Friday, 29 July 2016

#272 The Mahesa's Family #3 : Sweet Disaster by Mayya Adnan

Judul : Sweet Disaster
Sub Judul : -
Serial : Mahesa's Family #3
Penulis : Mayya Adnan
Penerbit : Elex Media Komputindo
Tahun Terbit : Maret 2016 (pertama kali terbit pada Maret 2016)
Tebal : 296 halaman
ISBN : 9786020281964
Genre : Contemporary Romance

Format : paperback
Status : punya sendiri

Blurb : Dimas Arya Mahesa adalah paket lengkap sosok impian semua wanita. Atlet taekwondo, pintar dan sangat cool. Jangan lupakan pula statusnya sebagai putra tunggal pengusaha ternama di Indonesia.

Puri Ardhyana Prameswari, si bungsu yang manja. Model iklan yang pamornya sedang naik daun.

Perjodohan yang diatur oleh kedua orangtua mereka bagaikan bencana bagi Dimas dan menghasilkan kisah rumah tangga yang tak seindah dongeng. Satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh Dimas melukai hati Puri, sehingga meninggalkan Dimas dan Zahra, putri mereka, menjadi pilihan terakhir untuk Puri.

Dengan segala upaya Dimas mencoba untuk memperbaiki rumah tangganya. Bukan hanya demi Zahra, tapi juga karena ada rasa yang mulai tumbuh di dalam hatinya. Berhasilkah Dimas mengubah bencana ini menjadi akhir yang manis?


Editor's Note
Love will find a way. Dijodohkan bukan berarti rumah tangga tidak akan bahagia. Kisah cinta pasangan muda yang seru dan mengharukan.


Review

Pernikahan atas dasar perjodohan ternyata tidak berlangsung indah bagi Puri dam Dimas. Puri yang saat menikah sudah menjadi model terkenal merasa hidupnya hancur ketika diketahui dirinya hamil sementara Dimas bersuka cita akan hadirnya seorang bayi mungil diantara mereka.

Tak dapat dielakkan pertengkaran hebat pun terjadi hingga sesaat setelah melahirkan Puri meninggalkan Dimas dan bayi mereka begitu saja untuk kabur ke Inggris. Dimas yang saat itu masih kuliah dan bekerja di kantor MPR/DPR kelimpungan menhadapi semuanya. Susah payah dirinya membesarkan Zahra, putrinya sendirian. Dimas menolak bantuan yang diberikan oleh kedua orangtua dan mertuanya.

Lima tahun telah berlalu setelah kelahiran Zahra. Kini Puri terpaksa kembali ke Indonesia. Papa sakit keras dan membutuhkan kehadirannya. Baru saja dia tiba di rumah sakit Puri sudah bertemu dengan Dimas yang kini sangat berbeda. Dimas tak lagi menjadi pribadi yang hangat dan perhatian.

Lima tahun berada jauh dari Indonesia membuat Puri mampu berpikur jernih akan keadaannya. Ia sadar kalau selama ini telah bersikap egois pada Dimas dan Zahra. Jadi wajar saja kalau Dimas bersikap dingin padanya. Hanya saja Puri tak menyangka pertemuan pertamanya dengan Zahra berlangsung mulus. Zahra begitu menerimanya tanpa bertanya kemana sosoknya selama lima tahun belakangan.

Menjelang operasi Papa meminta agar Dimas dan Puri rujuk kembali demi Zahra. Dengan berat hati Dimas menerima permintaan Papa sementara bagi Puri ini adalah kesempatannya untuk menebus segala kesalahan dan dosa masa lalu. Meski dulu Dimas tak menceraikan Puri namun mereka sepakat untuk menikah kembali dengan disaksikan keluarga dekat saja.

Merebut hati Dimas kembali bukan perkara gampang bagi Puri. Tidak ada lagi perhatian-perhatian kecil yang selalu diberikan Dimas padanya. Puri merobah strateginya mendekati Dimas. Kali ini dirinya yang akan memberikan perhatian pada Dimas. Namun bagi Dimas pernikahan yang baru ini merupakan masalah pelik. Dia tidak ingin merasakan sakit hati kembali kalau seandainya tiba-tiba Puri memutuskan untuk meninggalkannya dan Zahra kembali ke Inggris.

Tama sebagai kakak Puri hadir memberikan solusi yang luar biasa konyol menurut Dimas. Tapi seandainya solusi itu berhasil dilaksanakan, besar kemungkinan Puri tak akan kembali ke Inggris. Hanya dibutuhkan kerjasama dari Puri untuk membuat hal tersebut berhasil. Tapi bagaimana mungkin penyebab perpisahan mereka merupakan solusi sempurna untuk pernikahan mereka kali ini.

My Thought

Baca buku ini kadang bikin pengen nimpuk Puri, kadang pengen ngepukpuk Dimas, dan kadang terpesona sama Paundra. Hahahahaha....

Karena buku ini beralur maju mundur maka membacanya harus dengan teliti supaya tidak tercampur antara masa kini dan masa lalu. Soalnya antara masa lalu dan masa kini tidak ada pembeda fonts. Jadi kalau baca bukunya tidak jeli membaca tulisan "flashback" bakalan bingung deh.

Tokoh favorit di buku ini adalah Paundra aka. Tama. Pengen minta satu deh kakak atau suami yang sabar, jahil, dan perhatian kayak Paundra ini. Seperti biasa beberapa adegan terasa lebay dan so sweet banget tapi tetap saja saya suka pada keluarga Mahesa ini.


No comments:

Post a comment

Terima kasih telah berkomentar. Komentar sengaja dimoderasi untuk menghindari spam.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...