Tuesday, 12 November 2013

#113 Friday Harbor #3 - Dream Lake by Lisa Kleypas

Judul : Dream Lake
Sub Judul : Danau Kenangan
Serial : Friday Harbor #3
Penulis : Lisa Kleypas
Penerbit : Dastan Books, Januari 2013 (terbit pertama pada 2012)
Tebal : 424 halaman (paperback)
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 978-602-247-071-7

SINOPSIS

Zoë Hoffman adalah seorang koki andal yang bekerja di sebuah penginapan. Karena neneknya sakit parah, Zoë berniat merenovasi rumah tepi danau yang akan ditempatinya bersama neneknya itu. Ketika sedang mencari kontraktor yang sesuai untuk pekerjaan itu, Zoë bertemu dengan Alex.

Sebagai anak bungsu dari keluarga Nolan, Alex Nolan melihat langsung kehancuran orangtuanya akibat alkohol, dan itu membuatnya tumbuh menjadi pria yang getir, sinis, dan tidak percaya pada cinta. Kondisi itu diperparah dengan kegagalan pernikahannya dengan Darcy, yang mengubahnya menjadi seorang pecandu alkohol. Suatu hari, saat sedang merenovasi rumah milik Sam, Alex bertemu Zoë. Alex terpesona pada kecantikan dan kebaikan hati Zoë, tapi ia bertekad untuk tidak mendekati Zoë, karena ia tahu ia hanya akan menyakiti Zoë. Sementara itu, Zoë tersentuh oleh perhatian dan sikap lembut Alex pada neneknya. Dan itu membuat Zoë menyadari bahwa masih ada kehangatan dan kasih sayang di balik sikap dingin Alex, yang membuatnya jatuh cinta pada pria itu.

Mampukah Zoë meyakinkan Alex bahwa cinta mereka akan bertahan selamanya? Apakah Alex sanggup mengatasi trauma masa kecilnya dan mulai memercayai cinta? Atau mereka akan terpisah dan hidup dalam kegetiran dan kesedihan selamanya?

REVIEW

Cerita tentang si bungsu keluarga Nolan namun bukan penutup serial Friday Harbor. Dari 3 bersaudara itu justru kisah Alex-lah yang paling tragis.

Kehidupan pernikahan Alex hancur. Ia bercerai dari istrinya yang mengambil sebagian besar harta mereka termasuk rumah yang saat ini ditempati oleh Alex. Alex terancam menjadi gelandangan. Ia depresi dan melarikan diri ke alkohol. Proyek-proyeknya di Friday Harbor berhenti karena orang tak lagi percaya pada Alex karena ia seorang pemabuk berat.

Agar tak menjadi gelandangan, Alex tinggal di Rainshadow Road dengan syarat ia membantu Sam memperbaiki rumah Sam yang rusak parah. Di Rainshadow Road Alex malah mendapatkan seoerang teman baru. Seorang hantu laki-laki yang sok tahu dan tidak tahu mengapa ia bisa lengket dengan Alex. Alex sendiri bukan orang yang memiliki indra keenam yang bisa membuatnya melihat hal-hal gaib. 

Alex mendapat pekerjaan baru di Dream Lake. Memperbaiki rumah musim panas milik Emma yang kini diurus oleh Zoe, teman Lucy yang saat ini menjadi pacar adik Alex. Tidak hanya memperbaiki rumah tersebut tapi Alex juga berusaha membantu si hantu untuk mencari jati dirinya. Si hantu sama sekali tak tahu siapa dirinya namun ia mengingat potongan-potongan kecil seperti kenapa ia bisa tahu tentang kaca hias yang dulu pernah terpasang di Rainshadow Road atau bagaimana ia familiar dengan rumah di Dream Lake.

Zoe sendiri punya misi ke ALex. Bukan untuk jatuh cinta pada Alex karena setiap penduduk Friday Harbor tahu jika Alex mengalami depresi akibat perceraiannya. Misi Zoe untuk membantu Alex melepaskan diri dari alkohol sekaligus menggemukkan kembali badan Alex yang seperti tengkorak berjalan.Untuk urusan terakhir sih gampang. Zoe kan seorang koki handal di penginapan yang dikelolanya bersama sepupunya Justine.

Tapi Zoe sama sekali tak menduga dibalik sikap Alex yang masa bodoh ia mampu menenangkan Emma, neneknya yang saat ini mulai mengalami dementia. Sang nenek sering lupa siapa dirinya dan menjadi mudah panik karena suatu hal kecil yang tak mampu diingat atau dikerjakannya.

Cerita Alex menjadi favorit saya dari ketiga bersaudara Nolan. Apalagi kalau bukan karena si hantu yang belakangan diketahui punya nama Tom.Tom itu usil, sok tahu dan selalu mengganggu Emma di Dream Lake. Dia juga benci setiap kali harus meninggalkan Dream Lake. Karena terikat dengan Alex, si hantu harus pergi kemana pun Alex pergi. Mau ke Dream Lake, rumah lama Alex, Rainshadow Road, bahkan ke kota si hantu selalu mengekor Alex.

Yang pasti sih saat membaca buku ini bawaan saya jadi laper mulu ._. Soalnya masakan-masakan Zoe itu bikin ngiler. Walaupun cuma "sekedar' bubur gandum tapi deskripsi masakannya lumayan detil. Cover pilihan saya untuk buku ini yang terbitan Piatkus Books di Agustus 2012.  Sesuai aja gambar cewek yang lagi mencelupkan tangannya ke air sementara disekitarnya tumbuh ilalang. Sementara didalam cerita Dream Lake sudah cukup lama dibiarkan kosong walaupun perusahaan pembersih rumah yang disewa Zoe sering datang kesana.


“I don't really like this song," Emma had said.

"You told me it was your favourite."
"It's beautiful. But it always makes me sad."
"Why, love?" he'd asked gently. "It's about finding each other again. About someone coming home."
Emma had lifted her head from his shoulder and looked at him earnestly. "It's about losing someone, and having to wait until you're together in heaven."
"There's nothing in the lyrics about heaven," he'd said.
"But that's what it means. I can't bear the idea of being separated from you, for a lifetime or a year or even a day. So you mustn't go to heaven without me." 
"Of course not," he had whispered. "It wouldn't be heaven without you.”(Tom)

Di seri keempat, giliran Justine, sepupu Zoe yang punya cerita. Sabar yah.. karna bukunya belum saya baca #ditendang




@ Medan
12112013

No comments:

Post a comment

Terima kasih telah berkomentar. Komentar sengaja dimoderasi untuk menghindari spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...