Showing posts with label Movie Review. Show all posts
Showing posts with label Movie Review. Show all posts

Wednesday, 17 May 2017

12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya | Movie Review

source : indonesianfilmcenter
Judul : 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya
Pemain : Titi Rajobintang, Amanda Sutanto, Arum Sekarwangi, Hudri, Olga Lidya, Didi Petet, Niniek L. Karim, Verdi Solaiman, Nobuyuki Suzuki
Durasi Film : 108 menit
Sutradara : Hanny R. Saputra
Produser : Regina Septadi, Cindy Sutedja
Penulis Naskah : Oka Aurora
Adapatsi Dari : 12 Menit - Oka Aurora (baca review saya disini)

Synopsis

Rene (Titi Rajobintang) diminta untuk melatih sekumpulan anak-anak marching band di sebuah kota kecil di Kalimantan Timur, Bontang. Sejak awal kedatangannya Rene sudah menyadari kalau melatih anak-anak Marching Band Bontang Pupuk Kaltim (MBBPKT) akan sangat berbeda dengan anak-anak Amerika atau Jakarta yang pernah diasuhnya. Anak-anak itu merasa "kecil" karena mereka berasal dari kota kecil. Tugas Rene bertambah. Selain mengajari mereka teknik bermain musik Rene juga harus mampu menanamkan kepercayaan diri pada anak-anak asuhannya.

Tara (Arum Sekarwangi), pemain snare drum yang datang ke Bontang untuk tinggal bersama Opa (Didi Petet) dan Oma (Niniek L. Karim). Tara pindah paska kematian ayahnya dan ibunya harus melanjutkan studi ke Inggris. Kehilangan beberapa persen fungsi pendengaran akibat kecelakaan yang menewaskan ayahnya membuat Tara minder dan berubah menjadi anak yang sering sekali terpancing emosi dan berubah suasana hatinya. Bergabungnya Tara di marching band menjadi harapan Opa dan Oma agar rasa percaya diri Tara kembali seperti sediakala. Tapi Tara ragu, apa bisa dia menjadi pemain snare drum yang hebat dengan keterbatasannya meski Tara sudah menguasai segala rudiment (jenis pukulan) yang diperlukan oleh seorang pemain snare drum.

Lahang (Hudri), pemain quarto drum seorang anak suku Dayak punya masalahnya sendiri di rumah. Ayahnya terkena kanker otak yang tak bisa disembuhkan lagi. Diantara menunaikan baktinya pada sang ayah, latihan marcing band yang selalu padat setiap minggunya, Lahang punya mimpi untuk mewujudkan mimpi Ibunya yang meninggal beberapa tahun sebelumnya untuk melihat Monas. Bagi beliau, jika Lahang mampu mencapai Monas maka dia pasti mampu menaklukkan tugu-tugu lain di dunia. Lahang terbelah antara merawat ayahnya atau mewujudkan mimpi ibunya.


Wednesday, 10 May 2017

So, I Married An Anti-Fan | Movie Review

sumber : soompi.io
Judul : So I Married An Anti Fan
Pemain : Park Chan-Yeol, Yuan Shanshan, Jiang Chao, Seo Ju-hyun
Durasi : 120 menit
Sutradara : Kim Jae-Young
Penulis Naskah : Kim Jae-Young
Adaptasi Dari : So I Married The Anti Fan by Kim Eun-Jeong

Synopsis

Hoo Joon (Park Chanyeol) adalah seorang selebritis asal Korea yang saat ini sedang bekerja di Shanghai, China. Sementara Miao Miao (Yuan Shanshan) adalah seorang wartawan kolom gosip di sebuah majalah. Suatu ketika Miao Miao melihat Hoo Joon sedang bersama seorang selebritis wanita yang sudah mempunyai pacar sesama selebritis. Kedekatan mereka terlalu romantis untuk sekedar dikatakan sebagai teman. Miao Miao pun mengambil foto keduanya. Ketika tahu kalau fito dirinya diambil secara diam-diam oleh Miao Miao, Hoo Joon pun merampas ponsel Miao Miao dan menghapus foto tersebut.

Untuk mengamankan posisinya sebagai seorang selebritis, pihak manajemen Hoo Joon pun mengambil tindakan dengan menyudutkan Miao Miao yang berakibat Miao Miao dipecat dari pekerjaannya. Untuk membalaskan dendamnya, Miao Miao pun kemudian menyatakan dirinya sebagai anti fan Hoo Joon dan mulai berhadapan dengan dengan fans berat Hoo Joon. Karena tidak mungkin menawarkan sejumlah uang secara langsung pada Miao Miao, manajemen Hoo Joon merancang sebuah acara agar Miao Miao diam dan tak mengganggu Hoo Joon lagi.


Wednesday, 3 May 2017

Diary Ng Panget (Diary Of An Ugly) | Movie Review

Judul : Diary Ng Panget aka. Diary Of An Ugly
Pemain : Nadine Lustre, James Reid, Yassi Pressman, Andre Paras, AJ Muhlach, Gaby Concepcion
Durasi : 110 menit
Sutradara : Andoy Ranay
Produser : Veronique del Rosario-Corpus, Marianne Oandasan
Penulis Naskah : Mel Mendoza-Del Rosario
Adaptasi Dari : Diary Ng Panget - Denny R. aka. HaveYouSeenThisGirl

Synopsis

Eya Rodriguez (Nadine Lustre) adalah seorang remaja yatim piatu yang tinggal bersama bibinya dan mendapat beasiswa di Willford Academy, kampus favorit dengan bahasa mayoritas Inggris dan orang-orang berkulit putih. Willford Academy ini semacam sekolah elit gitu deh. Kehadiran Eya sangat "tidak cocok" di Willford Academy karena ia anak beasiswa dan mukanya yang penuh jerawat.

Tapi dibalik mukanya yang penuh jerawat itu Eya adalah sosok gadis normal yang senang menulis di buku hariannya. Di Willford Academy Eya berkenalan dengan seorang gadis keturunan Inggris yang menetap di Filipina bernama Lory (Yassi Pressman) yang naksir berat pada cowok yang menjadi idola cewek-cewek di Willford Academy bernama Cross Stanford (James Reid). Selain itu Eya juga berkenalan dengan seorang cowok berkacamata bernama Chad (Andre Paras) yang diam-diam naksir setengah mati pada Lory.

Karena membutuhkan uang untuk biaya hidupnya sehari-hari, Eya mencoba melamar pekerjaan part time. Dan ia berakhir menjadi pembantu pribadi Cross dengan bayaran gaji pokok 25,000 Peso per bulan. Namun bekerja pada Cross adalah siksaan buat Eya karena Cross merupakan cowok paling menyebalkan sedunia. Ia bertingkah sesuka hatinya, berbicara kasar pada siapa saja termasuk pada ayahnya, dan yang paling aneh dia punya boneka kesayangan yang sering dibawanya tidur.


Wednesday, 19 April 2017

The Color Of Rain | Movie Review

Judul : The Color Of Rain (TV Movie)
Pemain : Lacey Chabert, Warren Christie, Alex Zahara, Lisa Durupt, Sean Michael Kyer, Seth Isaac Johnson, Alison Thornton, Logan Williams, Callum Airlie
Durasi Film : 86 menit
Sutradara : Anne Wheeler
Produser : Hallmark Channel
Penulis Naskah : Nancey Silvers
Adaptasi Dari : The Color Of Rain - Gina Kell & Michael Sephn

Review

Bagi Gina Kell (Lacey Chabert) sang suami, Matt Kell adalah cinta sekaligus hidupnya. Namun setelah dua tahun berjuang menghadapi kanker, Matt meninggal dunia tepat di hari Natal. Hidup Gina seolah berada di awang-awang. Dia merasa sendiri dan terasing bahkan di rumahnya sendiri. Kini cahaya hidup Gina hanyalah dua orang anak laki-laki hasil pernikahannya dengan Matt. Beruntung Gina banyak mendapat dukungan dari teman-teman, lingkungan bahkan komunitas gerejanya. Untuk mengurangi kesedihannya Gina melamar pekerjaan di sekolah anaknya.

Sebagai administrator di sekolah membuat Gina banyak mengenal anak-anak dan para orangtua di sekolahnya. Salah satunya adalah Michael Sephn (Warren Christie) yang belakangan sering mengantar tiga orang anak-anaknya ke sekolah. isttri Michael, Gina Sephn, masuk rumah sakit karena menderita kanker. Tak lama masuk rumah sakit, Cathy meninggal dunia. Sewaktu acara pemakaman Matt Kell, Gina sempat hadir. Matt adalah teman lama Gina sehingga ketika Matt meninggal dunia, Gina juga merasa kehilangan.


Wednesday, 29 March 2017

The Nine Lives Of Christmas | Movie Review

sumber : New Video
Judul : The Nine Lives Of Christmas (TV Movie)
Pemain : Brandon Routh, Kimberly Sustad, Stephanie Bennett, Chelsea Hobbs, Gregory Harrison
Durasi Film : 86 menit
Sutradara : Mark Jean
Produser : Hallmark Channel
Penulis Naskah : Nancey Silvers
Adaptasi Dari : The Nine Lives Of Christmas - Sheila Roberts

Review

Zachary Stone aka. Zach (Brandon Routh) sangat tidak percaya pada segala sesuatu yang bernama Cinta. Tentu saja ia juga anti komitmen untuk urusan cinta, kecuali untuk urusan pekerjaan Zach amat sangat berdedikasi pada pekerjaannya sebagai seorang pemadam kebakaran. Meski begitu, Zach punya pacar seorang model profesional bernama Blair (Chelsea Hobbs). Tapi ya... hubungan mereka berjalan begitu-begitu saja.

Suatu ketika seekor kucing bernama Ambrose muncul di depan pintu rumah Zach ketika ia baru pulang kerja. Meski awalnya hanya berniat memelihara kucing itu hanya hingga ada orang yang bersedia untuk mengadopsinya namun lama-kelamaan Zach menyadari tidaklah buruk ditemani oleh seekor kucing setiap harinya. Sayang Blair tidak menyukai kehadiran Ambrose. 

Saat sedang kebingungan memilih makanan kucing di supermarket Zach mendapat bantuan dari seorang gadis bernama Marilee White (Kimberly Sustad), seorang pecinta binatang sekaligus mahasiswa kedokteran hewan. Tak disangka ketika sedang bersama pacarnya ke toko perlengkapan hewan, Zach lagi-lagi menemui Marilee, dan Marilee kembali memberi tips-tips tentang memelihara kucing pada Zach.

Wednesday, 22 March 2017

Beauty and the Beast | Movie Review

Judul : Beauty and the Beast
Pemeran : Emma Watson, Dan Stevens, Luke Evans, Josh Gad, Kevin Kline, Hattie Morahan, Haydn Gwynne, Gerard Horan, Ray Fearon, Ewan McGregor, Ian McKellen, Emma Thompson, Nathan Mack, Audra McDonald, Stanley Tucci
Durasi : 129 menit
Sutradara : Bill Condon
Produser : David Hoberman & Todd Lieberman
Penulis Naskah : Stephen Chbosky & Evan Spiliotopoulos
Adaptasi Dari : Beauty and the Beast

Synopsis

Di suatu desa kecil di Perancis hidupnya seorang gadis cantik bersama sang ayah. Karena wabah yang melanda Paris beberapa tahun sebelumnya, akhirnya si gadis pindah ke desa bersama ayahnya sementara sang ibu meninggal dunia. Belle (Emma Watson) sang gadis dicap sebagai gadis aneh di desa mereka. Kebiasannya membaca buku dan jarangnya Belle bergaul membuatnya mendapatkan cap aneh dan selalu ditertawakan penduduk desa.

Adalah Gaston (Luke Evans) seorang mantan prajurit luar biasa narsis yang kini tak lagi berperang yang suka mendekati Belle dan berencana menjadikan Belle sebagai istrinya. Ketika Maurice (Kevin Kline) ayah Belle pergi untuk menjajakan hasil karya tangannya, Belle meminta sang ayah untuk membawakan setangkai mawar seperti tahun-tahun sebelumnya. Tapi sewaktu pulang ke desa mereka Ayah Belle tersasar ke dalam hutan dan berakhir di sebuah kastil dingin yang dihuni oleh Beast (Dan Stevens) yang bertahun-tahun lalu merupakan seorang pangeran yang terkena kutukan seorang penyihir. Ketika hendak pulang, Maurice melihat taman mawar di pelataran istana dan memutuskan untuk memetik setangkai mawar untuk Belle. Melihat hal tersebut Beast menangkap dan memenjarakan Maurice di salah satu bagian kastil.


Monday, 27 February 2017

Beauty And The Best | Movie Review

Judul : Beauty And The Best
Pemeran : Maxime Bouttier, Andania Suri, Chelsea Shania, Agatha Valerie, Didi Riyadi, Ferry Salim, Syifa Hadju, Akina Fathia, Brandon Salim, Unique Priscillia
Sutradara : Andri Sofyansyah
Produser : Manoj Punjabi
Penulis Naskah : Hanan Novianti

Synopsis

Ira (Andania Suri) adalah gambaran segala yang diinginkan seorang remaja cewek. Cantik, punya penghasilan sendiri di usia muda, populer di sekolah, dan berprofesi sebagai seorang model. Sementara Kelly (Chelsea Shania) adalah remaja cewek yang juga terkenal karena kepintarannya di sekolah mereka berdua. Namun, populer karena cantik dan populer karena pintar punya perbedaan yang besar. Yang satu sering diajak kenalan oleh cowok-cowok di sekolah, sementara yang lainnya hanya mendapat kekaguman karena nilai-nilainya. Keduanya berseteru yang pada akhirnya berujung pada sebuah taruhan. Siapa yang mendapat nilai lebih tinggi pada ujian mendatang maka yang kalah akan mendapat hukuman yang akan terus dikenang oleh seluruh sekolah.

Ira segera memutar otak mencari siapa yang bisa memberinya les privat untuk menghadapai taruhan tersebut. Memang Ira tidak bego-bego banget tapi nilai eksaktanya gak pernah lebih dari angka merah. Butuh perjuangan berat menaikkan nilai-nilainya menghadapi Kelly. Selama ini memang Upi, salah satu sahabatnya, sering mengajari Ira namun Ira merasa metode mengajar Upi tidak cukup untuk menghadapi taruhan itu.  Saat sedang berada di koridor sekolah dan menyaksikan teman-teman sekolahnya membicarakan pemegang nilai tertinggi di ujian kemarin, Ira mendapat ilham. Ia akan minta diajarkan oleh Aldo (Maxime Bouttier), sang pemegang nilai tertinggi, meski ia sendiri tak tahu yang mana sosok Aldo sesungguhnya.

Saturday, 5 November 2016

Catatan Dodol Calon Dokter | Movie Review

Judul : Catatan Dodol Calon Dokter
Pemeran : Adipati Dolken, Tika Bravani, Ali Mensan, Aurellie Moeremans, Ardi Kurdi
Durasi : 104 menit 
Sutradara : Ifa Isfansyah
Produser : Ardiansyah Solaiman, Indrayanto Kurniawan
Penulis Naskah : Ardiansyah Solaiman, Chadijah Siregar
Adaptasi Dari : serial Catatan Dodol Calon Dokter - Ferdiriva Hamzah

Synopsis

Riva, Evi, dan Budi adalah tiga serangkai yang tidak terpisah di kampus mereka,  Fakultas Kedokteran. Malah sebenarnya Riva (Adipati Dolken) mengikuti Evi (Tika Bravani) untuk kuliah di Jakarta dan masuk FK. Sementara Budi (Ali Mensan) mengikuti jejak Riva yang mengikuti jejak Evi. Kini mereka sedang memasuki tahap akhir dalama perkuliahan sebagai mahasiswa FK.

Mereka bertiga bersama mahasiswa yang lain mengikuti Kepaniteraan Klinik Senior aka. Koass. Koass adalah para mahasiswa Kedokteran yang sedang praktik belajar di rumah sakit selama lebih kurang dua tahun. Selama masa koass mereka belajar menerapkan ilmu yang sudah mereka dapatkan di bangku kuliah. Para koass ini sebenarnya sudah mendapatkan gelar sarjana yaitu Sarjana Kedokteran aka. S.Ked. Namun gelar itu tidak bisa digunakan untuk melamar kerja, mereka harus menjalani koass untuk mengganti gelar itu menjadi gelar dokter. Secara spesifik gelar dokter umum.

Selama masa koass mereka akan ditempa lahir batin. Menjalani kehidupan koass yang luar biasa melelahkan dan penuh dengan berbagai tugas, jadwal jaga dan berbagai presentasi dengan para konsulen di rumah sakit. Tak hanya ada Riva, Evi dan Budi namun ada banyak para koass lain di rumah sakit tempat mereka menjalani koass.

sumber : instagram cadocado the movie

Wednesday, 6 April 2016

Divergent - Allegiant Part 1 | Movie Review

Judul : Allegiant
Genre : Fantasy, Young Adult
Pemain : ShaileneWoodley, Theo James, Ansel Ergot, Miles Teller, Zoe Kravitz, Naomi Watts, Jeff Daniels
Durasi : 120 menit
Sutradara : Roberts Schwentke
Penulis Naskah : Noah Oppenheim, Adam Cooper, Bill Collage
Adaptasi Dari : Allegiant (Divergent #3) - Veronica Roth

Review
Tris (Shailene Woodley) dan Four (Theo James) kini telah bergabung dengan Factionless dibawah kepemimpinan Evelyn (Naomi Watts), ibu Four aka. Tobias sementara Jeanine yang merupakan pemimpin terdahulu sudah dihukum mati. Kini Evelyn pun berniat melakukan hukuman mati kepada seluruh pengikut Jeanine yang masih tersisa tanpa terkecuali. Dan itu termasuk Caleb Prior (Ansel Ergot), abang Tris yang membelot kepada Jeanine. Pada hari eksekusinya Tris meminta bantuan Four untuk membebaskan Caleb. 

Di tengah jalan mereka bertemu dengan Peter (Miles Teller) yang bersikeras untuk ikut bersama mereka atau melaporkan mereka kepada Jeanine dan juga Christina (Zoe Kravitz), sahabat Tris yang membantu pelarian mereka. Tujuan kelimanya hanya satu : keluar tembok yang membatasi hidup mereka. Entah bagaimana keadaan di luar tembok yang penting mereka melarikan diri karena kepemimpinan Evelyn tak ubahnya dengan kepemimpinan Jeanine.

Wednesday, 16 March 2016

Pesantren Impian | Movie Review

Judul : Pesantren Impian
Genre : Thriller
Pemain :Prisia Nasution, Dinda Kanya Dewi, Indah Permatasari, Fachri Albar 
Durasi : 89 menit
Sutradara : Ifa Isfansyah
Produser : Manoj Punjabi
Penulis Naskah : Asma Nadia
Adaptasi Dari : Pesantren Impian - Asma Nadia 

POSTINGAN INI SANGAT MUNGKIN MENGANDUNG SPOILER!!!

Review 

Yanti, Sissy, Rini, Butet, Inong, Eni / Dewi dan beberapa orang perempuan lainnya diundang ke Pesantren Impian untuk tinggal dan menjalani hidup baru. Mereka diberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki hidup. Belajar agama dan meninggalkan hal-hal buruk yang dulu mereka lakukan. Di bawah bimbingan Ustadzah Hanum mereka belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Hanya Eni yang datang membawa misi khusus. Ia datang untuk menangkap seorang pembunuh yang melakukan aksinya di Hotel Crystal, Jakarta.

Meski si pembunuh berhasil tertangkap tapi beruntun terjadi pembunuhan-pembunuhan lain yang menewaskan Tanti, Yanti, Ustadzah Hanum hingga Gus Budiman yang merupakan pemilik Pesntren Impian. Eni dan Umar, orang kepercayaan Gus Budiman, berjibaku mencari pembunuh yang sebenarnya sebelum semua nyawa orang yang ada di Pesantren Impian lenyap.

Sunday, 5 April 2015

PAWR - If I Stay | Movie Review


Ekranisasi secara umum dapat diterjemahkan sebagai pengadaptasian karya tulis ke dalam film atau serial televisi. Nah... tema tersebut akan dibahas oleh grup Romance di hari ke lima Playing Around With Romance. Dari sekian banyak hasil adaptasi buku ke dalam layar lebar, saya mengambil satu judul film yang karakter utama cowok-nya sempat menjadi Book Boyfriends cewek-cewek BBI beberapa tahun yang lalu.


Judul : If I Stay
Pemain : Chloe Grace Moretz, Jamie Blackley, Liana Liberato
Durasi : 107 menit
Sutradara : R.J. Cutler
Produser : DiNovi Pictures
Penulis Naskah : Shauna Cross
Adaptasi Dari : If I Stay - Gayle Foreman (klik link untuk membaca review)

Review

Mia Hall (Chloe Grace Moretz) remaja berusia 17 tahun yang terlahir dari kedua orang tua yang sama-sama menyukai musik. Bahkan sang ayah, yang guru SMP duunya adalah seorang drummer grup band rock terkenal di kota mereka, Portland Oregon. Kehidupan Mia sudah sangat sempurna. Ia memiliki Denny Hall (Joshua Leonard) dan Kat Hall (Mireile Enos) orangtua yang sangat bangga pada dirinya, adik laki-laki Teddy (Jacob Davies) yang sama-sama menyukai musik seperti dirinya, sahabat sejati Kim (Liana Liberato) yang sangat setia, dan Adam (Jamie Blackley) pacar sekaligus vokalis grup band yang mulai dilirik label rekaman yang populer di kota mereka.

Suatu pagi, ketika semua sekolah di Portland diliburkan karena badai salju, Mia beserta Dad, Mom, dan Deny pergi melihat Henry dan Willow, teman lama di band Dad, karena mereka baru saya memiliki bayi. Rencanaya setelah dari rumah pertanian Henry dan Willow mereka akan mampir di rumah Gran dan Gramps untuk makan malam. Tapi sebuah kecelakaan mengubah rencana Keluarga Hall dan memutar balik seratus delapan puluh derajat kehidupan Mia.

Sunday, 23 November 2014

The Hunger Games - Mockingjay Part 1 | Movie Review

Judul : The Hunger Games : Mockingjay Part 1
Pemain : Jennifer Lawrence, Josh Hutcherson, Liam Hemsworth, Philip Seymour Hoffman, Donald Sutherland, Julianne Moore
Durasi Film : 123 menit 
Sutradara : Francis Lawrence
Produser : Nina Jacobson
Penulis Naskah : Danny Strong

PERHATIAN : Postingan ini sepertinya panjang banget

Review

Katniss Everdeen (Jennifer Lawrence) tidak pernah menyangka keberaniannya menggantikan sang adik Primrose Everdeen (Willow Shields) untuk mengikuti ajang tahunan The Hunger Games yang diadakan di Capitol, ibukota Panem membawa serangkaian cerita lain dalam hidupnya. Ia juga tidak menyangka perbuatannya yang berencana memakan berry beracun Nightlock bersama Peeta Mellark (Josh Hutcherson) di arena permainan The Hunger Games dan memanah arena pertandingan Quater Quell dianggap sebagai tindakan pemberontakan terhadap presiden yang sedang berkuasa, Presiden Snow (Donald Shuterland). Tindakan pemberontakannya itu juga membangkitkan semangat untuk ikut berjuang oleh para warga di distrik-distrik lainnya. Yang tentu saja dibalas dengan tindakan pembumihangusan Distrik 12 secara total kecuali Desa Pemenang yang tetap utuh.

Menurut penuturan Gale (Liam Hemsworth) ketika ia, Katniss dan beberapa orang lainnya mengunjungi sisa-sisa Distrik 12, dari 100.000 orang yang tinggal di Distrik 12 hanya tersisa 915 orang yang kini ikut mengungsi ke Distrik 13 yang selama ini diyakini telah hancur total namun ternyata mereka melakukan gerakan bawah tanah yang dipimpin oleh Presiden Coin (Julianne Moore). Kini Distrik 13 telah siap untuk bangkit dan balas memberontak kepada Capitol yang telah membungkam mereka. Untuk melakukan hal tersebut mereka butuh dukungan dari distrik-distrik lain. Dan mereka butuh sosok yang bisa membangkitkan semangat juang para warga, Katniss Everdeen.


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...