggupkah Rafe menyembuhkan luka hati Maggie yang telah terpahat begitu dalam dan membuat Maggie jatuh cinta padanya? Mampukah mereka berdua menggapai kebahagiaan dengan hati yang begitu rentan?


Cinta adalah tentang bagaimana kau meyakinkan dirimu sendiri bahwa kau hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu.  


Melarikan diri dari penyiksanya dalam keadaan kelaparan bersama bayinya yang baru lahir yang terus-menerus menangis karena kelaparan di tengah dinginnya cuaca musim dingin, saat itulah Maggie Stanley bertemu dengan Rafe Kendrick, yang masih dalam pengaruh alkohol. Satu peristiwa yang berlanjut ke peristiwa lainnya, membuat hubungan Maggie dan Rafe menjadi semakin akrab.

Saat Rafe menawarinya jalan keluar yang dapat menyelesaikan semua masalah yang dialaminya, Maggie menolak mentah-mentah. Namun Rafe selalu saja memiliki jawaban atas semua bantahan Maggie.

"Tidak ada pria dengan pikiran waras menginginkanmu untuk menjadi orang lain selain dirimu sendiri, dan aku jelas-jelas waras." (p. 199)

Suatu malam, setelah pulang dari kota, Maggie dan Rafe bertengkar hebat. Dan segala yang disimpan Maggie selama ini pun terkuak. Tapi sayang, Maggie lebih memilih lari daripada mendengarkan penjelasan Rafe.

 "Itulah yang sebenarnya. Selain dari bagaimana hal itu sudah melukaimu, aku tidak peduli apa yang terjadi di masa lalumu. Tidak ada efeknya pada perasaanku untukmu. Apakah kau mengerti?" (p. 416)

Peristiwa penculikan Maggie beserta Jamie, bayinya yang dialaminya membuat Maggie bertanya kembali benarkah selama ini Rafe tulus mencintainya dan bersedia mengorbankan nyawanya seperti yang selalu ia katakan.
"Tidak akan. Aku terlalu mencintainya untuk membiarkannya terluka." (p. 561)

Lagi-lagi Catherine Anderson mengangkat cerita dengan latar belakang heroine yang mengalami trauma akibat kekerasaan seksual. Cerita masa lalu tersebut memang mengundang simpati, namun lama kelamaan hingga menjelang akhir cerita, karakter heroine yang masih tidak percaya pada suami barunya yang jelas-jelas bersikap baik dan tulus padanya malah membuat karakternya jadi menyebalkan.

Bicara tentang cover, walaupun cover terbitan Dastan terasa manis, dengan gambaran rumah bertingkat dilatar belakangi oleh barisan pegunungan dan hutan kecil serta di halaman depan tampak padang rumput yang luas berserta padang bunga dengan bunga berwarna merah yang sedang mekar, namun terasa kurang tepat dengan isi buku yang menyatakan cerita berlangsung pada suasana musim dingin.


Dari dua belas edisi buku ini yang telah diterbitkan oleh banyak penerbit, saya lebih menyukai terbitan dari J'ai lu, Perancis pada Januari 2012 yang lalu, karena dengan latar cerita musim dingin, gambaran seorang wanita yang bisa diandaikan sebagai heroine yang sedang menunggu dibawah lindungan payungnya menahan salju yang turun semakin banyak.


Judul : Baby Love
Judul Saduran : Hati Yang Rapuh
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 568
Serial : Kendrick/Coulter/Harrigan #1
Kategori : Historical Romance
ISBN : 9786028723893
Rating : untuk sang Pangeran Tampan, Rafe Kendrick.

Saturday, 24 December 2011

#05 Kendrick/Coulter/Harrigan #8 - Morning Light by Catherine Anderson


Judul : Morning Light

Judul Saduran : Cinta Impian

Pengarang : Catherine Anderson

Penerbit : Dastan Books

Jumlah Halaman : 416 halaman

Serial : Kendrick/Coulter/Harrigan #8

Kategori : Paranormal Romance, Contemporary Romance
"Memahami sesuatu dan mengalaminya, adalah dua hal yang berbeda" (Clint Harrigan - p. 181)








Sinopsis

Loni Kendra MacEwen dilahirkan dengan indra keenam yang lebih banyak membawa penderitaan dalam hidupnya. Kemampuan itu membuatnya harus meninggalkan kota kelahirannya, Lynwood, Seattle. Kemampuan Loni itu juga membuatnya terisolasi dari pergaulan dan percintaan sehingga membuat ia bersumpah untuk tidak menghiraukan “penglihatan” yang dialaminya itu.

Demi mendapat kehidupan baru, Loni pindah ke Crystal Falls dan bertekad untuk menjalani kehidupan senormal mungkin. Namun, ia bertemu dengan Clint Harrigan, seorang koboi yang sudah sejak kecil diimpikannya. Loni mendapat penglihatan tentang putra Clint, dan ia tidak punya pilihan selain memperingatkan koboi tampan itu kalau putranya berada dalam bahaya, dan hanya Clint yang bisa menyelamatkannya.

Clint tidak memercayai Loni yang dianggapnya orang asing yang cantik namun gila, karena dirinya tidak pernah menikah apalagi punya anak. Namun, ia melihat cerita Loni itu disiarkan di berita lokal, tentang sebuah keluarga yang mengalami kecelakaan di daerah liar, di mana kedua orangtua meninggal dan sang anak tersesat di hutan.

Loni dan Clint segera berangkat ke hutan itu untuk mencari sang anak. Sepanjang perjalanan melelahkan itu, tumbuh perasaan yang kuat di antara mereka. Perjalanan mengejar waktu itu akhirnya menjadi perjalanan untuk membagi kepercayaan, pengertian, dan cinta yang tak terduga.

Rating 
 dari saya buat Loni, si cenayang yang rabun malam...

Review

Membaca novel ini, dimana sepanjang hidup Loni sudah "melihat" dan menunggu kehadiran Clint, seperti membaca pengejawantahan dari lirik-lirik I Knew I Loved You yang pernah dipopulerkan Savage Garden.
I knew I loved you before I met you
I think  dreamed you into life
I knew I loved you before I met you
I have been waiting all my life
 Sepanjang saya membaca novel ini, lagu itu selalu terngiang di telinga saya.

Hal lain yang membuat saya tertarik dengan novel ini yaitu sifat-sifat religius yang ditampilkan seorang koboi seperti Clint. Sangat jarang novel roman yang menampilkan sisi religius tokohnya kecuali memang tokoh tersebut memang berprofesi sebagai tokoh agama. Tapi sereligiusnya Clint... dia tak bisa juga menahan godaan  saat bersama Loni...

Namun, agak sedikit disayangkan yaitu tindakan medis yang Clint lakukan agak kurang bisa diterima oleh akal sehat. Bagaimana mungkin melakukan transfusi darah tanpa mengetahui golongan dan rhesus darah serta tanpa adanya peralatan pendukung yang memadai.  Tidak adanya klimaks dalam kisah cinta Clint dan Loni membuat cerita cinta mereka nyaris seperti air mengalir tanpa ada intrik yang mewarnai hubungan mereka. Yang ada hanya Clint yang berusaha meyakinkan Loni bahwa dirinyalah koboi impian Loni sejak masa remaja.

Oh... sedikit tentang sang pengarang : bisa disapa di http://www.catherineanderson.com/

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...