Wednesday, 27 November 2013

#118 In Death #10 - Witness In Death by J.D. Robb

Sub Judul : Saksi Dalam Kematian
Serial : In Death #7
Penulis : J.D. Robb
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, Juli 2010 (terbit pertama pada 2000)
Tebal : 512 halaman (paperback)
Genre : Romantic Suspense
ISBN : 978-979-22-5961-2

SINOPSIS

Malam pembukaan pementasan drama Witness in Prosecution, dalam sekejap berubah dari panggung pertunjukan menjadi TKP ketika pemeran utamanya terbunuh tepat di atas panggung. Eve dan Roarke yang juga menonton drama itu dari atas balkon segera mengambil tindakan.

Kali ini Eve bukan saja bertindak sebagai detektif divisi pembunuhan melainkan juga sebagai saksi pembunuhan yang dilakukan tepat di depan matanya. Ia menyadari si pembunuh pastilah aktor yang sangat piawai sekaligus angkuh karena berani melakukan pembunuhan di depan ratusan penonton yang memadati gedung tersebut.

Satu-satunya cara menyelesaikan kasus ini adalah menemukan pelakunya sesegera mungkin. Dan untuk itu ia harus menginterogasi banyak orang sambil berusaha membedakan mana yang benar dan mana yang hanya akting.
  


REVIEW

Eve bersama Roarke menyaksikan pementasan drama Witness in Prosecution di gedung kesenian milik Roarke. Eve terpukau dengan sandiwara para aktor dan aktris yang berkisah tentang perselingkuhan. Sama sekali ia tak menduga jika malam itu status sebagai istri Roarke langsung berganti menjadi saksi pembunuhan Richard Draco, aktor utama drama tersebut. Pagi harinya Eve pun langsung diangkat menjadi kepala penyelidik kematian aktor yang menggempar media dan masyarakat.

Korban kedua jatuh. Bukan aktor ataupun aktris. Hanya seorang yang berada dibalik layar. Petugas kebersihan di gedung kesenian. Ia ditemukan tergantung diatas panggung yang masih menjadi lokasi tempat pembunuhan pertama. Eve harus mati-matian memutar otak untuk menemukan pembunuh tersebut karena para aktor dan aktris itu sangat lihai berakting sehingga sangat sulit untuk menentukan siapa yang berkata jujur dan siapa yang hanya berakting.

J.D. Robb memang jempolan meramu kisah ini. Pembunuhnya benar-benar baru terkuak menjelang akhir cerita. Sedangkan sepanjang cerita pembaca dituntut untuk ikut berpikir kebenaran ucapan para aktor aktris yang diinterogasi Eve. Romance-nya pun mendapat porsi yang sesuai dengan cerita pembunuhannya. Adegan favorit saya dibuku ini ketika pemakaman Draco dan Eve mendapat sebatang coklat dari Roarke. Sepintas lalu memang terkesan biasa saja, tapi coba baca ceritanya maka kamu akan tahu alasan saya begitu memavoritkan adegan tersebut. Yang pasti Roarke begitu memahami Eve.


Rating : 4 of 5 stars


@ Medan
23112013

No comments:

Post a comment

Terima kasih telah berkomentar. Komentar sengaja dimoderasi untuk menghindari spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...