Thursday, 23 May 2013

#86 Cordina's Royal Family #4 - Cordina's Crown Jewel by Nora Roberts

Serial : Cordina's Royal Family #4
Penulis : Nora Roberts 
Penerbit : Silhouette Books, November 2002
Tebal : 256 halaman
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 9780373244485

Sinopsis :
"Cordina's Crown Jewel, " part of the Cordina's Royal Family miniseries, marks Roberts's 100th title with Harlequin and Silhouette. This brand-new story features Princess Camilla de Cordina, who runs away, assumes a new identity, and begins working for archaeologist Delaney Caine. But as her irritation towards Delaney grows into desire, she knows she'll soon have to reveal her true identity.

Review:

Awalnya saya berpikir Cordina's Royal Family merupakan sebuah trilogy karena Pangeran Armand de Cordina hanya memiliki 3 orang anak. Gabriella di Affaire Royale, Alexander di Command Performance, serta Bennett di The Playboy Prince. Sehingga saya kaget saat melihat buku ini. Cordina's Crown Jewel adalah cerita tentang Camilla, putri pertama Gabriella dan Reeve.  

Tumbuh dan besar dalam lingkungan kerajaan otomatis menjadikan Camilla sorotan media. Apalagi ia seorang perempuan muda, cantik, dengan segudang aktivitas sosial. Sehingga julukan Cordina's Crown Jewel pun melekat padanya. Lama-kelamaan Camilla jenuh berada dibawah sorotan. Baik itu dari pengawal pribadi maupun dari paparazzi. Bermodal nekat Camilla kabur dari peternakan Ayahnya di Amerika Serikat dan memulai perjalanannya mengelilingi Amerika Serikat seorang diri dengan mobil sewaan. Untuk melengkapi penyamarannya Camilla pun memotong habis rambut panjangnya yang selama ini banyak dipuji oleh media. Petualangan Camilla pun dimulai.

Semuanya berjalan lancar. Camilla tidur di motel-motel biasa saja, makan fastfood dengan tenang, tak seorang pun menyadari sosoknya yang seorang putri dari negara kecil di Eropa.Suatu saat, mobil yang disewa Camilla mogok di tengah antah berantah dengan badai yang bakal datang. Keadaan makin diperparah dengan sinyal yang menghilang dari ponselnya.

Ditengah keadaan kalut seperti itu muncul seorang penyelamat. Namanya Delaney Caine. Merasa kasihan pada kondisi Camilla, Del mengajaknya ke kabinnya dipinggiran hutan. Tak hanya itu Del juga menawarkan pekerjaan sebagai asisten rumah tangga untuk membantu Del membereskan rumah karena Del sedang terluka parah.

Tanpa pikir panjang Camilla setuju. Bukan karena tergiur jumlah uang yang ditawarkan tapi karena kasihan melihat kondisi Del. Siapa sangka sebagai seorang putri Camilla mahir mengerjakan urusan domestik. Disela-sela pekerjaan domestik, Camilla membantu Del menulis tentang laporan-laporanmya tentang tulang-tulang manusia yang tersebar dikabinnya. Tenang, Del bukan psikopat kok. Dia seorang arkeolog. Diluar dugaan Camilla tertarik dengan dunia arkeologi.

Hanya berdua di kabin yang sempit, komunikasi yang intens, menimbulkan perasaan cinta diantara keduanya. Tapi Camilla hanya setengah hati jatuh cinta pada Del karena Del bukan tipe pria idaman Camilla. Dia pemarah, angkuh, dan tak pernah mengucapkan terima kasih untuk setiap bantuan dari Camilla. Mungkin kalau Camilla tahu rahasia terbesar Del, dia takkan pernah jatuh cinta dan kabur secepatnya dari kabin Del.

Tidak seperti ketiga buku sebelumnya, seri ini tidak sedikit pun punya intrik-intrik yang menegangkan seperti penculikan, usaha pembunuhan, konspirasi. Cerita ini murni romance.  Karakter Del bagi saya nggak jantan banget. Mana itu sifat-sifat yang biasanya dimiliki para hero, kok gak nyantol di Del. Camilla pun agak kurang lovable. Dibilang malu-malu kucing tapi dia menggoda Del habis-habisan. Dibilang penggoda tapi dia juga gak pede pada dirinya. Plin-plan.

Agak kecewa sih pada seri ini karena saya mengharapkan cerita yang spektakuler dengan segala macam intrik khas istana #ttssaahh bukan sekedar cerita seorang princess yang  jenuh dengan statusnya lalu menyamar menjadi rakyat biasa dan berpetualang. Tentang covernya, mirip sebuah lukisan yah? Tapi saya lebih suka cover Special Edition dari Silhouette juga. Lebih elegan kelihatannya.



@  Halmahera
15052013


No comments:

Post a comment

Terima kasih telah berkomentar. Komentar sengaja dimoderasi untuk menghindari spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...