Tuesday, 30 April 2013

Perfect Chemistry #2 - Rules Of Attraction by Simone Elkeles


Serial : Perfect Chemistry #2
Penulis : Simone Elkeles
Penerbit : Walker & Company, April 2010
Tebal : 336 halaman, ebook
Genre : Young Adult 
eISBN : 9780802722300
Setting : Colorado, US

Sejak dari buku 1 (Perfect Chemistry) telah kelihatan jika Carlos Fuentes bakal jadi remaja pemberontak. Pasca tertembaknya sang kakak, Alex mengungsikan seluruh keluarganya kembali ke Mexico. Menjelang tahun terakhirnya di SMU, Alex mengajak Carlos untuk tinggal dengannya di Amerika Serikat.

Carlos beneran nggak rela buat pindah ke Amerika. Rencananya buat hidup bebas dari aturan yang dibuat anggota keluarga lain seperti mama dan Alex jadi berantakan. Di Amerika Alex memasukkan Carlos ke SMU anak-anak orang kaya. Di hari pertamanya Carlos sudah bertemu dengan Kiara Westford. Dan pertemuan itu benar-benar menyebalkan.


Tidak lama di sekolah barunya, pihak sekolah memutuskan melakukan pemeriksaan narkoba mendadak. Hasilnya ada marijuana dan narkoba di dalam tas Carlos. Dia ditahan. Namun dengan bantuan ayah Kiara yang juga dosen Alex, Carlos bebas bersyarat. Iya bebas bersyarat!! Syaratnya gampang. Carlos hanya harus mengikuti program rehabilitasi dan tinggal dibawah pengawasan Prof. Westford. Itu artinya, ia bakal tinggal serumah dengan Kiara.

Kiara sendiri bukan cewek yang gampang luluh oleh pesona latin Carlos. Dia manis, suka hiking, punya humor sarkastik yang sukses mengerjai Carlos dengan perang muffin, paham tentang mobil lengkap dengan segala pengetahuan tentang mesin, dan punya masalah serius tersebar dalam hidupnya. Dia tak pernah bisa tampil dimuka umum. Selalu gagap bila harus berhadapan dengan orang ramai khususnya bila ia harus bicara di depan kelas. Dengan begitu dia sukses menjadi bulan-bulanan Madison, cewek Carlos.

Entah mengapa seri yang kedua ini kurang terasa gregetnya bagi saya. Padahal ceritanya tak se-menye-menye penuh kegalauan seperti dibuku pertama. Bahkan sejak diawal cerita saya bawaannya selalu pengen ngegampar Carlos karena terkesan tidak tahu diri. Orang lain telah berbaik hati padanya, ia malah bersikap dan berkata seburuk-buruknya. Seolah-olah semua yang dialaminya adalah salah orang lain.

Karakter Kiara sebenarnya cukup lovable. Tipikal cewek yang pantang menyerah dan mandiri. Sadar punya kekurangan, Kiara terus berusaha belajar dan berusaha menghilangkan gagapnya walaupun jadi bahan tertawaan teman sekelas. Tapi  karena diawal cerita sikap Carlos sudah terlanjur membuat saya jengkel, hingga selesai membaca buku ini pun saya kurang bersimpati pada sosoknya. 


@Halmahera
25032013




Monday, 29 April 2013

Best Laid Plans by Nora Roberts


 
Serial : Loving Jack #2
Penulis : Nora Roberts
Penerbit : Silhouette Books, June 1994
Tebal : 220 halaman
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 9780373510443
 When Cody Johnson first caught sight of structural engineer Abra Wilson, he thought of endless possibilities. She had style and confidence--and was distracting as hell. She'd called his design an impractical piece of fancy, but then he'd always preferred frankness to subtleties.

Abra had met men like Cody before. They usually thought they could smile their way out of trouble, and this overconfident East Coast architect was no exception. She'd told him to back off, but he wasn't listening.

Sparks ignited in the desert building site, and then passion soon followed. But was it enough to stop someone from trying to destroy their first project together? Would they be able to find out who it is before any more damage is done?
Dalam proyek pembangunan bangunan apa pun itu, sosok berjenis kelamin perempuan cukup jarang dijumpai. Itu sebabnya Cody Johnson, sang arsitek cukup menikmati pemandangan seorang cewek lengkap dengan topi proyeknya di tengah-tengah proyek pembangunan resort yang sedang dikerjakannya.

Cewek itu Abra Wilson. Insyinyur yang menangani pengerjaan proyek resort yang didesain Cody. Dari saat pertama Abra melihat Cody, ia langsung tidak senang. Jelas! Tingkah Cody cukup menyebalkan. Bersantai di ruangan ber-AC sementara diluar diluar suhu menyengat cukup panas. Dan bahkan ia tidak datang saat pertemuan pertama mereka dengan pemilik proyek.

Kata orang, insyinyur tidak pernah cocok dengan arsitek. Well... begitu juga dengan Cody dan Abra. Cody ngotot dengan air mancur yang harus ada didalam resort tersebut. Sementara bagi Abra itu kerjaan yang membuang banyak biaya dan waktu, dan yang paling penting, kehadiran air mancur tidak cocok dengan gurun tempat resort dibangun.


Perdebatan-perdebatan mereka pelan-pelan mendekatkan mereka. Tak hanya dekat tapi juga membuat mereka mengetahui ada kecurangan di proyek yang mereka tangani. Puncaknya Cody harus menghadapi kemungkinan jika Abra tak dapat menyelesaikan proyek itu bahkan bisa jadi Abra tak dapat hidup bersamanya. Sebuah kejadian di proyek membuat Abra terluka dan tak sadarkan diri.

Ide ceritanya menarik, khususnya bagi mereka yang awam dengan dunia arsitek. Mengapa arsitek tak bisa sejalan dengan insyinyur sipil? Karakter-karakter tokohnya juga lovaable. Ada banyak sarkasme diantara Cody dan Abra yang memancing senyum.

Buku ini telah diterjemahkan dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada 2001 dengan sub judul Serpihan Hati dengan tebal 312 halaman.
@ Halmahera
29032013

Monday, 22 April 2013

Perfect Chemistry #1 - Perfect Chemistry by Simone Elkeles


Serial : Perfect Chemistry #1
Penulis : Simone Elkeles
Penerbit : Walker & Company, April 2010
Tebal : 368 halaman (ebook)
Genre : Young Adult
eISBN : 978-080-2720993
Lokasi Cerita : Chicago, Illinois US


Hidup memberi Brittany Ellis banyak kelebihan. Wajah cantik, uang melimpah dari orangtuanya, ketenaran di sekolah, kapten tim cheerleaders, punya pacar yang juga kapten tim olahraga disekolah mereka. Sementara hidup malah memberi Alejandro "Alex" Fuentes banyak kekurangan. Masa depan kelam, anggota gangster Latino Blood, hidup pas-pasan bahkan bisa dibilang miskin, imigran dari Meksiko, dan bakal didepak dari tahun terakhirnya disekolah jika ia berbuat sedikit saja keonaran disana.

Ya... begitulah hidup. Memberi banyak kelebihan di satu sisi, dan meletakkan kekurangan di sisi lain. Kelebihan dan kekurangan itu bagaikan dua sisi yang bertolak belakangan namun berada dalam satu koin bernama kehidupan pada setiap makhluk hidupnya. Tak terkecuali bagi Brittany dan Alex.

Alex menyimpan banyak kelebihan dibalik sosok badboy-nya. Pintar, bertanggung jawab atas keluarga yang hanya terdiri dari ibu dan dua adiknya. Sementara Brittany menyembunyikan cerita kelam tentang keluarganya dibalik sosok sempurnanya. Ayah yang tak peduli pada keluarga dan hanya menjadikan rumah sebagai rest area, ibu yang selalu kristis pada setiap hal dalam diri Brittany dan berpura-pura segalanya baik-baik saja, kakak yang penderita cerebral palsy, dan pacar yang selalu berusaha untuk berhubungan intim dengannya.

Kelas Kimia Ms. Peterson aliasa Ms. P menyatukan mereka. Well... Kimia itu tak melulu soal reaksi ion positif-negatif saja kan? Pasti ada reaksi-reaksi kimia lainnya kan?

Ide ceritanya sederhana. Bad boy jatuh cinta pada beauty queen. Ada kesenjangan besar diantara mereka. Termasuk masalah ekonomi. Tapi karena mengambil PoV dari kedua tokoh utama membuat buku ini terasa berbeda. Masing-masing tokoh punya pemikiran, tindakan dan gaya bicara yang khas. Dan itu juga yang membuat karakter keduanya lebih kuat. Kekuatan karakter Brittany tampak dari caranya memperlakukan kakaknya yang diceritakan secara detil sehingga tidak terkesan numpang lewat dan melalui tekad Alex agar keluarganya terlepas dari bahaya Latino Blood meski nyawanya menjadi taruhan.

Sayang, ending cerita terlalu cepat dan kurang mengigit. Konflik yang sejak awal cerita dibangun dengan baik rasanya tak rela diakhiri dengan cara "masa gitu doang sih?" Seandainya endingnya bisa dibuat lebih baik lagi.

Saat mulai membaca buku ini saya sebelumnya menonton film remaja yang mirip dengan cerita buku ini. Bad boy yang dipertemukan dengan smart girl di proyek sekolah mereka. Judulnya "Prom" yang dibintangi oleh Aimee Treegarden dan Thomas McDonell. Kemiripannya bisa dibilang hampir 100%. Sama-sama cewek berambut pirang. Sama-sama cowok Latin dengan motor kesayangan mereka. Sama-sama terjebak dalam satu proyek sekolah ditahun terakhir mereka.



Buku ini telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Penerbit Terakota (sayangnya penerbitnya sudah tutup, sehingga kelanjutan terjemahan serial ini menjadi tidak jelas) pada Juli 2011 dengan tebal 452 halaman.


Favorite qoutes dalam buku iniyang paling tepat untuk menggambarkan isi buku ini adalah
"We're actors in our lives, pretending to be who we want people think we are."

@ Halmahera
24031203

Saturday, 20 April 2013

In Death #16 - Portrait In Death by J.D. Robb


Judul Saduran : Potret dalam Kematian
Serial : In Death #16
Penulis : J.D. Robb
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Genre : Romantic Suspense
Tebal : 584 halaman, November 2012
ISBN : 9879-979-22-9039-4
Lokasi Cerita : New York, US

Ada banyak cerita dalam setiap lembar foto. Ironisnya Bagi Letnan Eve Dallas, foto-foto itu bercerita tentang misteri kematian yang harus ia pecahkan. Serangkaian foto beserta pesan panjang didalamnya diterima Eve lewat wartawan ambisius Channel 75, Nadine.

Korban pertama dan kedua jatuh. Mereka sama sekali tak memiliki persamaan yang menyebabkan jangkauan penyelidikan Eve terlalu luas. Kali ini ia tak bisa meminta bantuan Roarke seperti biasa. Ia punya masalah sendiri. Seseorang yang berasal dari Irlandia dan bekerja di Dochas, rumah penampungan milik Roarke, mnengaku mengenal ibu kandung Roarke. Perempuan yang berbeda dari perempuan yang selama ini dikenal Roarke sebagai ibu kandungnya.


Keadaan di New York semakin sulit. Korban terus berjatuhan. Korban terakhir dikenal Eve sebagai salah satu kenalannya. Tapi meski begitu si pembunuh masih leluasa melakukan aksinya. Bahkan si polisi imut Troy Trueheart pun ikut menjadi sasaran si pembunuh.

Ide cerita pembunuhannya menarik. Menghias korban dan mengabadikannya dalam sebuah foto. Tapi yang paling mengejutkan adalah cerita tentang masa lalu Roarke. Cerita tentang Roarke benar-benar diluar dugaan!!!


@ Halmahera
24032013


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...