Friday, 19 February 2016

Langit Untuk Luna by Irena Tjiunata

Judul : Langit Untuk Luna
Sub Judul : -
Serial : -
Penulis : Irena Tjiunata
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Desember 2013 (pertama kali terbit pada Desember 2013)
Tebal : 344
ISBN : 9786020300979
Genre : Young Adult

Format : ebook
Status : pinjam di iJakarta
Rating : ★ ★ ★ ☆ ☆

Blurb : Luna Aurora sepertinya sudah punya segalanya. Otak yang cerdas sehingga bisa masuk kelas akselerasi, keluarga dengan ekonomi berkecukupan, teman-teman yang ceria dan setia, plus pacar superkeren, Surya Dhanasaputra.

Luna merasa hidupnya sangat sempurna.

Sampai kemudian perusahaan keluarganya menghadapi masalah serius. Lalu Surya berubah jadi cowok yang tidak dia kenal lagi. Sementara Angkasa Raya, cowok lain yang semula tidak dia kenal, berubah menjadi sosok yang sangat memahami dirinya.

Review 

Luna dan Surya adalah pasangan serasi dari kelas akselerasi di SMU mereka. Kelas akselarasi selalu punya porsi belajar yang lebih besar dibandingkan murid-murid kelas reguler. Diantara ulangan-ulangan yang banyak dilaksanakan di kelas akselarasi, Luna sering mendapat peringkat 1 dan Surya berada setelahnya.

Ketika sekolah mereka akan mengadakan pentas seni, sahabat karib Luna yang berada di kelas reguler bernama Fay meminta bantuan Luna untuk menghubungi seorang presenter terkenal agar bersedia tampil di acara mereka.

Meski sering melupakan permintaan Fay karena terlalu banyak tugas yang harus dikerjakan oleh Luna tapi akhirnya Luna berhasil berkenalan dengan Angkasa, seorang presenter acara anak-anak yang ternyata mengenal Derrel, presenter yang diincar Fay.

Lama kelamaan Angkasa dan Luna menjadi dekat. Dan kedekatan itu membuat Surya berang. Ia marah besar dan mulai bersikap kasar pada Luna hingga membuat lengan Luna menjadi memar. Belum lagi selesai masalahnya dengan Surya, kelas akselerasi mendapat masalah baru, salah satu anggota mereka terancam didegradasi ke kelas reguler karena nilai-nilainya tak mencukupi untuk tetap berada di kelas akselerasi.

Di rumah Luna masalah juga hadir. Perusahaan orangtuanya terancam bangkrut. Hanya keluarga Surya yang bisa menolong dengan memberikan suntikan dana pada keluarga Luna. Tapi itu berarti Luna harus tetap bersama dengan Surya meski itu artinya Luna harus rela mendapat perlakuan kasar Surya, menjauh dari Angkasa serta Fay bahkan Luna harus rela mengerjakan soal ujian secara asal-asalan agar Surya berhasil neraih peringkat 1.

***

Sebenarnya basic dan moral cerita Langit Untuk Luna ini bagus. Tentang abusive relationship yang dialami Luna serta tentang berbagai kecerdasan yang dimiliki manusia. Bahkan di akhir buku sang penulis menyelipkan beberapa pengetahuan tentang 8 kecerdasan yang dimiliki manusia beserta ciri-cirinya. Jarang ada buku remaja yang mengangkat tema abusive relationship yang bisa menjadi bahan pengetahuan remaja ketika membacanya.

Tapi meski begitu ada beberapa hal yang kurang tepat saya rasakan ketika membaca buku ini. Diantaranya :

  • Ketika Surya marah besar pada Luna hingga membanting vas kristal mama Luna di rumah Luna dan dihadapan mama Luna, mama Luna malah menyalahkan Luna karena Luna jalan bareng dengan Angkasa, padahal Luna udah menangis dan berkata kalau dia sudah tidak sanggup lagi pacaran dengan Surya. Yang bener aja sih, masa ada ibu yang di depan matanya ngeliat pacar anaknya berlaku kasar pada anak ceweknya dan malah menyalahkan si anak?
  • Karena suntikan dana dari keluarga Surya, Surya berhak melakukan  apa saja bahkan menyuruh Luna menjadi pembantu di vila mereka ketika keluarga Surya dan Luna berlibur ke Bogor. Kalau Luna tidak bersedia melakukan semua hal tersebut Surya hanya berkata "aku hanya perlu menekan satu tombol di ponselku dan keluargamu akan hancur berantakan." Terdengar lebay banget ya? Lagi pula, masa sih orangtua Luna tidak bisa mencari pinjaman yang lain?
  • Karena orangtuanya seorang pendana besar di sekolah mereka, Surya sesuka hatinya berbuat di sekolah. Termasuk keluar kelas untuk menerima telepon di ponselnya ketika kelompok Surya sedang melakukan presentasi di depan kelas, dan guru yang sedang mengajar tidak bermasalah saat Surya melakukan hal tersebut. Lantas dimana wibawa seorang guru?
  • Surya dan Luna masih duduk di bangku SMU, yang bener aja deh keluarga mereka sudah membicarakan urusan pertunangan untuk Surya dan Luna. Ya elah.... mereka masih bocah keleus!!!
  • Ketika ada serombongan karyawan pabrik orangtua Luna berdemo di depan rumah Luna menuntut penyelesaian masalah mereka, Surya hadir dan mampu meredakan amarah mereka semua dengan luar biasa hingga berita tersebut masuk dalam infotainment. Seriously? Bocah SMU mampu menangani kemarahan para pendemo?

Yah... intinya buku ini bagus cuma di beberapa bagian terlalu lebay. Untuk karakter tokoh-tokohnya standar sih, jelas antara antagonis dan protagonis.


2 comments:

  1. Awalnya ngebaca Juna eh taunya Luna, hahahhaa. Diiihhhhh ceritanya kaya ftv2 gitu ya :D

    ReplyDelete
  2. astagah... Luna ma Juna mah beda jenis kelamin Lis. Iya, ini ceritanya ala-ala ftv gitu deh. Hahahaha

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkomentar. Komentar sengaja dimoderasi untuk menghindari spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...