Monday, 29 July 2013

#98 I For You by Orizuka

Judul : I For You
Penulis : Orizuka
Penerbit : Gagas Media, Maret 2012
Tebal : 384 halaman
Genre : Young Adult
ISBN : 978-979-780-554-8

Sinopsis


Review

Surya ketiban sial di sekolah. Ia, siswa paling miskin yang bisa bersekolah dengan mengandalkan beasiswa harus berpasangan dengan Cessa, murid paling cantik sekaligus paling kaya di sekolah. Bukan hanya karena Cessa langsung menghina kondisinya yang miskin saat pertama kali mereka bertemu tapi juga Cessa murid paling banyak tidak tahu segala pelajaran di sekolah. Muka cantik , kaya raya tapi sayangnya berotak udang. Itu anggapan Surya terhadap Cessa.

Cuma Surya yang menganggap Cessa tak lebih sebagai gangguan dalam hidupnya sejak mereka dipasangkan dalam kelas Biologi. Pengaturan yang membuat Surya jengkel setengah mati karena "pengawal" Cessa selalu memantau dari kejauhan. Orang itu adalah Benji. Cowok ganteng dengan kekayaan orang tuanya setara dengan yang dimiliki orang tua Cessa menurut gosip yang beredar di sekolah adalah pacar Cessa. 

Masalah mulai muncul ketika ternyata Cessa mulai merasa nyaman dengan Surya. Apalagi Surya seperti ensiklopedia berjalan bagi Cessa. Dia tahu banyak hal yang tidak diketahui Cessa khususnya dibidang Astronomi. Benji sendiri juga mulai punya perasaan yang lain pada cewek yang berbeda. Cewek yang dijumpainya berjualan kue di kantin sekolah yang seorang atlit panahan. Cewek tegar, pemberani dan mandiri. Cewek yang 180 derajat berbeda dari sosok cewek yang selama ini dikenalnya, Cessa. Cewek itu Bulan, adik Surya. 

*****

Saya lupa buku ini sudah saya miliki sejak kapan hari. Baru teringat untuk membacanya ketika membongkar kardus kiriman buku saya sendiri dari tempat yang nun jauh disana. Saat membacanya awalnya saya merasa bosan karena sosok Cessa diperlakukan benar-benar seperti seorang putri seperti namanya Princessa Setiawan. Apalagi kesukaannya Cessa pada dongeng-dongeng princess ala Disney.

Belum lagi pada jalan ceritanya yang langsung mengingatkan saya pada Perfect Chemistry. Murid kaya dan miskin yang dipersatukan dalam sebuah tugas sekolah. Tapi salut pada Orizuka yang mampu meramu kisah si kaya dan si miskin ini dengan lebih berwarna dan berbeda. Apalagi ketika Cessa dinyatakan sakit, Orizuka mampu memilih penyakit yang tidak kacangan yang sering dijumpai dibuku-buku yang lain.

Sayang eksekusi ceritanya agak terlalu lambat yang membuat gregetan mengetahui apa sebenarnya penyakit yang diderita Cessa. Dibandingkan dengan cerita Surya dan Cessa saya lebih menyukai cerita Bulan dan Benji yang lebih dewasa dan membumi. Untuk sebuah buku yang baru pertama kali saya baca dari Orizuka, saya cukup puas dengan I For You dan berniat membaca bukunya yang lain. Buku ini sendiri cukup kental nuansa teenlit-nya tanpa berusaha menyisipkan adegan-adegan atau percakapan yang sok dewasa.




@ Halmahera
27072013

Saturday, 27 July 2013

#97 Tall, Dark, and Dangerous #3 - Friscos Kid by Suzanne Brockmann

Judul : Frisco's Kid
Serial : Tall, Dark, and Dangerous #3
Penulis : Suzanne Brockmann
Penerbit : Silhouette Books, Agustus 2007
Tebal : 256 halaman (ebook)
Genre : Romantic Suspense
ISBN : 9781426804861

Sinopsis


Review 

Alan "Frisco" Fransisco terluka dalam operasi penyelamatan Pangeran Tedric di Irak. Sejak saat itu ia cacat dan tidak dapat aktif kembali di Navy SEALs. Dalam keadaan sulit seperti itu Frisco ketiban "rejeki" harus mengasuh Natasha keponakannya. Ibunya Tasha, kakak Frisco terancam dipenjara karena mengemudi dalam keadaan mabuk dan menabrak orang. Frisco dan Tasha akhirnya tinggal bersamaa di apartemen yang sudah cukup lama dimiliki Frisco namun jarang ditempatinya karena terlalu sibuk dinas lapangan. Maklum sebagai anggota Navy SEALs Frisco harus sering bertugas ke mana saja hampir diseluruh dunia.


Frisco depresi akan keadaannya yang cacat. Pilihannya hanya ada dua. Dia non aktif dari Navy SEALs, menganggur dan mabuk-mabukkan seperti ayahnya. Atau tetap di Navy SEALs walau tidak bisa lagi bertugas di lapangan dan menjadi instruktur di kelas-kelas pelatihan SEALs. Tapi masalahnya Frisco benci mengajar. Baginya mengajar hanya mempertegas ketidakmampuannya untuk kembali aktif bertugas di lapangan dan menunjukkan cacat permanen yang dideritanya. Those who can, do. Those who can't, teach.

Pemikiran itu ditolak mentah-mentah oleh Mia Summerton, tetangga Frisco. Menurutnya mengajar bukanlah seperti apa yang dikatakan Frisco. Mengajar bagi Mia adalah cara untuk membentuk masa depan. Those who are taught, do. Those who teach, shape the future. Mia sendiri guru di sebuah sekolah menengah atas di kota mereka. Kehadirannya tak hanya sebagai tetangga namun juga membantu mengasuh Tasya meski Frisco menolak mentah-mentah bantuan Mia.

Keadaan makin runyam saat ternyata kakak Frisco terlibat masalah dengan seorang mafia. Tasha dan Mia menjadi korban. Mereka diculik.Dititik inilah Frisco harus memutuskan keselamatan mereka sekaligus masa depannya. Memilih menyelesaikan urusan dengan menghubungi polisi dan membiarkan mereka melakukan tugasnya. Atau meminta bantuan anggota timnya yang dulu untuk membebaskan Mia dan Tasya walaupun rasanya sakit melihat mereka bisa terjun ke lapangan dan bergerak bebas. Sekaligus menerima tawaran Joe Cat sebagai instruktur.

Saya suka cerita Frisco. Emosinya sebagai tentara aktif yang kemudian terluka dan cacat seumur hidupnya cukup terasa. Namun aksi para Navy SEALs di buku ini kurang banyak, hanya pada menjelang akhir cerita yang lebih terasa emosionalnya daripada aksinya. Buku ini juga telah diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama di tahun 2007.





@ Halmahera
02072013

Thursday, 11 July 2013

#96 The Bride Quartet #1 - Vision In White by Nora Roberts

Serial : The Bride Quartet #1
Penulis : Nora Roberts
Penerbit : Berkley Books, April 2009
Tebal : 352 halaman (ebook)
Genre : Contemporary Romance
eISBN : 978-1101031049
Sinopsis Vision In White

Review

The Bride Quartet adalah cerita empat orang perempuan yang bersahabat sejak kecil dengan passion mereka masing-masing. Ketika dewasa mereka memutuskan membuka jasa wedding organizer dengan spesialisasi sesuai passion mereka. Mac sebagai fotografer, Emma sebagai florist, Laurel sebagai baker, dan Parker sebagai wedding planner. Jasa wedding organizer itu mereka beri nama "Vows" mengacu pada sumpah yang diucapkan pasangan pengantin di hari pernikahan mereka. Seiring waktu Vows tak hanya memberikan pekerjaan bagi mereka tapi juga hidup mereka.

Mackensie Elliot sudah punya passion terhadap dunia fotografi sejak masih kecil. Saat ia mendapat hadiah kamera dari ayahnya dan menjadi fotografer di permainan "Wedding Day" yang ia mainkan bersama ketiga sahabatnya. Akrab dengan dunia pernikahan bukan berarti Mac, panggilan Mackensie percaya pada pernikahan. Mac justru anti pada pernikahan. Ironis memang.


Penyebabnya berkaitan dengan masa kecil Mac. Di umur empat tahun orang tuanya bercerai dan sejak saat itu masing-masing dari mereka berulang kali berganti pasangan dan menikah. Mac menjadi terbiasa dengan kehidupan pernikahan yang tidak stabil akibat kelakuan orangtuanya. Belum lagi sikap mereka. Ayahnya tak pernah peduli pada Mac dan Ibunya drama queen yang menjadi Mac sumber uang pribadinya. Meminta ratusan ribu dollar hanya untuk bersenang-senang dan marah besar jika tidak diberikan. Ibunya tidak pernah berpikir kalau Mac mati-matian mencari uang.

Dari sekian banyak klien yang sedang ditangani Vows, salahsatunya mempertemukan Mac dengan Carter Maguire yangt ternyata teman lamanya. Diam-diam sejak remaja Carter naksir pada Mac. Tapi Mac tidak pernah tahu karena itu hanya menjadi cerita antara Carter dan keluarganya. Saat ini Carter bekerja menjadi seorang guru sastra di sekolah mereka dulu. Kehidupannya yang tenang dan konstan berbanding terbalik dengan ritme hidup Mac yang sibuk, heboh dan berantakan. Keseharian Mac yang penuh warna itu menarik perhatian Carter hingga ia rajin menemani Mac ke berbagai acara pernikahan. Disisi lain, Mac sering melarikan diri ke rumah Carter bila ia merasa jenuh.

Mereka mulai dekat. Tapi Mac malah menjauh dari Carter. Ia takut Carter menjadi bagian dari hidupnya dan mereka mulai membuat komitmen. 

"I can't give up on her," Carter said simply. "I've been waiting for most of my life." 

Carter keukeuh tetap mengejar Mac karena Mac layak diperjuangkan. Keputusan kembali ke Mac, dia bersedia menerima mengambil resiko jatuh cinta pada Carter tau membiarkan Carter pergi saja.

"Take a breath Mac. Love's scary, and sometimes it's transient. But it worth the risks and the nerves. It's even worth the pain."

****

Sepertinya The Bride Quartet ini bakal menjadi serial favorit Nora Roberts yang lain bagi saya. Saya suka pada cara Nora Roberts bertutur. Semua hal dapat tertangkap oleh Nora Roberts termasuk deskripsi tentang perasaan Mac saat momen-momen paling tepat untuk pengambilan foto. Ia juga mampu merangkum arti fotografi. Karena fotografi bukan perkara mengambil gambar dengan kamera canggih namun tentang menemukan momen dan emosi yang tepat dan membekukannya ke dalam sebuah gambar.

Persahabatan yang tak hanya bicara tentang pekerjaan diantara empat sekawan. Kegigihan Carter mendapatkan Mac. Perjuangan Mac menolak permintaan-permintaan tidak masuk akal dari ibunya. Semua emosi tersebut bisa dirangkum oleh Nira Roberts dalam buku ini. Yang membuat buku ini menjadi wajib untuk dibaca bagi para pembaca romance.

Buku ini sudah diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama dan saya suka covernya. Nuansa pengantinnya dapat banget dan tidak berbeda jauh dengan cover aslinya.

"Some things in life are out of your control. You can make it a party or a tragedy." (Parker)



@ halmahera 02072013

Friday, 28 June 2013

#95 This Lullaby by Sarah Dessen

Judul : This Lullaby
Penulis : Sarah Dessen
Penerbit : Elex Media Komputindo, 2012
Tebal : 454 halaman
Genre : Young Adult
ISBN : 978-602-00-2575-9

Sinopsis This Lullaby

Pada usia remaja atau dewasa muda biasanya orang masih percaya pada cinta. Tapi tidak dengan Remy Starr. Di usia segitu dia sudah tak percaya cinta. Maklum, ayahnya si penyanyi sekaligus pencipta lagu This Lullaby meninggalkan ia dan abangnya, Sementara ibunya sudah berulang kali berganti suami. Bahkan saat ini Remy sedang sibuk mengurusi pernikahan ibunya yang kelima dengan seorang pemilik showroom mobil bernama Don.

Musim panas tahun ini juga Remy bakal lulus dari SMU dan berencana buat kuliah di Stanford. Tapi sebelum pergi ia ingin menyelesaikan semua urusan yang masih menggantung di kampung halamannya. Salah satu urusan itu adalah memutuskan Jonathan, pacarnya tanpa alasan. Iya, Remy memang dikenal sebagai playgirl disekolahnya yang menurut perhitungan teman-temannya hingga saat ini jumlah mantan pacar Remy 50 orang yang semuanya diputuskan Remy tanpa alasan.


Remy sibuk banget di musim panas ini. Mencari waktu yang tepat untuk memutuskan Jonathan sekaligus mengurus detil penrnikahan ibunya. Saat harus mengurus pernikahan ibunya, Remy tak sengaja berkenalan dengan anggota band yang menyanyi di acara pernikahan ibunya. Nama cowok itu Dexter. Tapi pertemuan ini membuat Remy jengkel habis-habisan dan membuat Remy tidak simpatik sama sekali karena Dexter tipe cowok tak kenal sopan santun. Dia hampir menabrak Remy, menuliskan nama serta nomor teleponnya di punggung tangan Remy tanpa izin, dan duduk bareng Remy dan para sahabatnya di klub langganan mereka.

Dexter sebenarnya tidak masuk dalam daftar cowok idaman Remy. karena ia kikuk, tidak rapi, dan jorok. satu-satunya hal yang membuat Remy betah dengan Dexter adalah dexter juga menganggap hubungan mereka di sepanjang musim panas ini adalah sebatas pertemanan dan bila salah satu dari mereka pergi, yang lain tidak berhak untuk merasa sakit hati. Anehnya Remy malah sakit hati saat tak sengaja mendengarkan curahan hati Dexter dan anggota bandnya di depan toko langganan mereka.

"Aku tentu saja. seorang bocah penggembara. Seorang petualang. Seorang musikus. Aku hanya akan membawakannya ke dalam kemiskinan, rasa malu, dan tulang kering yang memar karena tangan dan kakiku yang kikuk. Jauh lebih baik baginya bila kami berpisah."

This lullaby is only a few words
A simple run of chords
Quiet here in this spare room
But you can hear it, hear it
Wherever you may go
Even if I let you down
This lullaby plays on...

***

Ceritanya remaja banget tapi tidak lebay dan bertele-tele. Dan proses perubahan pada tokoh-tokohnya pun tidak terjadi dengan instan atau mendadak mendapat ilham dan berubah. Covernya sendiri sukses membuat saya lapar. Gambar permennya bikin nggak kuat. Terjemahannya lumayan tapi typosnya bikin nangis. Bertaburan dimana-mana. Bahkan ada lirik lagu yang tidak diterjemahkan tapi mendadak ada terjemahannya di tengah-tengah lirik.

Kutipan favorit saya dibuku ini :
"Cinta berarti membutuhkan seseorang. Cinta berarti menoleransi kualtias buruk seseorang karena entah bagaimana dia melengkapi dirimu."

Trivia:

  • Dexter dalam bahasa Latin mempunyai arti sebelah/bagian kanan. Lawannya adalah Sinister yang berarti sebelah/bagian kiri. Dexter juga bisa mempunyai arti terampil, beruntung, atau tepat.
  • Postingan ini untuk Posting Bareng BBI bulan Juni 2013 dengan tema Romance.


@ Halmahera
06062013

Friday, 21 June 2013

#94 The Rocker #2 - The Rocker That Savors Me by Terri Anne Browning

Judul : The Rocker That Savors Me
Serial : The Rocker #2
Penulis : Terri Anne Browning
Penerbit : Anna Henson, April 2013
Tebal : 227 halaman (ebook)
Genre : Contemporary Romance, Erotica
ASIN : B00CKHW04A

Sinopsis

Layla…
…has had a hard life. On her own at a young age, always having to do what needed to be done just to survive. Now she has two other people depending on her and she needs a job fast before they get evicted. A job interview introduces her to Jesse Thornton, the delicious drummer for Demon’s Wings. He reminds her of all the mistakes of her past, but is also her hope for the future.

Jesse…
…has never let anyone in. The only real family he has ever had are his band brothers and Emmie—the only women he has ever loved. But then Layla comes into his life and he would do just about anything to get one taste. Can he move past his own insecurities and allow this woman into his heart?

Review 


Kisah para personel Demon's Wings berlanjut. Kini giliran Jesse Thornton alias Jesse si penggebuk Drum.

Demon's Wings sekarang sudah menempati rumah baru mereka di Malibu. Pertimbangannya karena Em sedang hamil dan mereka tidak ingin jauh-jauh dari Em (sso sweeettttttt....). Masalahnya rumah itu terlalu besar untuk diurus Em sendirian. Mau mengharapkan anggota Demon's Wings buat ngeberesin rumah? Bisa bangun pagi tanpa telat dan tanpa dibangunin saja udah hebat. Jadi Em pun mencari housekeeper. Dari sekian orang yang diwawancarai Em memilih Layla Daniels.

Layla butuh pekerjaan ini untuk menunjang hidupnya dan kedua adik perempuannya Lana dan Lucy. Dan ketika ditawari untuk mengurus rumah Em 24 jam dengan tambahan ia tinggal di guest house yang ada disebelah rumah utama, Layla langsung setuju.

Dihari pertama bekerja Layla sudah bertemu dengan semua personel Demon's Wings.  Sejak itu sudah ada lust-at-the-first-sight (saya kurang percaya pada love-at-the-first-sight) antara Layla dan Jesse. Tapi Layla cukup tahu diri, ia tahu posisinya di rumah itu sebagai housekeeper. Jadi tidak mungkin selebriti sekelas Jesse bisa jatuh cinta padanya. Terlebih Layla juga punya masa lalu buruk yang berkaitan dengan rocker.

Di lain pihak Jesse sudah diwanti-wanti Em untuk tidak mendekati Layla. karena jika Jesse berhubungan dengan Layla, bermasalah, mereka putus, Em bakal kehilangan housekeeper sekaligus sahabat perempuan yang tak pernah dimilikinya selama ini. Tapi meski berusaha mereka sama sekali tidak bisa saling mengacuhkan ketika berada dalam satu ruangan. 

Oke... sebenarnya saya kaget ketika mengetahui tebal ebook ini diatas 200 halaman mengingat cerita sebelumnya hanya 99 halaman. Di ereader saya pun halaman ebook ini hanya 186 halaman. Dan seperti yang pernah saya bilang dibuku sebelumnya, buku ini adalah buku yang dibaca tanpa banyak telaah disetiap adegannya. Alurnya mulus, konfliknya minimal, karakter-karakternya lovable khususnya Jesse yang meski tampil cuek dan masa bodoh tapi punya sifat kekeluargaan juga. PoV yang dipakai pun beragam mulai dari Jesse, Layla hingga Em yang membuat cerita menjadi kuat karena isi pikiran para karakternya disampaikan dengan jelas.

Ohya, dibuku dikatakan Layla punya tattoo dilengannya yang membuat dia sulit mendapatkan pekerjaan. sayang covernya tidak menampilkan tattoo tersebut.



















@ Halmahera
07062013


Wednesday, 19 June 2013

#93 First Impressions by Nora Roberts

Judul : First Impressions
Penulis : Nora Roberts
Penerbit : Silhouette Books, Oktober 2006
Tebal : 301 halaman
Genre : Contemporary Romance
ISBN : 9780373285389

Sinopsis

Escaping the rat race and the lure of gold-digging women, wealthy businessman Vance Banning moves to a small, rural retreat, telling the townsfolk that he's an out-of-work carpenter. All he wants is peace, quiet and to keep away from women. So the last thing he needs is a charitable neighbor—especially a beautiful, gracious and persistent neighbor of the female persuasion—but there's something about Shane Abbott he just can't ignore.

Vance is certain his cover story will stop his lovely neighbor from getting too friendly, but Shane is determined to break down his resistance. Vance has been burned once, so only a fool would fall for the same innocent act twice. And he's no fool. But he has no idea how relentless Shane Abbott can be when it comes to giving a helping hand—or a loving heart.

He needed to simplify his life and mend his broken heart. She was searching for a place to finally fit in and a man who could love her for who she was. Together they discover that all they really needed was each other, and that love is the greatest Christmas gift of all.

Review

Vance Banning datang dari Washington untuk menenangkan diri. Selama ini Vance merasa sakit hari dan lelah akibat pernikahannya dengan perempuan yang hanya peduli pada hartanya, lantas menjadikan pekerjaan sebagai pelarian Vance. Vance mengasingkan diri untuk memikirkan kembali tentang hidupnya. Ia membeli rumah kosong dan berniat menyendiri hingga batas waktu yang tak ditetapkannya.

Rencana itu bubar akibat kedatangan tetangganya yang memperkenalkan diri sebagai Shane Abbott. Meski bersikap kasar agar dijauhi siapa pun, tapi Shane tak peduli. Dia tetap menjadi tetangga yang baik. Bahkan menawarkan Vance untuk merenovasi rumahnya karena mengira Vance seorang tukang kayu yang sedang menganggur.

Shane yang ceria, terbuka, impulsif, dan tak bisa menyimpan rahasia membuat Vance tahu segala cerita tentang Shane langsung dari Shane sendiri. Tentang rencana pernikahannya yang gagal dan membuatnya mendapat tatapan iba dari seluruh penduduk kota, ibu yang tak pernah peduli, nenek sebagai satu-satunya anggota keluarga pun kini telah meninggal dunia. Vance sendiri tak pernah bercerita pada Shane tentang dirinya. Tentang siapa dia dan apa yang dikerjakannya di Washington.

Vance mulai merasa nyaman dengan hidup sebagai tukang kayu dan pelan-pelan mulai mendapat order pekerjaan dari para tetangga yang lain. Tepat disaat itu ibu Shane yang seorang sosialita muncul dan mengenali Vance sebagai CEO Riverton, perusahaan besar di Washington. Dia mulai memeras Vance dengan mengancam akan membeberkan rahasia Vance pada Shane karena ia tahu Shane sama sekali tak tahu siapa sebenarnya Vance.

Sebenarnya cerita bagus tapi entah mengapa saya tak simpati membacanya. Bagi saya karakter Shane agak kurang lovable meski saya sendiri tak mengerti dimana letak kekurangan Shane.



@ Halmahera
02062013


Monday, 17 June 2013

#92 Tall, Dark, and Dangerous #2 - Forever Blue by Suzanne Brockmann

Judul : Forever Blue
Serial : Tall, Dark, & Dangerous #2
Penulis : Suzanne Brockmann
Penerbit : Silhouette Books, Agustus 2007
Tebal : 256 halaman (ebook)
Genre : Romantic Suspense
ISBN : 9781426804854

Sinopsis

Blue McCoy was once the hero of Lucy Tait’s teenaged dreams—quiet, dark and dangerous. After high school he left Hatboro Creek, South Carolina, to join the military. Years later, now a Navy SEAL, Blue was a man who embodied all of Lucy’s fantasies.

Now Blue is back in town, and Lucy is not the person he remembered. She’s a no-nonsense police officer—and a woman Blue can’t take his eyes off. But then Blue is accused of murder. And Lucy is assigned his case. Now their brief affair has become part of an extensive investigation, where what’s at stake is critical—Blue’s future...and maybe Lucy’s heart. Is her hero still the man she remembered?

Review

Carter "Blue" McCoy kembali pulang ke Hatboro Creek, South Carolina untuk menghadiri pernikahan saudara tirinya Gerry McCoy dengan pacar Blue waktu SMU, Jenny Lee Beaumont. Kepulangan Blue menimbulkan spekulasi di masyarakat Hatboro Creek. Apakah dia bakal diam saja sewaktu Gerry dan Jenny menikah atau malah membuat keributan? Yang pasti di hari pertama Blue kembali, dia bertemu dengan Lucy Tait. Junior Blue waktu SMA yang Blue ingat karena sifat pemberani dan pantang menyerahnya.

Lucy sekarang sudah menjadi anggota polisi di Hatboro Creek. Dia memang tumbuh dewasa, tapi dia masih punya perasaan khusus pada Blue yang disimpannya sejak remaja. Ketika Blue kembali ke Hatboro Creek, itu merupakan kesempatan Lucy untuk mendekati Blue karena dulu kesempatan itu tak pernah ada. Blue selalu bersama Jenny.

Pernikahan Gerry dan Jenny tak pernah terjadi. Gerry ditemukan meninggal dengan luka tusuk dihari pernikahannya. Satu-satunya orang yang paling dicurigai adalah Blue. Karena Blue punya banyak motif untuk membunuh Gerry. Lucy berhasil menjadikan Blue tahanan rumah dengan syarat Blue harus tinggal dirumahnya. Mereka bekerja sama mencari bukti untuk memecahkan kasus Blue. Kebersamaan mereka membuat Blue tahu jika dulu Lucy sempat jatuh cinta padanya. Hanya saja dia tidak tahu cinta itu masih bertahan hingga saat ini.

Bukti baru ditemukan. Ditambah dengan kemampuan bela diri dengan tangan kosong yang wajib dikuasai Blue sebagai seorang anggota Navy SEALs membuat semua bukti-bukti itu memberatkan Blue. Blue dipenjara dan tak dapat meminta tolong ke siapa pun karena ia tidak pernah berhasil menghubungi markas Navy SEALs untuk meminta bantuan. Hanya Lucy yang bersedia dan bisa membantunya. Sayang, ketika Blue berhasil bebas, dirinya malah pergi ke tempat Jenny Lee Beaumont.

Seri kedua Tall, Dark, & Dangerous seru!! Saya lebih suka pada tokoh Blue yang pendiam daripada Joe yang agak playboy. Jalan ceritanya pun lebih seru. Seri kedua ini juga telah diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2005.




@ Halmahera

04062013

Thursday, 13 June 2013

#91 The Rocker #1 - The Rocker That Holds Me by Terri Anne Browning

Serial : The Rocker #1
Penulis : Terri Anne Browning
Penerbit : Anna Henson, Januari 2013
Tebal : 99 halaman (ebook)
Genre : Contemporary Romance, Erotica

Sinopsis
Touring with four rockers is the thing of dreams…

At least that is what people tell me. To me those four rockers are my family. They have watched over me from the time I was five years old. Protecting me from my mother and her drunken, drug addict rages. When they made it big they still watched over me. And when my monster of a mother died they took over as my guardians.

In the six years since that happened I have watched over the four men that
mean everything to me. I take care of them just as they once took care of me. I handle all the dirty work behind the scenes of a rockers life. It isn’t always pretty. At times it came be damn near disgusting, especially when I have to get rid of their one night stands. Ugh!

Taking care of them doesn’t bother me though. I mean it’s not like I’m in love with one of them. That would be crazy. Falling for a rocker is NOT smart.

Okay, so I’m not smart. I love my guys, and one of them kind of holds my heart in his big old rocker hand. But I’m dealing. I’ve been able to keep it my little secret for years now.
I’m not, however, dealing with this bug that I seem to have caught. It scares the hell out of me. I hate doctors, but I’m suddenly more worried about finding out what is wrong with me than what the doctor might do to me.

When I get my test results back my life will never be the same again…


***Because of language and adult situations not suitable for readers under 17***

Review

Emmie Jamieson  punya empat orang kakak yang amat sangat sayang padanya. Namun Em dan keempat orang kakaknya itu sama sekali tak punya hubungan darah. Em punya cerita pahit tentang masa lalunya. Ibu Em sering mabuk dan memukuli Em. Ketika si Ibu selesai memukulinya, Em akan lari ke trailer tempat tinggal Nik, Jesse, Drake atau Shane. Dengan selisih umur sepuluh tahun lebih tua dari Em, keempat cowok itu mendeklarasikan diri sebagai kakak angkat Em. Hal itu berlangsung sejak Em berusia lima tahun.

Saat ini Em sudah dewasa. Ia mengikuti kemana saja keempat kakaknya pergi. Status Em pun juga bukan sekedar adik tapi juga pengasuh, meski keempatnya menyangkal hal tersebut. Iya, keempat cowok itu membentuk band bernama Demon's Wings yang sering manggung dari kota ke kota. Dan Em-lah yang mengurusi semua keperluan mereka termasuk membangunkan merela setiap pagi, menyiapkan minuman apa pun yang mereka inginkan, hingga mencari perempuan untuk kebuthan one night stand mereka. 

Bisa dibilang Em punya kuasa penuh atas cowok-cowok Demon's Wings. Jelas hal itu membuat Em berada diatas angin apalagi para groupie Demon's Wings yang biasa hadir disetiap konser iri berat pada Em yang bisa leluasa berada di dekat keempat cowok itu. Tapi diam-diam Em punya perasaan khusus pada salah satu diantara keempat cowok itu. Sayangnya cowok-cowok lebih memandang Em sebagai adik dibandingkan sebagai seorang perempuan muda.

Novella yang cuma berisi 99 halaman ini ternyata cukup lumayan juga. Ceritanya manis tapi tidak terlalu kacangan *kok malah yang terbayang martabak manis pake taburan kacang yak* Rasa sayang dan protektif anggota Demon's Wings ke Em sukses bikin meleleh bahkan sejak dihalaman awal.

'So I sit on the small sink and let him put ointment all over me, trying not to whimper because it's hurts. By the time he is done the tube is almost empty. Jesse helps him to put the Band-Aids on. After each one they kiss the hurt and say what they always say. "Get better."'

Aaaahhhh.... siapa sih yang meleleh digituin. Mungkin karena cuma 99 halaman, karakter para tokohnya khususnya Nik kurang tergali. Bisa jadi ini trik si penulis untuk memperkenalkan ceritanya ke pembaca dan melihat respon pembaca. Karena cerita tentang para rocker ini dibuat berseri. Mudah-mudahan dibuku selanjutnya karakter tokoh-tokohnya bisa lebih tergali. Novella singkat ini cocok untuk teman pengantar tidur tanpa banyak berpikir sewaktu membacanya.



















@ Halmahera

07062013

Tuesday, 11 June 2013

#90 Tall, Dark & Dangerous #1 - Prince Joe by Suzanne Brockmann

Judul : Prince Joe
Serial : Tall, Dark, & Dangerous #1
Penulis : Suzanne Brockmann
Penerbit : Silhouette Books, Agustus 2007
Tebal : 256 halaman (ebook)
Genre : Romantic Suspence
ISBN : 9781426804847











Sinopsis
Veronica St. John is facing the challenge of a lifetime. The media consultant has two days to teach a rugged Navy SEAL to impersonate a European prince who has been targeted by terrorists. It’s a tough assignment, but Veronica is sure she’s up to the task—until she actually meets Joe.

Despite his physical resemblance to the handsome prince, Lieutenant Joe Catalanotto is nothing like the stuffy aristocrat. Everything about the combat-hardened Navy SEAL—from the arrogant gleam in his eyes and streetwise attitude to the New York accent—says regular guy, not royalty. One conversation and Veronica knows nothing could turn this military man into nobility. Joe, on the other hand, is confident he’s got what it takes to complete his duty.

But neither of them expects their assignment to include falling in love....

Review 

Pangeran Tedric Cortere, putra mahkota Ustanzia melakukan kunjungan resmi ke Amerika Serikat untuk membicarakan investasi Amerika di negaranya. Ditengah kunjungan itu sekelompok teroris mencoba melakukan pembunuhan terhadap Pangeran Tedric. Nyawa Tedric terancam. Pilihannya hanya menyelesaikan kunjungan tersebut jauh lebih cepat dari yang direncanakan atau berusaha mencari pengganti dirinya.

Usul datang dari Pangeran Tedric sendiri. Tedric mengusulkan seorang anggota Navy SEALs yang pernah dijumpainya di Irak untuk menyamar sebagai dirinya. Menurut Tedric, si tentara amat sangat mirip dengannya. Walaupun kemiripan itu hanya sebatas wajah bukan tingkah laku. Disinilah peran Veronica St, John, konsultan media yang ikut dalam perjalanan Tedric untuk mengajari si tentara biasa agar bisa tampil menjadi seorang pangeran berdarah biru.

Tentara yang menurut Tedric seorang dari kelas rendahan itu adalah Letnan Joseph P. Catalanotto alias Joe. Joe bukan sembarang tentara. Ia seorang Navy SEALs, semacam tim elit pasukan khusus yang mampu beroperasi dimana pun baik di darat, laut, maupun udara yang menjadi nama pasukan tersebut (SEa, Air, Land). Joe hanya punya 3 hari untuk menjadi samaran sempurna Pangeran Tedric.

3 hari yang singkat ini sukses membuat Ronnie, panggilan spesial Joe untuk Veronica, stress dan menyerah. Joe sama sekali tidak peduli pada tata krama dan gaya berkelas Pangeran Tedric. Joe lebih peduli pada sistem pengamanan tim yang menjaga keamanan kunjungan tersebut. Menurut Joe, karena dirinya tidak dibayar untuk menyamar menjadi Pangeran Tedric yang bego itu maka ia harus yakin keamanan dirinya harus terjamin. Joe memang berkeberatan menggantikan Tedric karena ia dendam pada Tedric. Usaha penyelamatan Tedric di Irak dulu hampir saja gagal karena kebodohan Tedric yang membuat anggota Joe tertembak dan cacat permanen.

Hari kunjungan tiba. Ronnie pasrah karena Joe sama sekali tidak bisa diajari. Tapi tepat saat Ronnie meragukan Joe, saat itulah Joe tampil sempurna sebagai pengganti Pangeran Tedric. Ronnie lupa kalau Joe itu seorang anggota tim pasukan khusus yang harus mempunyai banyak keahlian khusus termasuk menyamar. Agar tak ketahuan saat harus menyelinap ke daerah musuh. Joe sukses mengelabui siapa saja yang ditemuinya disetiap kunjungan kenegaraan. Ronnie jatuh cinta pada Joe. Tapi Ronnie tidak bersedia bersama Joe sepanjang Joe masih aktif bertugas di Navy SEALs sementara bagi Joe Navy SEALs adalah hidupnya.

Suzanne Brockmann sukses membuat saya penasaran pada grup elit Navy SEALs yang sesungguhnya. Joe  adalah seri pertama dari sebelas seri Tall, Dark, and Dangerous yang sempat diterjemahkan oleh Gramedia Pustaka Utama namun berhenti hingga seri ke sembilan.



@ Halmahera
03062013
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...