Showing posts with label Dastan Books. Show all posts
Showing posts with label Dastan Books. Show all posts

Wednesday, 28 January 2015

#190 Kendrick/Coulter/Harrigan #6 - My Sunshine by Catherine Anderson

Judul : My Sunshine
Sub Judul : Kebahagiaan Sejati
Serial : Kendrick / Coulter / Harrigan #6
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Tahun Terbit : November 2014 (cetakan pertama Januari 2005)
Tebal : 456
ISBN : 978-602-247-061-8
Genre : Contemporary Romance

Format : mass market paperback
Status : punya sendiri
Lokasi Cerita : Oregon, Amerika Serikat

Periode Baca : 17/01/2015 - 18/01/2015
Rating : 4/5

Blurb : Isaiah Coulter adalah seorang dokter hewan sukses di Crystal Falls, Oregon. Ia sangat berdedikasi dan mencurahkan seluruh hidupnya untuk pekerjaannya. Namun kesibukannya membuat hidupnya tak teratur, sedangkan ia tidak punya waktu untuk berkencan dan mencari seorang istri yang sanggup mengurusnya. Ketika ibunya menjodohkannya dengan Laura Townsend, seorang wanita penderita kerusakan otak, Isaiah sempat menolak. Tetapi lama-kelamaan ia sadar bahwa Laura bukan hanya cantik, tetapi juga cerdas dan menyenangkan.

Laura Townsend menderita kerusakan otak setelah mengalami kecelakaan saat berenang. Ia kehilangan seluruh hidupnya dan menjadi wanita yang tidak diinginkan, tidak sanggup berbicara dengan lancar, tidak bisa berhitung, sulit memahami percakapan orang lain. Hingga suatu hari, pertemuannya dengan Isaiah Coulter mengubah segalanya. Isaiah sangat baik dan menghargainya. Awalnya, ia tak ingin jatuh cinta pada Isaiah karena ia tahu ia bukanlah wanita yang tepat untuk pria itu, namun ia tak sanggup menampik perhatian dan cinta dari Isaiah padanya.

Sanggupkah Laura mengatasi masalah-masalah yang harus dihadapinya akibat kerusakan otak yang dialaminya? Dan sanggupkah Isaiah meyakinkan Laura agar mau hidup bersamanya? Terutama, bisakah mereka berdua menghadapi rintangan yang menghadang cinta mereka?

Friday, 21 November 2014

#176 Keegan - Paxton #5 - Lucky Penny by Catherine Anderson

Judul : Lucky Penny
Sub Judul : Surat Sang Kekasih
Serial : Keegan - Paxton #5
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Tahun Terbit : Juli 2014 (pertama kali terbit pada Januari 2012)
Tebal : 616
Genre : Historical Romance
ISBN : 978-602-247-168-4

Format : mass market paperback
Status : punya sendiri
Periode Baca : 30/08/2014 - 31/08/2014
Rating : 4/5 stars

Blurb : Selama ini, Brianna O'Keefe menjalani kehidupan yang menyedihkan bersama putrinya, Daphne. Selama bertahun-tahun, ia bekerja sebagai pelayan sekaligus guru. Karena tekanan dari majikannya dan tidak ingin diganggu laki-laki, Brianna berpura-pura memiliki suami yang sedang menambang emas di kota lain bernama David Paxton. Ketika majikannya memaksanya untuk menulis surat pada suaminya, Brianna hanya bisa berdoa semoga tidak ada orang yang bernama David Paxton.

Sementara itu, David Paxton menjalani hidup yang menyenangkan. Ia bekerja sebagai Marshal kota No Name, memiliki peternakan yang sukses, keluarga yang saling menyayangi, serta anjing yang setia, hingga suatu pagi setumpuk surat diantarkan kepadanya. Surat itu berasal dari wanita asing yang mengaku sebagai istrinya, dan berisikan permohonan kepadanya untuk menjemput istri dan anaknya. Karena merasa bertanggung jawab, David pun pergi untuk menemukan wanita ini. Namun, Brianna malah terkejut karena David begitu yakin kalau Daphne itu putrinya. Sikap Brianna yang keras kepala, tabah, dan teguh memegang prinsipnya pada awalnya membuat David kesal. Namun, lama-kelamaan itu juga membuat David kagum dan mulai membayangkan untuk membentuk keluarga bersama Brianna. Di lain pihak, Brianna yang tidak mau melepaskan Daphne panik karena David ngotot untuk membawa putrinya itu. Namun, Brianna juga tidak mampu menolak pesona David ketika pria itu bersikap lembut.

Apakah sebenarnya hubungan antara Brianna dan David? Apakah David memang ayah kandung Daphne? Dan bagaimanakah akhir hubungan Brianna dan David yang rumit dan diselimuti bayangan masa lalu mereka yang tidak jelas ini?


Wednesday, 16 July 2014

#153 Kendrick/Coulter/Harrigan #2 - Phantom Waltz by Catherine Anderson

Judul : Phantom Waltz
Sub Judul : Dansa Impian
Serial : Kendrik/Coulter/Harrigan #2
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Tahun Terbit : Juli 2013
Tebal : 488 halaman
Genre : Contemorary Romance
ISBN : 978-602-247-111-0

Format : paperback
Status : punya sendiri
Periode Baca : 25/05/2014 - 26/05/2014

Blurb : Peristiwa nahas delapan tahun yang lalu membuat Bethany Coulter terikat kepada kursi roda. Sejak saat itu, ia sudah merasakan pengkhianatan dan hati yang hancur, yang membuatnya bersumpah untuk tidak membuka hatinya bagi pria lagi. Ia juga sudah pasrah kalau ia tidak akan menikmati hubungan intim yang selayaknya... atau melahirkan anak-anaknya sendiri. Ryan Kendrick, seorang peternak yang kaya sekaligus playboy, jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Bethany. Kecantikan yang berpadu dengan keberanian dan kenaifan membuat Bethany berbeda dari wanita lain di mata Ryan. Apalagi Bethany juga menyukai kuda. Semua itu membuat Ryan memutuskan untuk menjadikan Bethany miliknya terlepas dari kekurangan wanita itu. Sementara itu, Bethany yang pada awalnya mencurigai dan berusaha menjauh dari Ryan mulai memercayai kalau ada sesuatu dalam diri Ryan yang mungkin bisa membuatnya meyakini cinta yang abadi. Apakah Ryan berhasil menjadikan Bethany miliknya? Bagaimanakah cara Ryan mengembalikan kepercayaan Bethany terhadap pria sekaligus mendapatkan hati wanita itu? Dan apakah mereka akhirnya akan bersatu meskipun Bethany berbeda dari wanita-wanita lainnya?

Monday, 14 July 2014

#152 Keegan - Paxton #4 - Early Dawn by Catherine Anderson

Judul : Early Dawn
Sub Judul : Koboi Penyelamat
Serial : Keegan - Paxton #4
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Tahun Terbit : 2014
Tebal : 444 halaman
Genre : Historical Romance
ISBN : 978-602-247-160-8

Format : paperback
Status : punya sendiri
Periode Baca : 24/05/2014 - 25/05/2014

BlurbEden Paxton terpaksa pergi setelah tunangannya memutuskannya dan keluarga pria itu menyebarkan gosip kejam mengenai dirinya. Eden dan ibunya yang dikucilkan akhirnya memutuskan untuk tinggal dengan kakaknya. Namun, dalam perjalanan, kereta mereka dirampok dan Eden diculik. Matthew Coulter sudah lama mengejar Geng Sebastian untuk membalas dendam atas kematian istri dan anaknya yang belum lahir. Namun, ketika melihat geng perampok itu menyandera seorang wanita, Matthew merasa berkewajiban untuk menyelamatkan sandera tersebut terlebih dulu. Setelah mengalami perjalanan yang penuh siksaan fisik dan batin bersama Geng Sebastian, Eden merasa tidak akan pernah sanggup untuk hidup normal apalagi menikah. Akan tetapi, setelah diselamatkan dan menempuh perjalanan bersama Matthew, lama-kelamaan hatinya tersentuh oleh kebaikan pria itu. Di lain pihak, sosok Eden yang pemberani sekaligus rapuh mulai memasuki relung hati Matthew yang terluka. Namun, Matthew tahu kalau ia belum bisa memberikan hatinya kepada wanita lain sebelum dendamnya terbalaskan. Berhasilkah Matthew membalaskan dendamnya kepada Geng Sebastian? Apakah Eden juga mampu menyembuhkan traumanya? Dan bagaimanakah akhir dari perjalanan Matthew dan Eden?

Friday, 15 November 2013

#115 Friday Harbor #2 - Rainshadow Road by Lisa Kleypas

Sub Judul : Sentuhan Cinta
Serial : Friday Harbor #2
Penulis : Lisa Kleypas
Penerbit : Dastan Books, September 2012 (terbit pertama pada Januari 2012)
Tebal : 372 halaman (paperback)
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 978-602-247-023-6
SINOPSIS
Lucy Marinn adalah seorang seniman kaca yang sangat mengagungkan cinta, tapi kini hatinya hancur karena cinta. Lucy dicampakkan oleh laki-laki yang sudah dua tahun bersamanya, dan ternyata yang merebut kekasihnya itu adik Lucy sendiri. Setelah itu, Lucy diusir dari rumah karena mantan dan adiknya akan menempati rumah itu bersama dan mereka akan segera menikah.

Sementara itu Sam Nolan, pemilik perkebunan anggur, sama sekali tidak percaya terhadap cinta dan pernikahan karena tumbuh besar dalam keluarga yang berantakan. Kehidupan Sam hanya dicurahkan untuk perkebunan anggurnya dan Holly, keponakannya. takdir mempertemukan dua orang yang saling bertolak belakang ini. Lucy dan Sam bisa saling mengisi dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain. Hubungan yang awalnya tanpa komitmen itu ternyata tidak tahan terhadap serbuan sihir cinta yang tumbuh dalam hati mereka berdua. Pilihannya hanya satu: memutuskan hubungan itu sebelum ada yang tersakiti.

Mampukah Sam mempertahankan tekadnya untuk tidak mempercayai cinta dan pernikahan, sementara ia juga menyadari hidupnya menjadi hampa tanpa kehadiran Lucy? Bisakah Lucy menjalani hubungan tanpa cinta, padahal selama ini ia selalu meyakini bahwa cinta adalah dasar segalanya? Saat keajaiban ikut turun tangan untuk menentukan takdir mereka, sanggupkah mereka menolaknya?


REVIEW

Ini dia cerita tentang Sam, anak laki-laki kedua keluarga Nolan.

Sama seperti Mark yang tidak percaya pada cinta, Sam punya sama saja. Ia tak punya waktu untuk cinta. Yang ia punya hanyalah waktu untuk mengurus kebun anggur, membesarkan pabrik winenya, membantu Mark membesarkan Holly, dan memperbaiki rumah yang dibelinya di Rainshadow Road yang rusak parah. Itu sebabnya ia tak punya perasaan apapun saat menolong Lucy yang terjatuh dari sepedanya di lingkungan sekitar rumahnya.

Lucy setali tiga uang dengan Sam. Siapa yang masih bisa percaya pada cinta kalau sudah dikhianati oleh pacar dan adik sendiri. Apalagi si pacar lebih memilih adiknya dengan alasan lebih atraktif. Tapi Zoe Hoeffman, teman baiknya di Friday Harbor, malah mengenalkannya dengan Sam yang sudah lebih dulu dikenalnya.

Pertemuan Lucy dan Sam menjadi intens karena Zoe meminta Sam untuk merawat Lucy yang mengalami kecelakaan. Sam tidak bisa menolak karena memang Zoe sama sekali tidak bisa menolong Lucy. Sebagai balas budi, Lucy membuatkan sebuah kaca hias untuk salah satu sisi rumah Sam. Ketika kaca hias itu selesai Lucy malah tidak sanggup berpisah dengan kaca itu. Karena jika kaca itu sudah diserahkan pada Sam berarti ia pun tak punya alasan lagi untuk menemui Sam.

Seri kedua ini menyelipkan semacam ide tentang "sihir" yang cukup menarik. Lucy bisa mengubah potongan kaca hiasnya menjadi hewan bila emosi yang dirasakannya terlalu dalam. Ia pernah mengubah kaca hiasnya menjadi kelelawar untuk menyerang mantan pacarnya. Sam pun punya kemampuan untuk mendengar tumbuhan. Ia bisa tahu kapan jam yang tepat untuk menanam benih, musim yang tepat untuk panen.

cover pilihan saya untuk Rainshadow Road adalah yang terbitan Hachette Digital pada Februari 2012. Covernya manis dan sederhana.


Rainshadow adalah area kering di sisi cekungan gunung. Gunung memblokir jatuhnya hujan di wilayah tersebut hingga menyerupai bayangan dan membuat wilayah itu kering (diambil dari buku).


@ Medan
12112013

Tuesday, 12 November 2013

#114 Friday Harbor #1 - Christmas Eve at Friday Harbor by Lisa Kleypas

Sub Judul :Malam Penuh Keajaiban
Serial : Friday Harbor #1
Penulis : Lisa Kleypas
Penerbit : Dastan Books, Juni 2011 (terbit pertama pada Oktober 2010)
Tebal : 322 halaman (paperback)
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 978-602-8723-92-3

SINOPSIS

Dua tahun berlalu setelah kematian suaminya, namun Maggie Conroy belum bisa melupakannya. Kepedihan akibat ditinggal oleh seseorang yang dicintainya membuat Maggie menutup diri dan tidak ingin terlibat hubungan romantis dengan siapa pun. Karena ingin memulai hidup baru, Maggie memutuskan untuk pindah dan membuka sebuah toko mainan di Friday Harbor.

Mark Nolan yang masih menikmati hidup lajangnya tiba-tiba dikejutkan oleh kematian adik perempuannya yang ternyata membuatnya menjadi wali keponakannya, Holly, yang berusia enam tahun. Karena trauma, Holly tidak mau bicara dengan siapa pun, sampai gadis kecil itu bertemu dengan Maggie. Pada awalnya, Mark tidak suka dengan sikap Maggie yang dianggapnya ikut campur. Di lain pihak, Maggie menganggap Mark tidak terlalu berbakat dalam mengasuh anak. Pertemuan pertama mereka yang berkesan berlanjut ke pertemuan-pertemuan tak terduga berikutnya yang membuat Mark merasa semakin ingin mengenal Maggie, padahal Mark sudah mempunyai kekasih. Sementara itu, Maggie yang tidak ingin lagi berkomitmen semakin merasa sulit untuk menepis daya tarik Mark.

Apakah Mark akan memilih Maggie meskipun ia sudah mempunyai kekasih yang setia menunggunya? Dan sanggupkah Maggie membawa dirinya untuk kembali berkomitmen?



REVIEW

Mark Nolan, si sulung dari tiga orang anak laki-laki keluarga Nolan telah mengklaim dirinya seorang bujangan tulen yang tidak akan menikah apalagi mengurus anak. Namun hidup berkata lain. Tiba-tiba ia harus menjadi wali untuk Holly, keponakannya yang jarang ditemuinya. Ibu Holly, satu-satunya adik perempuan Mark meninggal dunia karena tabrakan. Sepanjang hidupnya Victoria, sang adik, tak pernah memberitahukan siapa ayah Holly sebenarnya. Itu sebabnya mengapa hak perwalian Holly jatuh pada Mark.

Agar lebih leluasa membesarkan Holly, Mark memutuskan pindah ke Rainshadow Road, rumah sekaligus perkebunan anggur milik Sam, adik kedua Mark. Mark dan Sam saling bahu membahu membesarkan Holly dibantu oleh Alex, si bungsu. Satu-satunya masalah yang muncul hanyalah sejak kematian ibunya Holly tak pernah sekalipun berbicara pada siapapun. 

Masalah tersebut secara tak sengaja terpecahkan ketika Holly dan Mark berkunjung ke satu-satunya toko mainan di pulau mereka, Friday Harbor. Holly bersedia berkomunikasi dengan Maggie, sang pemilik toko. Meski sangat berterima kasih atas bantuan Maggie, tapi Mark tetap tak menyukai Maggie. Menurutnya Maggie telah menanamkan fantasi ke dalam pikiran Holly. 

Di Rainshadow Road, Mark kaget ketika tahu Sam telah dijodohkan oleh sebagian penduduk di pulau mereka dengan Maggie. Wajar saja. Warga tak menjodohkan dengan Mark karena Mark telah memiliki Shelby, pacar yang rajin berkunjung ke pulau. Tapi Mark tak bisa menghindari ketika Sam sering meminta Maggie datang ke Rainshadow Road untuk membantu menjaga Holly. Apalagi Holly memang sangat sayang pada Maggie. Di sisi lain, Shelby mulai menunjukkan tanda-tanda ke arah hubungan yang lebih serius dengan  Mark, si bujangan abadi. 

Seri pertama Friday Harbor ini jauh lebih ringan dibandingkan dengan serial Travises yang lebih dulu saya baca. Konfliknya lebih ringan dan segala adegan sensual tak begitu banyak di buku ini. Mungkin karena mengambil momen Natal. Fonts-nya pun lebih besar sehingga lebih nyaman dibaca. 

Tokoh favorit saya dibuku ini hanyalah.... Reinfield. Anjing bulldog kesayangan Maggie yang punya penyakit arthritis, bulu yang rusak, gigi ompong, penderita alergi, dan.... tidak punya ekor karena buntut kesayangannya harus diamputasi.

Cover pilihan saya yang diterbitkan oleh St. Martin Press pada Oktober 2010. Meski mirip dengan cover terbitan Dastan tapi terbitan St. Martin lebih eye catching dengan warna ungu pada lautnya.



“I’ve lost someone, too. And there were no rules for how to deal with the death of someone you loved. You had to accept that the loss would always stay with you, like a reminder note pinned to the inside of your jacket. But there were still opportunities for happiness. Even joy.” (Mrs. Elizabeth)


@ Medan 
11112013

#113 Friday Harbor #3 - Dream Lake by Lisa Kleypas

Judul : Dream Lake
Sub Judul : Danau Kenangan
Serial : Friday Harbor #3
Penulis : Lisa Kleypas
Penerbit : Dastan Books, Januari 2013 (terbit pertama pada 2012)
Tebal : 424 halaman (paperback)
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 978-602-247-071-7

SINOPSIS

Zoë Hoffman adalah seorang koki andal yang bekerja di sebuah penginapan. Karena neneknya sakit parah, Zoë berniat merenovasi rumah tepi danau yang akan ditempatinya bersama neneknya itu. Ketika sedang mencari kontraktor yang sesuai untuk pekerjaan itu, Zoë bertemu dengan Alex.

Sebagai anak bungsu dari keluarga Nolan, Alex Nolan melihat langsung kehancuran orangtuanya akibat alkohol, dan itu membuatnya tumbuh menjadi pria yang getir, sinis, dan tidak percaya pada cinta. Kondisi itu diperparah dengan kegagalan pernikahannya dengan Darcy, yang mengubahnya menjadi seorang pecandu alkohol. Suatu hari, saat sedang merenovasi rumah milik Sam, Alex bertemu Zoë. Alex terpesona pada kecantikan dan kebaikan hati Zoë, tapi ia bertekad untuk tidak mendekati Zoë, karena ia tahu ia hanya akan menyakiti Zoë. Sementara itu, Zoë tersentuh oleh perhatian dan sikap lembut Alex pada neneknya. Dan itu membuat Zoë menyadari bahwa masih ada kehangatan dan kasih sayang di balik sikap dingin Alex, yang membuatnya jatuh cinta pada pria itu.

Mampukah Zoë meyakinkan Alex bahwa cinta mereka akan bertahan selamanya? Apakah Alex sanggup mengatasi trauma masa kecilnya dan mulai memercayai cinta? Atau mereka akan terpisah dan hidup dalam kegetiran dan kesedihan selamanya?

REVIEW

Cerita tentang si bungsu keluarga Nolan namun bukan penutup serial Friday Harbor. Dari 3 bersaudara itu justru kisah Alex-lah yang paling tragis.

Kehidupan pernikahan Alex hancur. Ia bercerai dari istrinya yang mengambil sebagian besar harta mereka termasuk rumah yang saat ini ditempati oleh Alex. Alex terancam menjadi gelandangan. Ia depresi dan melarikan diri ke alkohol. Proyek-proyeknya di Friday Harbor berhenti karena orang tak lagi percaya pada Alex karena ia seorang pemabuk berat.

Agar tak menjadi gelandangan, Alex tinggal di Rainshadow Road dengan syarat ia membantu Sam memperbaiki rumah Sam yang rusak parah. Di Rainshadow Road Alex malah mendapatkan seoerang teman baru. Seorang hantu laki-laki yang sok tahu dan tidak tahu mengapa ia bisa lengket dengan Alex. Alex sendiri bukan orang yang memiliki indra keenam yang bisa membuatnya melihat hal-hal gaib. 

Alex mendapat pekerjaan baru di Dream Lake. Memperbaiki rumah musim panas milik Emma yang kini diurus oleh Zoe, teman Lucy yang saat ini menjadi pacar adik Alex. Tidak hanya memperbaiki rumah tersebut tapi Alex juga berusaha membantu si hantu untuk mencari jati dirinya. Si hantu sama sekali tak tahu siapa dirinya namun ia mengingat potongan-potongan kecil seperti kenapa ia bisa tahu tentang kaca hias yang dulu pernah terpasang di Rainshadow Road atau bagaimana ia familiar dengan rumah di Dream Lake.

Zoe sendiri punya misi ke ALex. Bukan untuk jatuh cinta pada Alex karena setiap penduduk Friday Harbor tahu jika Alex mengalami depresi akibat perceraiannya. Misi Zoe untuk membantu Alex melepaskan diri dari alkohol sekaligus menggemukkan kembali badan Alex yang seperti tengkorak berjalan.Untuk urusan terakhir sih gampang. Zoe kan seorang koki handal di penginapan yang dikelolanya bersama sepupunya Justine.

Tapi Zoe sama sekali tak menduga dibalik sikap Alex yang masa bodoh ia mampu menenangkan Emma, neneknya yang saat ini mulai mengalami dementia. Sang nenek sering lupa siapa dirinya dan menjadi mudah panik karena suatu hal kecil yang tak mampu diingat atau dikerjakannya.

Cerita Alex menjadi favorit saya dari ketiga bersaudara Nolan. Apalagi kalau bukan karena si hantu yang belakangan diketahui punya nama Tom.Tom itu usil, sok tahu dan selalu mengganggu Emma di Dream Lake. Dia juga benci setiap kali harus meninggalkan Dream Lake. Karena terikat dengan Alex, si hantu harus pergi kemana pun Alex pergi. Mau ke Dream Lake, rumah lama Alex, Rainshadow Road, bahkan ke kota si hantu selalu mengekor Alex.

Yang pasti sih saat membaca buku ini bawaan saya jadi laper mulu ._. Soalnya masakan-masakan Zoe itu bikin ngiler. Walaupun cuma "sekedar' bubur gandum tapi deskripsi masakannya lumayan detil. Cover pilihan saya untuk buku ini yang terbitan Piatkus Books di Agustus 2012.  Sesuai aja gambar cewek yang lagi mencelupkan tangannya ke air sementara disekitarnya tumbuh ilalang. Sementara didalam cerita Dream Lake sudah cukup lama dibiarkan kosong walaupun perusahaan pembersih rumah yang disewa Zoe sering datang kesana.


“I don't really like this song," Emma had said.

"You told me it was your favourite."
"It's beautiful. But it always makes me sad."
"Why, love?" he'd asked gently. "It's about finding each other again. About someone coming home."
Emma had lifted her head from his shoulder and looked at him earnestly. "It's about losing someone, and having to wait until you're together in heaven."
"There's nothing in the lyrics about heaven," he'd said.
"But that's what it means. I can't bear the idea of being separated from you, for a lifetime or a year or even a day. So you mustn't go to heaven without me." 
"Of course not," he had whispered. "It wouldn't be heaven without you.”(Tom)

Di seri keempat, giliran Justine, sepupu Zoe yang punya cerita. Sabar yah.. karna bukunya belum saya baca #ditendang




@ Medan
12112013

Friday, 1 November 2013

#111 Keegan - Paxton #3 - Summer Breeze by Catherine Anderson


Judul : Summer Breeze
Sub Judul : Pesona Sang Koboi
Serial : Keegan-Paxton #3
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books, Juni 2013
Halaman : 468 pages
Genre : Historical Romance
ISBN : 9786022471 
 SINOPSIS
Sejak penembakan brutal yang menewaskan seluruh keluarganya, Rachel tidak pernah keluar rumah dan mengasingkan diri dari dunia luar selama lima tahun. Ia tidak pernah mengundang siapa pun ke dalam rumahnya—apalagi ke dalam hatinya. Namun, tiba-tiba ada seorang koboi tampan yang mengusik perlindungan dan ketenangannya.

Joseph Paxton terpaksa menerima tugas untuk tinggal di peternakan Hollister demi melindungi Rachel, meskipun jelas-jelas wanita itu tidak menginginkannya. Namun, begitu melihat Rachel untuk pertama kalinya, Joseph langsung terpikat dengan kecantikan, kecerdasan, dan semangat gadis itu yang membara. Joseph pun bertekad untuk melakukan apa saja guna melindungi sekaligus meruntuhkan dinding kokoh yang dibangun oleh Rachel. Sementara itu, meskipun pada awalnya gelisah dan ketakutan dengan kehadiran Joseph, namun Rachel tidak bisa memungkiri kalau ia pun mulai merasa senang dengan keberadaan pria itu.

Akan tetapi, sanggupkah Joseph menembus dinding pertahanan Rachel dan memenangi hati gadis itu? Bisakah Joseph menyembuhkan trauma yang dialami Rachel? Dan apakah Rachel bersedia mempertaruhkan keselamatannya demi bersama dengan Joseph?

REVIEW

Penduduk No Name mengenal Rachel  Hollister sebagai perempuan gila yang tak pernah keluar rumah sejak kejadian penembakan yang menewaskan seluruh keluarganya. Peternakan yang diwarisi dari kematian kedua orangtuanya secara mendadak kini hanya dijalankan oleh Darby, mandor yang tak pernah tega meninggalkan Rachel sendirian.

Ketika sedang memeriksa area peternakan Hollister Darby ditembak oleh orang tak dikenal. Merasa si penembak bakal memburu Rachel, dalam keadaan terluka Darby datang ke pertenakan tetangga untuk meminta bantuan. Tetangga terdekatnya si koboi Joseph Paxton.

Joseph sadar jika ia berjanji pada Darby untuk mengawasi Rachel. Tapi keputusan itu segera disesalinya ketika datang ke peternakan Hollister Joseph langsung disambut oleh tembakan dari dalam rumah induk. Siapa lagi yang menembaknya selain Rachel.

Walau perkenalan pertama mereka kurang begitu mulus tapi Joseph tetap ngotot untuk tinggal bersama Rachel. Disaat itulah ia mengerti trauma yang selalu menghantui Rachel paska penembakan keluarganya. Rachel tidak gila, ia hanya berusaha melindungi dirinya sendiri.

Kehadiran Joseph di rumah Rachel menjadi gosip hangat bagi beberapa orang di kota. Tindakan  yang dilakukan Joseph sungguh tak pantas. Tapi disisi lain warga No Namre mulai berpikir untuk membantu Rachel meringankan traumanya. Membantu Rachel agar ia bisa keluar rumah, menghirup udara segar dan melihat matahari lagi. Kegiatan yang tak pernah dilakukan Rachel sejak kejadian penembakan keluarganya.

Sepanjang membaca buku ini saya sukses me-melow memikirkan keadaan Rachel. Kasihan banget. Dan makin me-melow ketika penduduk No Name bahu-membahu membuatkan teras kecil dan kerangkeng spesial buat Rachel supaya Rachel bisa keluar rumah tanpa merasa ketakutan.

Ceritanya ringan tapi manis. Tepat sesuai dengan endorse yang terdapat di pembatas buku yang diambil dari goodreads "kisah yang memiliki saat-saat yang menakjubkan, persahabatan yang manis, jalinan cinta yang emosional tapi romantis, dan akhir yang menghangatkan hati."

Dibeberapa tempat masih rajin dijumpai typo. Cover terbitan Dastan pun tak terlalu menarik untuk dipandang. Hanya nama besar Catherine Anderson dan sinopsisnya yang membuat saya tertarik untuk membeli dan membaca buku ini. Seandainya saja tim artistik Dastan mau bekerja lebih keras lagi untuk urusan cover.

Serial Keegan-Paxton terdiri dari :
  1. Keegan's Lady 
  2. The True Love Wedding Dress
  3. Summer Breeze
  4. Early Dawn
  5. Lucky Penny
Serial Keegan-Paxton adalah serial generasi pertama dari Keegan dan Paxton.



@Medan
29102013

Monday, 27 August 2012

#52 Dark Hunter : Dark Hunter #4 - Kiss Of The Night by Sherrilyn Kenyon


Cassandra dan beberapa orang teman wanita masih saja sibuk mengkategorikan pria-pria yang ada di bar yang mereka datangi ke dalam kategori versi mereka, ketika tiba-tiba para daimon datang ke bar tersebut dan berhasil memojokkan Cassandra. Disaat itulah Cassandra bertemu penolongnya, Wulf.

"Kemampuan"nya membuat orang melupakannya lima menit setelah bertemu dengannya, merupakan berkah sekaligus kutukan bagi Wulf. Namun hal tersebut tak berlaku pada Cassandra. Cassandra tetap dapat mengingatnya. Cassandra adalah sosok wanita istimewa, meskipun sisa hidupnya tinggal delapan bulan lagi karena ia berdarah separuh appolite, tapi sosoknya tetap ceria, berani, dan tabah menghadapi kematian. Keistimewaan itu yang membuat Wulf jatuh hati padanya.

Keistimewaan Cassandra tak hanya berhenti sampai di situ. Darah separuh appolite yang dimilikinya ternyata langsung dari dewa Apollo. Apollo pun tak hanya sekedar dewa biasa. Ia memegang keseimbangan alam di tangannya. Jika Apollo mati maka bumi dan seluruh penghuninya juga ikut mati. Cassandra, satu-satunya appolite yang mewarisi darah Apollo. Karena keberadaannya begitu penting untuk kelangsungan semesta, maka Cassandra harus dilindungi setiap saat. Wulf, salah satu yang ditugaskan untuk melindungi Cassandra. Terlebih saat ini Cassandra sedang hamil. Dengan bantuan Kat, pengawal Cassandra yang lain, Wulf membawa Cassandra ke kota bawah tanah Alysa, tempat tinggal para appolite.

Tugas Wulf semakin berat, seisi kota memusuhinya karena ia seorang Dark Hunter. Di sisi lain, Ash mengajaknya dan para Dark Hunter lain untuk memerangi Stryker yang hendak menghabisi Cassandra dan bayinya. Tersembunyi jauh di dalam tanah, Cassandra mulai menghitung waktu yang dimilikinya untuk hidup. Karena tak lama lagi usianya akan menginjak angka dua puluh tujuh, dimana semua appolite meninggal secara perlahan dan menyakitkan pada usia tersebut.

^^^^^^^^

Buku ke 5 dari serial Dark Hunter. Cerita disini agak sedikit berbeda dari serial Dark Hunter yang lain. Apalagi kalau bukan heroine-nya seorang musuh besar Dark Hunter. Masa lalu Wulf sebagai manusia pun tak banyak dibahas disini. Selain itu, jika biasanya heroine yang menolong hero, maka dibuku ini hero-lah yang mencari cara agar heroine tetap hidup. Aksi membasmi para appolite pun tak terlalu banyak disini, hanya ada satu diawal dan satu diakhir. Bisa dibilang buku ini lebih banyak romansanya daripada aksinya.

Tentang cover... meskipun saya suka warna biru dan ungu yang menjadi covernya tapi entah kenapa agak kurang sreg gitu....

Judul Saduran : Kecupan Malam
Penulis : Sherrilyn Kenyon
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 456
Serial : Dark Hunter #4
Kategoei : Paranormal Romance
ISBN : 9786029267303
Rating : 3 dari 5 smileys untuk Wulf, Dark Hunter yang terlupakan manusia


Sunday, 29 July 2012

#48 Comanche #2 - Comanche Heart by Catherine Anderson

“Minta aku untuk memotong tangan kananku untukmu, dan aku akan melakukannya. Minta aku untuk mengorbankan nyawaku untukmu, dan aku akan melakukannya. Tapi, kumohon, jangan meminta aku untuk menyerahkanmu sekarang setelah aku menemukanmu kembali. Jangan minta aku melakukan itu, Amy.” (Swift Lopez - p. 66)

Merasa lelah menjalani hidupnya menjadi seorang comancheroyang tak tentu arah, Swift memutuskan untuk kembali menjemput tunangannya, Amy, di Oregon. Namun ia hanya mendapati gundukan tanah  beserta sebuah nisan di belakang rumah orang tua Amy. Seketika Swift merasa hidupnya tak berharga lagi. Alasannya untuk pulang dan menetap telah terkubur bersama mimpinya. Dalam keadaan gundah ia kembali ke rombongan comanchero dan melanjutkan petualangan mereka.

Sekian jauh berkelana, akhirnya Swift tiba di Wolf's Landing. Alangkah terkejutnya ia ketika menginjakkan kaki di kota itu suara pertama yang ia dengar adalah suara Amy. Keterkejutannya makin bertambah saat ia menemukan kembali sahabat masa kecilnya, Hunter dan keluarganya. Swift pun memutuskan untuk berdiam di Wolf's Landing dan berusaha untuk kembali meyakinkan Amy jika ia tetaplah tunangan Swift sejak berumur belasan tahun menurut adat Comanche.

Di pihak Amy, ia tak percaya sekian tahun berlalu Swift tiba-tiba muncul di hadapannya dalam sosok comancheroyang ditakutinya. Terlebih lagi Swift menuntut untuk memenuhi janji pertunangan yang sempat diucapkannya saat masih anak-anak dulu. Namun saat Swift harus menjalani hukuman gantung, Amy jadi bertanya-tanya benarkah dirinya takut pada sosok Swift yang sekarang ini ataukah ia takut untuk jatuh cinta lagi????

Buku ini buku kedua dari cerita Comanche. Lagi-lagi saya membacanya tidak berurutan. Pada awalnya gerah, gemes, emosi saat melihat sosok Amy. Jauh-jauh Swift mencarinya, malah sempat sudah merasa tak punya alasan untuk hidup saat melihat nisan Amy, eh Amy kok malah mengusir Swift bahkan sempat memenjarakannya. Tapi makin ke belakang, saat masa lalu Amy terungkap, saya jadi mengerti mengapa Amy melakukan hal seperti itu dan mengapa ia membenci sosok comanchero.Namun Amy terlalu tenggelam dalam masa lalunya dan itu cukup mengesalkan juga lama-lama.

Petuah-petuah bijaksana Comanche tak terlalu banyak didapati disini. Tak seperti Indigo Blue dan Comanche Magic. Diskriminasi terhadap kaum Indian Comanche pun tak juga banyak. Buku ini hampir seluruhnya didominasi oleh kisah Amy menghindari Swift sedangkan Swift mengejar Amy. Mereka berdua seperti bermain petak umpet gitu....

Meskipun begitu... Ada beberapa kutipan yang saya sukai, diantaranya...

"Tetap arahkan pandanganmu ke cakrawala, Rambut Emas. Apa yang ada di belakangmu adalah untuk kemarin.(Swift Antelope - p. 16)

"Apa kau pikir keberanian berarti menjadi tidak kenal takut? Atau menantang? Keberanian yang sebenarnya adalah, mengambil tiga langkah saat itu membuatmu takut." (Swift Lopez - p. 285)

Tentang covernya... ya... cukup berasa Indian lah dengan adanya gambar tepee (rumah khas Indian) sebagai covernya. Namun saya tetap tak tergugah dengan covernya. Hehehe... Masalah typo yang ada, memang typo masih bertebaran dimana-mana. Agak sedikit terganggu tapi masih bisa dinikmati dengan nyaman kok.

Judul Saduran : Akhir Penantian
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 480
Serial : Comanche #2
Kategori : Historical Romance
ISBN : 9786028723701
Rating : 3 dari 5 smileys untuk Amy yang selalu terbelenggu masa lalunya


Monday, 9 July 2012

#42 Dark Hunter : Were Hunter #1 - Night Play by Sherrilyn Kenyon


Sinopsis
 Bride memang bukan tipe wanita idaman. Setidaknya menurut pemikiran dia. Mengapa? Dia punya tubuh besar alias gemuk *lirik diri sendiri* dan gara-gara hal tersebut dia dicampakkan oleh pacar yang super perfect. Parahnya si pacar memutuskan Bride via surat bersama setumpuk barang-barang Bride lewat jasa pengiriman barang. Sedang dalam keadaan galau tersebut, Vane mendadak datang ke butik Bride. 
Bride yang memang tidak percaya diri dengan keadaan tubuhnya malah menangis meraung-raung ketika Vane berkata kalau Bride seorang wanita cantik. Wanita mana yang bisa mempercayai hal tersebut disaat baru diputuskan oleh kekasih karena kondisi tubuh yang gemuk, tiba-tiba seorang pria super ganteng, tak dikenal  datang dan berkata jika si perempuan itu cantik. 
Pelan-pelan hubungan Vane dan Bride semakin dekat karena Vane mampu membangkitkan rasa percaya diri Bride. Masalah mendadak muncul ketika Bride mendapati semacam tato aneh di tangannya dan ia pun diculik oleh segerombolan orang yang mengaku ibu Vane, yang berencana membunuh Vane dengan jalan menyandera Bride. Ketika semua itu terungkap, Bride kembali galau. Apa benar dia mau berpasangan dengan Vane yang ternyata seorang serigala alias Were-Hunter???

Review

Tak berbeda dengan Zarek yang banyak memendam dendam dan luka, Vane pun juga mengalami hal yang sama. Apalagi ketika kembali bertemu Bride, Vane sedang dalam kesulitan besar. Diburu oleh ibu yang ingin membunuhnya dan adik yang sedang terbaring koma di Sanctuary. Namun, meskipun sama-sama terluka seperti Zarek, kisah Vane tidaklah sekelam dan setragis kisah Zarek. Karena ada banyak kalimat atau kisah humor yang terselip di buku ini. Contohnya, tingkah Simi, iblis peliharaan Acheron.

Ada beberapa kutipan yang saya sukai dari buku ini. Diantaranya... 

"Dan layaknya semua perang, tidak pernah ada yang namanya pemenang sejati. Yang ada hanyalah korban yang masih menderita  karena prasangka dan kebencian yang tak beralasan." (p. 11)

"Hidup itu seperti judi, Vane. Sering kali kejam dan menyakitkan, dan bukan ditujukan untuk orang yang penakut. Hadiah jatuh kepada sang pemenang, bukan orang yang tidak ikut perang." (Ash - p. 120)

"Ketahuilah bahwa manusia melakukan kejahatan-kejahatan paling kejam yang dapat dibayangkan terhadap satu sama lain. Sedangkan binatang, hanya membunuh untuk melindungi dan untuk makan." (Bride - p. 399)

Bicara cover, pertama kali melihatnya langsung suka pada sosok serigala putih  yang ada di covernya. Pengen gitu sekali-kali punya peliharaan seperti itu. Keren aja rasanya punya peliharaan serigala. Hehehe... Walaupun jujur saya kecewa dengan cover terbitan Dastan ini yang yah... kurang menarik dipandang mata. Saya lebih tertarik pada cover terbitan St. Martin pada 2004 lalu. Pandangan matanya tajam... #ehem


Masalah typo, entah karena saya yang terlalu terbawa cerita, namun saya tak terlalu banyak mendapati typo di buku ini. Ohya... meskipun buku ini adalah buku kelima dari serial Dark Hunter, namun tak menjadi masalah jika dibaca tak berurutan. Hanya membuat penasaran dengan nama-nama yang ada namun takmenganggu isi cerita. Kelar baca buku ini saya malah jadi penasaran pada sosok Valerius.

Judul : Night Play
Judul Saduran : Permainan Cinta
Penulis : Sherrilyn Kenyon
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 420 halaman
Serial : Were Hunter #5
Kategori : Paranormal Romance
ISBN : 9786029267297
Rating : 4 dari 5 smileys buat si serigala, Vane.

Wednesday, 27 June 2012

#39 Dark Hunter : Dark Hunter #2 - Night Embrace by Sherrilyn Kenyon


Sunshine, seniman eksentrik yang cantik, bertemu dengan Talon seorang Dark Hunter, saat Talon terluka akibat serangan daimon pada malam menjelang Mardi Gras. Tanpa pikir panjang, hanya karena iba melihat Talon terluka Sunshine langsung membawa Talon ke apartemennya dengan bantuan seorang teman. Setelah Talon sadar, mereka pun berkenalan. Namun Talon masih menyimpan jati dirinya sebagai seorang Dark Hunter.

Di lain pihak Ash bergerak untuk mengumpulkan para Dark Hunter yang lain untuk mengamankan manusia menjelang Mardi Gras karena jumlah daimon pun bertambah banyak di New York. Tentu saja, tak semua Dark Hunter dapat berteman akrab. Siapa lagi kalau bukan Zarek yang selalu dipenuhi amarah dalam hidupnya. Ash bahkan sempat menyerang Zarek, ketika Dark Hunter tersebut tidak menghiraukan perintah Ash.

Kedekatan Talon dan Sunshine ternyata membangkitkan kembali ingatan Talon saat menjadi manusia. Sunshine seperti reinkarnasi dari Nynia, mantan istrinya. Kedekatan itu juga membuat nyawa Sunshine terancam. Atas insiatifnya dan persetujuan Ash, Talon membawa Sunshine ke kabinnya di tengah rawa. Tapi, setelah Sunshine berada di kabinnya, keamanan Sunshine pun belum terjamin sepenuhnya. Seorang Dark Hunter berhasil membujuk Sunshine untuk keluar dari kabin dan pergi ke pusat kota. Nyawa Sunshine semakin terancam, namun Talon tak bisa meminta bantuan Ash. Perangai Ash mendadak berubah dan berniat menghabisi para Dark Hunter asuhannya.

^^^^^^^^^
Serial ke 3 dari Dark Hunter ini agak sedikit berbeda dari yang sebelumnya. Ash yang biasanya hanya tampil memberi perintah atau bersama Artemis, juga ikut beraksi di buku ini. Tak hanya itu, sosok kelam Zarek dan masa lalu misterius Ash juga dipaparkan di buku ini.

Yang paling membuat saya malas saat membaca buku ini adalah bertebarannya adegan intim antara Sunshine dan Talon. Tidak jadi masalah bagi saya jika kadarnya normal. Namun di buku ini hampir setiap ada pertemuan antara Sunshine dan Talon pasti ada adegan tersebut. Padahal Talon digambarkan sebagai Dark Hunter yang paling tahan godaan, berpikiran jernih dan berkepala dingin. Tapi kenapa kenyataannya Talon seperti diperbudak oleh nafsu sendiri. Setiap ketemu Sunshine pasti deh langsung maunya intim terus. Bahkan ketika baru pertama kali bertemu, saat Sunshine bertanya apa yang akan dikerjakan Talon sepanjang hari, Talon langsung menjawab ingin tidur dengan Sunshine -__- Yang begitu, yang dinamakan berkepala dingin???

Seperti biasa, cover terbitan Dastan tak menarik hati saya. Maaf, Dastan. Yang pasti, setelah menutup buku ini saya malah makin penasaran pada sosok dan kisah hidup Acheron alias Ash.

Judul : Night Embrace
Judul Saduran : Pelukan Malam
Penulis : Sherrilyn Kenyon
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 576
Serial : Dark Hunter #2
Kategori : Paranormal Romance
ISBN : 9786029267129
Rating : 3 dari 5 smileys untuk Talon, Dark Hunter keturunan Kelt


Saturday, 23 June 2012

#38 Dark Hunter : Dark Hunter #1 - Night Pleasures by Sherrilyn Kenyon


Amanda bertemu dengan Kyrian saat dirinya datang ke rumah Tabitha, kembarannya, untuk mengeluarkan Terminator, anjing Tabitha. Setelah bertemu dengan Kyrian, Amanda mendadak tak sadarkan diri. Saat sadar ia sudah terbaring di sebelah Kyrian dan tangannya terborgol bersama pria itu. Bagaimana Amanda bisa menyelamatkan diri jika borgol yang dikenakannya baru bisa dibuka oleh Hephaestus, dewa Yunani???

Setelah terbebas dari borgol yang mengikatnya pada Kyrian, Amanda justru merasa terikat pada Kyrian. Ia simpati pada masa kehidupan Kyrian sebelum menjadi Dark Hunter.Namun kedekatan mereka juga bukan tanpa halangan. Tabitha menentang keras hubungan mereka karena ia menurutnya, para Dark Hunter seperti Kyrian suka mengacaukan pekerjaanya. Di lain pihak, Kyrian sendiri juga trauma untuk menjalin hubungan dengan perempuan apalagi maunsia dan dia juga sedang dikejar-kejar oleh Desiderius. Agar bisa menghentikan pengejaran Desiderius, maka menurut Ash, Amanda harus mengeringkan kekuatan Kyrian dan membunuhnya. Kalau Tabitha sih tidak masalah membunuh Kyrian, tapi bagaimana dengan Amanda???

REVIEW

Buku ke 2 dari serial Dark Hunter. Dari segi cerita, ya sudah dapat ditebak alur ceritanya secara garis besar. Yang menarik bagi saya justru pada sosok-sosok Dark Hunter dan para asistennya. Karena tidak bisa terkena matahari, maka mereka punya asisten yang dapat diperintah untuk melakukan segala tugas pada siang hari. Nah, asistennya si Kyrian, Nick punya andil besar dalam membuat buku ini lebih ramai. Karena Nick adalah sosok anak muda yang serampangan tapi bertanggung jawab, suka membantah apa kata majikannya walaupun dia juga melaksanakan perintah majikannya tapi hidupnya tak akan lengkap kalau tidak membantah ucapan majikannya.

Romansa antara Amanda dan Kyrian, tidak terlalu datar. Apalagi diawal cerita Amanda baru saja diputuskan oleh pacarnya, dan Kyrian juga mengalami pengkhianatan besar pada masa kehidupannya sebagai manusia. Sehingga mereka sama-sama berusaha saling menghindar namun namanya sudah jodoh, ketemu lagi. Tapi... ingat, di buku ini adegan "uhuk-uhuk"nya lumayan bertebaran. Jadi yah... begitulah. Jika ingin dibaca, silahkan dibaca. Jika ingin diskip, nggak papa kok. Walaupun di satu adegan mereka tersebut, ada cerita yang menetukan nasib Kyrian sebagai Dark Hunter.

Tentang cover, nggak komen deh... soalnya tidak begitu menarik hati. Walaupun ada sosok cowok shirtless sebagai covernya yang cukup menyejukkan mata *ehem* daripada gambar pemandangan.

Judul : Night Pleasures
Judul Saduran : Gairah Malam
Penulis : Sherrilyn Kenyon
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 468
Serial : Dark Hunter #1
Kategori : Paranormal Romance
ISBN : 9786028723961
Rating : 4 dari 5 smileys buat Kyrian, sang Dark Hunter yang bisa membaca pikiran




Tuesday, 5 June 2012

#35 Guardians Of Eternity #3 - Darkness Everlasting by Alexandra Ivy


Darcy Smith adalah seorang gadis biasa yang bekerja sebagai bartender di sebuah klub gothic. Suatu malam, sekawanan werewolf berniat membawanya secara paksa ketika ia sedang bekerja. Namun, ia justru terbangun dan mendapati bahwa dirinya telah menjadi tawanan Styx, vampir tampan keturunan suku Aztec.

Styx, sang Anasso, bertugas mempertahankan kedamaian di antara berbagai ras iblis. Awalnya, ia bermaksud menggunakan Darcy sebagai alat untuk bernegosiasi dengan para werewolf pemberontak. Tapi setelah melihat Darcy, Styx menyadari bahwa menyerahkan gadis itu adalah sesuatu yang tidak akan pernah ia lakukan. Styx menginginkan Darcy untuk dirinya sendiri. Di lain pihak, Darcy juga merasakarn kesepiannya terobati dengan keberadaan dan perhatian Styx.

Darcy membuat Styx mampu merasakan emosi, yang menjadi berkah sekaligus kutukan bagi sang vampir. Relakah Styx melepaskan Darcy? Apa yang harus dilakukan Styx, jika Darcy ternyata menjadi ancaman bagi perdamaian di dunia iblis?

Review

Terbiasa menghadapi pelanggan memakai taring, berpakaian aneh, mengaku sebagai vampir, werewolf, dan makhluk mitos lainnya di klub tempatnya bekerja sebagai bartender membuat Darcy Smith tak percaya saat Stynx, sang Anasso, menunjukkan taringnya. Darcy malah menuduh Stynx berniat menjualnya kepada para werewolf. Bukannya menjual Darcy, Stynx malah menjadikan Darcy sebagai tawanannya.

Levet, gargoyle imut yang ditugaskan Stynx menyusup ke kediaman Salvatore menemukan kejutan yang menguak asal usul Darcy. Sepanjang hidupnya, Darcy hanya tahu dirinya seorang anak yatim piatu dan berulang kali pindah dan tinggal di rumah asuh serta harus bekerja keras demi menghidupi diri sendiri. Sementara Stynx, vampir arogan berhati dingin, pelan-pelan mulai jatuh hati melihat ketabahan, keuletan dan sifat keras kepala Darcy, terlebih ketika dirinya diculik oleh Salvatore, sang raja werewolf dan dipertemukan dengan ibu kandung Darcy yang ternyata masih hidup. Stynx bimbang, akankah Darcy kembali bersamanya dan menjadi pasangannya ataukah bergabung bersama keluarga yang baru ia temukan.


^^^^^^^^^

Darkness Everlasting adalah buku ke 3 seri Guardians of Eternity. Darcy yang keras kepala selalu saja luluh ketika melihat penderitaan orang lain. Terlebih ketika vampir yang menculiknya namun memperlakukannya tidak seperti seorang tahanan, terluka akibat pertarungan dengan Salvatore. Sedangkan sosok Stynx layaknya seseorang yang telah banyak makan asam garam kehidupan. Arogan, dingin, dan sering berlaku kejam pada dirinya sendiri. Tidak adanya tarik ulur dalam hubungan mereka membuat buku ini terkesan datar. Namun, karena berkaitan dengan kisah-kisah para tokoh lainnya, buku ini tetap enak untuk dinikmati.

Bicara tentang cover, covernya mirip dengan cover Darkness Unleashed. Ada kastil megah dipinggir danau. Namun bedanya dibuku ini suasana yang ditampilkan bukanlah suasana menjelang senja, tapi suasana malam hari yang ditandai dengan super moon yang tertutup awan. Kesannya cukup misterius, sama seperti sang vampir Stynx.

Judul Saduran : Kegelapan Abadi
Penulis : Alexandra Ivy
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 452
Serial : Guardians of Eternity #3
Kategori : Paranormal Romance
ISBN : 9786028723626
Rating : untuk Stynx sang penculik yang jatuh cinta.




Wednesday, 23 May 2012

#33 Guardians Of Eternity #5 - Darkness Unleashed by Alexandra Ivy


"Setidaknya, aku memiliki keluarga yang mencintaiku apa adanya, dan itulah yang penting bagiku. Aku ingin membagi kebahagiaan itu bersamamu." (Darcy Smith - p. 419)

Regan Garrett adalah seorang were berdarah murni yang tidak bisa berubah karena kelainan genetisnya. Selama hampir tiga puluh tahun, Regan dikurung dan disiksa oleh seorang imp yang menangkapnya dan menjadikannya bahan tontonan. Ketika berhasil melarikan diri, Regan bersumpah untuk membalas dendam.

Sementara itu, Jagr yang selama ini hidup menyendiri dan tidak menyukai kehidupan duniawi, terpaksa keluar dari kastil persembunyiannya untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh sang Raja Vampir. Jagr harus melacak seorang were berdarah murni yang hilang dan mengembalikannya pada saudara perempuannya.

Namun, sejak pertama kali bertemu Regan, Jagr merasakan suatu desakan di dalam dirinya yang sudah tidak dirasakannya selama berabad-abad. Di lain pihak, Regan sudah bersumpah tidak mau terikat dan bergantung pada laki-laki mana pun. Jagr yang dingin dan sombong ternyata mendapatkan lawan yang sepadan dalam diri Regan yang suka membantah. Yang diinginkan Regan hanyalah membalas dendam, dan yang jelas ia tidak membutuhkan sekutu, apalagi pasangan. Namun, konsentrasi Regan mulai terpecah sejak bertemu dengan Jagr yang dingin namun luar biasa seksi, yang mampu membuat hatinya berdebar-debar. Manakah yang akan dipilih oleh Regan, membalaskan dendam atau mengejar cinta sejatinya? Dan sanggupkah Jagr menundukkan were keras kepala yang mampu menembus hatinya yang beku?

^^^^^^^^^

Terlahir sebagai seorang werewolf dengan kelainan genetis membuat Regan mengalami penyiksaan oleh seorang imp yang bernama Culligan. Setelah tiga puluh tahun mengalami penderitaan tersebut akhirnya Regan berhasil melarikan diri dan bertemu dengan Jagr, seorang vampir yang terkenal dingin dan lebih suka hidup sendiri. Pertemuannya dengan Jagr bukanlah kebetulan, Jagr memang ditugaskan untuk mencari keberadaan Regan.

Paham akan penderitaan Regan, Jagr mengabulkan keinginan Regan untuk membalas dendam kepada Culligan. Bukannya berhasil melaksanakan misi tersebut, mereka berdua malah terjebak dalam perjalanan panjang nan mendebarkan. Bertemu dengan para penyihir, imp, werewolf lainnya yang juga mengejar Regan, dan Levet, si gargoyle imut-imut keturunan Perancis.

^^^^^^^^^

Buku ini adalah buku ke 5 dari serial Guardians of Eternity yang diterbitkan Dastan. Dan ya... saya memang mereview serial tersebut secara tidak beraturan. Saya suka pada sosok Regan yang pantang menyerah, keras kepala, dan cenderung tidak gampang mempercayai orang lain karena penderitaan yang dialaminya. Jagr pun menarik perhatian saya karena beramburt pirang yang sering dikepang sampai ke pinggang. Rasanya tidak begitu tepat seorang vampir yang dingin, penuh amarah, lebih memilih mengasingkan diri di dalam kastil daripada bersosialisasi, memiliki rambut pirang. Bagi saya sosok seperti itu lebih tepat jika berambut hitam. Kesannya lebih garang. *abaikan*

Diluar itu saya suka dengan alur ceritanya. Penuh ketegangan akibat mereka selalu dikejar-kejar oleh penyihir, imp, dan werewolf sendiri. Dan kemunculan Levet membuat cerita ini sedikit lebih humoris. Bicara tentang cover, saya suka covernya karena berwarna biru dan gambar kastil di pinggir danau menjelang senja terasa manis.

Judul Saduran : Belenggu Impian
Penulis : Alexandra Ivy
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 479
Kategori : Paranormal Romance
Serial : Guardians of Eternity #5
ISBN : 9786029267006
Rating : untuk Jagr, sang vampir penuh amarah.


Tuesday, 10 April 2012

#26 Dark Hunter : Dark Hunter #3 - Dance With The Devil by Sherrilyn Kenyon


“Aku ke sini untuk menjemput mawarku, kalau dia bersedia pulang bersamaku. (Zarek of Moesia – p. 435)

Astrid, putri bungsu Dewi Keadilan Yunani, diutus untuk menentukan nasib seorang Dark Hunter. Selama ini, Astrid tidak pernah memberikan keputusan tidak bersalah kepada Dark-Hunter yang dinilainya, terutama setelah tugas terakhirnya yang hampir membuatnya terbunuh. Astrid juga sudah mati rasa, sehingga ia tidak ingat kapan terakhir kalinya ia menangis atau tertawa. Dan kondisi inilah yang ia alami sejak ia memutuskan untuk menjadi hakim.

Zarek of Moesia dianggap sebagai Dark Hunter yang paling berbahaya. Ia tidak mau mengikuti perintah, dianggap bengis dan sinting oleh rekan-rekannya. Sejak kecil, keberadaannya sebagai budak tidak diinginkan oleh siapa pun juga, sampai akhirnya ia dihukum mati karena kejahatan yang tidak dilakukannya. Akibatnya, Zarek memendam amarah, kepedihan, sekaligus kesedihan di dalam dirinya. Dalam benaknya, ia masih menganggap dirinya seorang budak, dan tidak pernah memercayai siapa pun, termasuk dirinya sendiri.

Sampai akhirnya Zarek bertemu dengan Astrid yang mampu mengguncang dunianya. Tanpa disadari, ia perlahan mulai membuka diri kepada wanita yang telah menerimanya dengan apa adanya itu. Di lain pihak, Astrid yang mampu menembus ke dalam hati Zarek, merasakan kepedihan Zarek dan itu membuatnya ingin membantu Dark Hunter itu dengan setulus hati. Hati Astrid yang sudah lama mati mulai merasakan berbagai emosi lagi, dan semua itu karena Zarek. Mampukah Astrid menaklukkan sekaligus menyembuhkan binatang buas yang terluka di dalam diri Zarek? Dan apakah Zarek akhirnya mampu memercayai Astrid untuk membantunya meraih kebahagiaan dan kebebasan?

^^^^^^^^^

Pengalaman dan tindakan masa lalulah yang merekayasa diri kita saat ini.  

Abadi sebagai salah satu dari anggota Dark Hunter menjadi Zarek seorang Dark Hunter yang sadis, pembangkang, dan terkenal dingin. Sedingin tempat tinggal sekaligus tempat pengasingannya selama sembilan ratus tahun, Alaska.

Pada kehidupan yang terdahulu, Zarek merupakan seorang budak yang bertugas menerima hukuman bila saudaranya berbuat salah. Ya... selain budak, Zarek adalah seorang anak haram dari seorang penguasa terkenal di era Yunani Kuno. Cambukan, tendangan, cacian, dan segala bentuk penindasan telah dirasakan Zarek sejak usia kecil. Bahkan ketika meninggal pun, dirinya meninggal dalam kondisi mata buta, kaki pincang, sekujur badan penuh luka serta dilempari batu akibat kesalahan yang pernah diperbuatnya.

Hidup yang tak pernah ramah, menjadikannya sosok yang tak kalah menyeramkan setelah ia menjadi Dark Hunter. Dengan panjangnya daftar kesalahan, membuat Zarek menjadi seorang pesakitan. Zarek menunggu keputusan final dari hakim yang ditugaskan kepadanya tanpa ia ketahui, Astrid.

Berhari-hari Astrid bersama Zarek, dirinya menemukan kejutan di luar dugaan atas diri Zarek. Bahkan mereka memiliki satu buku favorit, yang tentu saja tak ingin diakui Zarek. Pelan-pelan Astrid mulai mengetahui cerita kehidupan Zarek di masa lalu.

"Tidak, Princess. Hanya orang-orang yang punya uang dan kekuasaan yang punya pilihan. Sedangkan yang lain, kebutuhan dasar mendiktekan apa yang harus kami lakukan untuk bertahan." (p. 180)

Suatu ketika, Zarek tiba-tiba diserang oleh musuh lamanya Thanatos. Pertarungan sengit itu membuat kediaman Astrid hancur total serta Astrid menjadi sasaran berikutnya dalam pertarungan itu. 

 "Mati itu mudah. Hidup yang susah." (p. 292)

Menyadari Thanatos akan tetap mengejar Astrid, Zarek meninggalkan Astrid di kabin bawah tanahnya bersama Simi, iblis peliharaan Acheron. Zarek sendiri pergi menghadapi Thanatos. Setelah pertarungan itu berakhir dan keputusan final terhadap keberadaan Zarek di dunia telah dijatuhkan, Astrid pun pergi kembali ke Olympus dengan membawa setengah hatinya.
"Bagaimana aku bisa tertawa kalau aku tidak punya hati?" (p. 435)

^^^^^^^^^

Buku ini adalah buku ketiga dari serial Dark Hunter. Sebagaimana cerita Dark Hunter yang lain, cerita ini pun memiliki alur yang sama dan dapat ditebak akhir ceritanya. Namun, cerita tentang latar belakang Zarek sebelum menjadi Dark Hunter cukup menarik perhatian. Menggambarkan bagaimana pengalaman masa lalu terutama sewaktu kecil membentuk sosok manusia pada saat ia dewasa. Betapa benarnya salah satu ungkapan dari Dorothy Law Nolthe,  

Jika anak dibesarkan dengan Celaan, ia belajar Memaki
Jika anak dibesarkan dengan Permusuhan, ia belajar Berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan Cemoohan, ia belajar Rendah Diri
Jika anak dibesarkan dengan Penghinaan, ia belajar Menyesali Diri

Hidup Zarek setelah ia menjadi Dark Hunter, ia selalu saja memancing pertarungan, bersikap kasar, melanggar peraturan, dan anti sosial. Saat ia bertemu dan jatuh cinta pada Astrid, ia selalu menarik diri dari Astrid karena Astrid keturunan para dewi sementara dirinya hanya seorang budak.

Bicara tentang cover... saya suka dengan cover terbitan Dastan ini. Sosok seorang cowok berkaos hitam dengan jaket hitam sebagai pelengkap. Ditambah dengan latar gedung yang dipenuhi cahaya lampu  pada malam hari dan tak lupa butiran salju yang jatuh turun dari langit. Dan... saya suka dengan sosok cowok yang ditampilkan hanya setengah wajahnya. Rahang bawahnya cukup kokoh. Saya suka. batting eyelashesbatting eyelashesblushingblushing 

Judul Saduran : Berdansa Dengan Iblis
Pengarang : Sherrilyn Kenyon
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 456
Serial : Dark Hunter #3
Kategori : Paranormal Romance
ISBN : 9786029267242 
Rating : untuk Zarek, Dark Hunter yang penuh kepahitan.

Thursday, 8 March 2012

#23 Kendrick/Coulter/Harrigan #1 - Baby Love by Catherine Anderson


“Pasangan yang sudah menikah terkadang marah terhadap satu sama lain. Bertengkar hebat. Seorang pria yang mempunyai kekuatan yang sebesar bubuk mesiu hingga bisa melemparkannya ke neraka tidak akan menggunakan kepalan tangannya untuk menyelesaikan perselisihan. Aku akan pergi keluar dan menenangkan diri sebelum aku sampai memukulmu. Aku berjanji.” (Rafe Kendrick – p. 311)

Setelah ibunya menikah lagi, kehidupan Maggie Stanley seolah berubah menjadi neraka. Setiap hari, ia disiksa secara lahir dan batin oleh ayah tirinya yang ternyata hanya menginginkan harta mereka. Akhirnya, Maggie yang putus asa lari dari rumah dengan membawa bayinya yang masih kecil pada suatu malam yang bersalju.

Sementara itu, Rafe Kendrick yang telah kehilangan keluarganya karena kecelakaan, melewatkan hari-harinya dengan bermabuk-mabukan. Sampai pada suatu malam yang dingin, Rafe bertemu dengan Maggie dan bayinya. Pada awalnya, Rafe tidak memedulikan mereka, namun lama-kelamaan ia mendapati kalau di dalam jiwanya mulai tumbuh perasaan ingin melindungi Maggie dan anaknya serta tidak ingin melepaskan mereka. Tapi Rafe juga memiliki ketakutan tersendiri, ia takut kehilangan orang-orang yang dicintainya untuk kedua kalinya. Sementara itu, Maggie yang telah mengalami penderitaan bertubi-tubi bersumpah bahwa ia tidak akan pernah memercayai laki-laki lagi. Namun, kelembutan Rafe membuat hatinya tersentuh.

Sanggupkah Rafe menyembuhkan luka hati Maggie yang telah terpahat begitu dalam dan membuat Maggie jatuh cinta padanya? Mampukah mereka berdua menggapai kebahagiaan dengan hati yang begitu rentan?


Cinta adalah tentang bagaimana kau meyakinkan dirimu sendiri bahwa kau hidup di masa sekarang, bukan di masa lalu.  


Melarikan diri dari penyiksanya dalam keadaan kelaparan bersama bayinya yang baru lahir yang terus-menerus menangis karena kelaparan di tengah dinginnya cuaca musim dingin, saat itulah Maggie Stanley bertemu dengan Rafe Kendrick, yang masih dalam pengaruh alkohol. Satu peristiwa yang berlanjut ke peristiwa lainnya, membuat hubungan Maggie dan Rafe menjadi semakin akrab.

Saat Rafe menawarinya jalan keluar yang dapat menyelesaikan semua masalah yang dialaminya, Maggie menolak mentah-mentah. Namun Rafe selalu saja memiliki jawaban atas semua bantahan Maggie.

"Tidak ada pria dengan pikiran waras menginginkanmu untuk menjadi orang lain selain dirimu sendiri, dan aku jelas-jelas waras." (p. 199)

Suatu malam, setelah pulang dari kota, Maggie dan Rafe bertengkar hebat. Dan segala yang disimpan Maggie selama ini pun terkuak. Tapi sayang, Maggie lebih memilih lari daripada mendengarkan penjelasan Rafe.

 "Itulah yang sebenarnya. Selain dari bagaimana hal itu sudah melukaimu, aku tidak peduli apa yang terjadi di masa lalumu. Tidak ada efeknya pada perasaanku untukmu. Apakah kau mengerti?" (p. 416)

Peristiwa penculikan Maggie beserta Jamie, bayinya yang dialaminya membuat Maggie bertanya kembali benarkah selama ini Rafe tulus mencintainya dan bersedia mengorbankan nyawanya seperti yang selalu ia katakan.
"Tidak akan. Aku terlalu mencintainya untuk membiarkannya terluka." (p. 561)

Lagi-lagi Catherine Anderson mengangkat cerita dengan latar belakang heroine yang mengalami trauma akibat kekerasaan seksual. Cerita masa lalu tersebut memang mengundang simpati, namun lama kelamaan hingga menjelang akhir cerita, karakter heroine yang masih tidak percaya pada suami barunya yang jelas-jelas bersikap baik dan tulus padanya malah membuat karakternya jadi menyebalkan.

Bicara tentang cover, walaupun cover terbitan Dastan terasa manis, dengan gambaran rumah bertingkat dilatar belakangi oleh barisan pegunungan dan hutan kecil serta di halaman depan tampak padang rumput yang luas berserta padang bunga dengan bunga berwarna merah yang sedang mekar, namun terasa kurang tepat dengan isi buku yang menyatakan cerita berlangsung pada suasana musim dingin.


Dari dua belas edisi buku ini yang telah diterbitkan oleh banyak penerbit, saya lebih menyukai terbitan dari J'ai lu, Perancis pada Januari 2012 yang lalu, karena dengan latar cerita musim dingin, gambaran seorang wanita yang bisa diandaikan sebagai heroine yang sedang menunggu dibawah lindungan payungnya menahan salju yang turun semakin banyak.


Judul : Baby Love
Judul Saduran : Hati Yang Rapuh
Penulis : Catherine Anderson
Penerbit : Dastan Books
Halaman : 568
Serial : Kendrick/Coulter/Harrigan #1
Kategori : Historical Romance
ISBN : 9786028723893
Rating : untuk sang Pangeran Tampan, Rafe Kendrick.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...